ASMAUL HUSNA # AL JAMIL
- ASMAUL HUSNA : MUQODIMAH
- Asmaul Husna – Kaidah
- ASMAUL HUSNA # Al Baary, Al Mushowir, Al Maalik, Al Malik.
- ASMAUL HUSNA # ASY SYAKUR – ASY SYAKIR
- ASMAUL HUSNA – AL ALIM – AL KHOBIIR-AL LATIF
- ASMAUL HUSNA # AL JAMIL
- ASMAUL HUSNA # AL AHAD dan ASH SHOMAD.
- ASMAUL HUSNA # AR-RAZZAAQ & AR RAAZIQ
- ASMAUL HUSNA# AL GHOFIR, AL GHOFUR, AL GHOFAR, AT AL AFUU, AT TAWWAB
- ASMAUL HUSNA # AL SUBBUH, AL QUDDUS, AS SALAM, ATH THAYYIB
Diterbitkan pertama kali pada: 26-Jun-2020 @ 07:51
4 menit membacaASMAUL HUSNA # AL JAMIL
Ustadz Dr Firanda Andirja, Lc MA
5 Dzulqaidah 1441H
Nama Allah Ta’ala yang Maha mulia ini disebutkan dalam sebuah hadits yang shahih, Rasulullah shallalahu ‘alaihi wa sallam bersabda, (dari Ibnu Mas’ud, Riwayat Muslim)
((لا يدخل الجنة من كان في قلبه مثقالُ ذرة من كبر))
Tidak akan masuk surga orang yang dalam hatinya ada kesombongan seberat biji dzarrah.
Makna dzarrah, ada beberapa pendapat :
1. Sesuatu yang sangat kecil
2. Tangan kita sentuh pasir dan kita kibaskan, satu butir pasir adalah dzarrah
3. Semut kecil
4. Jendela di buka nampak serpihan kecil-kecil.
Artinya sangat jeuci2, hampir tidak berarti.
Kesombongan, walaupun sangat kecil tetapi termasuk dosa besar karena ada ancaman masuk neraka.
. قال رجل: إن الرجل يحب أن يكون ثوبه حسناً ونعله حسنةً. قال: ((إن الله جميلٌ يحب الجمال، الكبر بطر الحق وغمط الناس)) رواه مسلم.
“”. Ada seorang yang bertanya: Sesungguhnya setiap orang suka (memakai) baju yang indah, dan alas kaki yang bagus, (apakah ini termasuk sombong?).
Rasulullah shallalahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Allah Maha Indah dan mencintai keindahan, kesombongan itu adalah menolak kebenaran dan merendahkan orang lain”
إن الله جميلٌ يحب الجمال
Sesungguhnya Allah Maha Indah, dan Allah suka keindahan.
*Makna Al JAMIL,*
Dari Al Jamal = keindahan.
1. *Allah Maha Indah*
A. Dzat Nya
Nikmat terindah di surga adalah melihat wajah Allah yang Maha Indah.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Jika penghuni surga telah masuk surga, Allah ta’ala berfirman: “Apakah kalian mau tambahan nikmat (dari kenikmatan surga yang telah kalian peroleh)? Bukankah Engkau telah memutihkan wajah-wajah kami? Dan Engkau telah memasukkan kami ke dalam surga dan menyelamatkan kami dari neraka? Kemudian Allah singkap hijab (penutup wajahNya yang mulia), dan mereka mengatakan,
فَمَا أُعْطُوا شَيْئًا أَحَبَّ إِلَيْهِمْ مِنْ النَّظَرِ إِلَى رَبِّهِمْ عَزٌّ
“Tidak ada satupun kenikmatan yang lebih kami cintai dari memandang wajah Allah Ta’ala.” (HR. Muslim)
Diantara Doa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam,
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ لَذَّةَ النَّظَرِ إِلَى وَجْهِكَ، وَالشَّوْقَ إِلَى لِقَائِكَ فِي غَيْرِ ضَرَّاءَ مُضِرَّةٍ، وَلَا فِتْنَةٍ مُضِلَّةٍ
Ya Allah, Aku mohon kepada-Mu kenikmatan memandang wajah-Mu (di Surga), rindu bertemu dengan-Mu tanpa penderitaan yang membahayakan dan fitnah yang menyesatkan. (HR. Nasai, Shahiih)
B. Sifat-sifat Nya dan juga Nama-nama Nya.
Semua sifat Allah terindah. Semua mengandung makna tertinggi.
Doa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam dalam shalat witir,
لاَ أُحْصِيْ ثَنَاءً عَلَيْكَ، أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ
Aku tidak mampu menghitung pujian dan sanjungan kepadaMu, Engkau adalah sebagaimana yang Engkau sanjungkