This entry is part 36 of 57 in the series Hisnul Muslim

Diterbitkan pertama kali pada: 15-Jun-2024 @ 06:59

5 menit membaca

*MAKNA DOA DAN DZIKIR – 45*
Ustadz Muhammad Anwar, Lc MPd
8 Dzulhijjah 1445H/15.06.2024
Masjid Al Ikhlas Dukuh Bima

Kitab – Hisnul Muslim.

➡️ 68. Do’a ketika berbuka bagi orang yang berpuasa

 Diriwayatkan dari Ibnu Umar, bahwa Rasulullah ﷺ ketika berbuka membaca doa.

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوْقُ وَثَبَتَ اْلأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruuqu wa tsabatal ajru Insya Allah.

 
“Telah hilang rasa haus, dan urat-urat telah basah serta pahala akan tetap, insya Allah.” [HR. Abu Dawud 2/306, begitu juga imam hadits yang lain. Dan lihat Shahihul Jami’ 4/209]

Doa ini dibaca bukan sebelum berbuka.
Sebelum berbuka, kita awali dengan baca Bismillah.

Setelah air atau makanan sudah masuk tenggorokan, maka baru membaca doa ini.

Ada doa atau dzikir lain, boleh dibaca namun jangan disandarkan pada Rasulullah ﷺ.

✅ FAIDAH
1. disyariatkan membaca doa ketika berbuka.
2. Disunahkam segera berdoa setelah memastikan matahari tenggelam. Sebaliknya untuk sahur maka diakhirkan.

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, dari Zaid bin Tsabit radhiyallahu ‘anhu berkata :

تَسَحَّرْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، ثُمَّ قَامَ إِلَى الصَّلاةِ ، قَالَ : قُلْتُ : كَمْ بَيْنَ الأَذَانِ وَالسَّحُورِ ؟ قَالَ : قَدْرُ خَمْسِينَ آيَةٍ

“Kami pernah makan sahur bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu melaksanakan shalat. Anas berkata, Aku bertanya kepada Zaid: “Berapa jarak antara adzan dan sahur ?”. Dia menjawab : ‘seperti lama membaca 50 ayat’” (HR. Bukhari dan Muslim)

Baca 50 ayat sekitar 10—15 menit.

3. Keterangan apa yang dimakan Rasulullah ﷺ saat berbuka. Beliau ﷺ makan dengan ruthob, kalau sudah makan dengan kurma kering. Kalau susah cukup dengan air.

4. Keyakinan Ahlussunnah bahwa ibadah yang kita lakukan pasti diterima Allah ﷻ.

🔹 Doa buka puasa yang kedua.
 
Diriwayatkan oleh Abdullah Bin Amr bin Anas.

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ بِرَحْمَتِكَ الَّتِيْ وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ أَنْ تَغْفِرَ لِيْ.

Allaahumma innii as’aluka bi rahmatikallati wasi’at kulla syai’in an taghfira lii.

“Ya Allah!, Sesungguhnya aku me-mohon kepada-Mu dengan rahmat-Mu yang meliputi segala sesuatu, supaya memberi ampunan atasku.” [HR. Ibnu Majah 1/557. Menurut Al-Hafidz Ibnu Hajar dalam Takhrij Al-Adzkar, lihat Syarah Al-Adzkar 4/342]

1. Seorang mukmin harus punya sifat tamak akan rahmat Allah.

Kalimat Laa Ilaha Illa Allah, adalah kalimat yang datangkan rahmat Allah.

➡️ 69. Do’a sebelum makan

Rasulullah ﷺ bersabda: “Apabila seseorang di antara kamu hendak makan, bacalah:

بِسْمِ اللَّهِ

Bismillaah.

“Dengan menyebut nama Allah”

 Makanan yang dimakan harus yang halal.
Dzikir ini juga untuk dibaca sebelum minum.

✅ Apabila lupa pada permulaannya, bacalah:

بِسْمِ اللَّهِ فِي أَوَّلِهِ وَآخِرِهِ

Bismillaah fii awwalihi wa aakhirihi

“Dengan menyebut nama Allah, pada awalnya dan akhirnya.” [HR. Abu Dawud & At-Tirmidzi]

 Dari Umayyah bin Mihshon -seorang sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam-, ia berkata,

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- جَالِسًا وَرَجُلٌ يَأْكُلُ فَلَمْ يُسَمِّ حَتَّى لَمْ يَبْقَ مِنْ طَعَامِهِ إِلاَّ لُقْمَةٌ فَلَمَّا رَفَعَهَا إِلَى فِيهِ قَالَ بِسْمِ اللَّهِ أَوَّلَهُ وَآخِرَهُ فَضَحِكَ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- ثُمَّ قَالَ « مَا زَالَ الشَّيْطَانُ يَأْكُلُ مَعَهُ فَلَمَّا ذَكَرَ اسْمَ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ اسْتَقَاءَ مَا فِى بَطْنِهِ »

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah duduk dan saat itu ada seseorang yang makan tanpa membaca bismillah hingga makanannya tersisa satu suapan. Ketika ia mengangkat suapan tersebtu ke mulutnya, ia mengucapkan, “Bismillah awwalahu wa akhirohu (dengan nama Allah pada awal dan akhirnya).” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pun tertawa dan beliau bersabda, “Setan terus makan bersamanya hingga. Ketika ia menyebut nama Allah (bismillah), setan memuntahkan apa yang ada di perutnya.” HR Abu Dawud.

🔸Dari Jabir bin ‘Abdillah, ia pernah mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا دَخَلَ الرَّجُلُ بَيْتَهُ فَذَكَرَ اللَّهَ عِنْدَ دُخُولِهِ وَعِنْدَ طَعَامِهِ قَالَ الشَّيْطَانُ لاَ مَبِيتَ لَكُمْ وَلاَ عَشَاءَ. وَإِذَا دَخَلَ فَلَمْ يَذْكُرِ اللَّهَ عِنْدَ دُخُولِهِ قَالَ الشَّيْطَانُ أَدْرَكْتُمُ الْمَبِيتَ. وَإِذَا لَمْ يَذْكُرِ اللَّهَ عِنْدَ طَعَامِهِ قَالَ أَدْرَكْتُمُ الْمَبِيتَ وَالْعَشَاءَ

“Jika seseorang memasuki rumahnya lantas ia menyebut nama Allah saat memasukinya, begitu pula saat ia makan, maka setan pun berkata (pada teman-temannya), “Kalian tidak ada tempat untuk bermalam dan tidak ada jatah makan.” Ketika ia memasuki rumahnya tanpa menyebut nama Allah ketika memasukinya, setan pun mengatakan (pada teman-temannya), “Saat ini kalian mendapatkan tempat untuk bermalam.” Ketika ia lupa menyebut nama Allah saat makan, maka setan pun berkata, “Kalian mendapat tempat bermalam dan jatah makan malam.” (HR. Muslim).

Maka dari itu juga baca Bismillah saat masuk toilet supaya setan tidak melihat aurat kita.

✅ FAIDAH

1. semangat Rasulullah ﷺ dalam mengajari masalah akhirat dan dunia (makan).

2. Sangat banyak keutamaan saat baca Bismillah sebelum makan, yaitu adanya keberkahan pada makanan.

Dalil lain yang menunjukkan makan berjama’ah akan mendatangkan keberkahan adalah riwayat dari Wahsyi bin Harb dari ayahnya dari kakeknya bahwa para sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata,

يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّا نَأْكُلُ وَلاَ نَشْبَعُ. قَالَ « فَلَعَلَّكُمْ تَفْتَرِقُونَ ». قَالُوا نَعَمْ. قَالَ « فَاجْتَمِعُوا عَلَى طَعَامِكُمْ وَاذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ عَلَيْهِ يُبَارَكْ لَكُمْ فِيهِ ». قَالَ أَبُو دَاوُدَ إِذَا كُنْتَ فِى وَلِيمَةٍ فَوُضِعَ الْعَشَاءُ فَلاَ تَأْكُلْ حَتَّى يَأْذَنَ لَكَ صَاحِبُ الدَّارِ.

“Wahai Rasulullah, sesungguhnya kami makan dan tidak merasa kenyang?” Beliau bersabda, “Kemungkinan kalian makan sendiri-sendiri.” Mereka menjawab, “Ya.” Beliau bersabda, “Hendaklah kalian makan secara bersama-sama, dan sebutlah nama Allah, maka kalian akan diberi berkah padanya.” (HR. Abu Dawud).

3. Akan halangi syetan ikut santap makan.

4. Bacaan nya cukup dengan Bismillah, bukan Bismillahirrohmanirrohim.

5. Apakah setiap suap harus baca Bismillah dan Alhamdulilah? Ada ulama sebutkan hal tersebut. Namun tidak ada hadits yang menjelaskan. Cukup dibaca sebelum makan dan selesai makan.

Bila diberi makan.

➡️ Rasulullah shallallahu alaihi wasalam bersabda: “Barangsiapa yang diberi rezeki oleh Allah berupa makanan, hendaklah membaca:

اَللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْهِ وَأَطْعِمْنَا خَيْرًا مِنْهُ

Allaahumma baarik lanaa fiihi wa ath’imnaa khairan minhu.

“Ya Allah! Berilah kami berkah dengan makan itu dan berilah makanan yang lebih baik”.

❗Makanan yang lebih baik dalam dzikir ini adalah makanan yang ada di surga. Artinya meminta surga.
 
🔹Diberi susu.

Apabila diberi rezeki berupa minuman susu, hendaklah membaca:

اَللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْهِ وَزِدْنَا مِنْهُ

Allaahumma baarik lanaa fiihi wa zidnaa minhu.

“Ya Allah! Berilah kami berkah padanya dan tambahkanlah kepada kami (berkah) darinya”. [HR. At-Tirmidzi 5/506, dan lihat Shahih Tirmidzi 3/158]

Hadits ini diriwayatkan oleh Ibnu Abbas.

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ كُنْتُ فِي بَيْتِ مَيْمُونَةَ فَدَخَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَمَعَهُ خَالِدُ بْنُ الْوَلِيدِ فَجَاءُوا بِضَبَّيْنِ مَشْوِيَّيْنِ عَلَى ثُمَامَتَيْنِ فَتَبَزَّقَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ خَالِدٌ إِخَالُكَ تَقْذُرُهُ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ أَجَلْ ثُمَّ أُتِيَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِلَبَنٍ فَشَرِبَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ طَعَامًا فَلْيَقُلْ اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيهِ وَأَطْعِمْنَا خَيْرًا مِنْهُ وَإِذَا سُقِيَ لَبَنًا فَلْيَقُلْ اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيهِ وَزِدْنَا مِنْهُ فَإِنَّهُ لَيْسَ شَيْءٌ يُجْزِئُ مِنْ الطَّعَامِ وَالشَّرَابِ إِلَّا اللَّبَنُ قَالَ أَبُو دَاوُد 

dari [Ibnu Abbas] ia berkata, “Aku pernah berada di rumah Maimunah, kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersama Khalid bin Al Walid masuk. Para sahabat kemudian datang membawa dua ekor biawak bakar di atas dua dahan, Rasulullah ﷺ kemudian meludah (karena jijik). Khalid berkata, “Wahai Rasulullah, apakah engkau jijik kepadanya?” Beliau bersabda: “Benar.” Kemudian Rasulullah ﷺ diberi susu, lalu beliau meminumnya.
Setelah itu Rasulullah ﷺ bersabda:

“Apabila salah seorang di antara kalian makan suatu makanan, maka hendaknya ia mengucapkan: ‘ALLAAHUMMA BAARIK LANAA FIIHI WA ATH’IMNAA KHAIRAN MINHU (Ya Allah, berkahilah kami padanya dan berilah kami makan yang lebih baik darinya!) ‘,

dan apabila ia diberi minum susu maka hendaknya ia mengucapkan: ‘ALLAAHUMMA BAARIK LANAA FIIHI WA ZIDNAA MINHU (Ya Allah, berkahilah kami padanya dan tambahkanlah kami darinya!) ‘.

🔹Sesungguhnya tidak ada sesuatu yang mencukupkan dari makan dan minum kecuali susu.” [HR Abu Dawud]

Maka dianjurkan di rumah selalu ada susu, untuk dihidangkan supaya mendapatkan keberkahan dalam doa ini.

Semoga bermanfaat.

#doamakan #sunnah #salaf #setanmakan

##$$-aa-$$##

 

Hisnul Muslim

MAKNA DOA DAN DZIKIR – 44 MAKNA DOA DAN DZIKIR – 46
Bagikan Catatan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin Umroh Nyaman Sesuai Tuntunan Rasulullah?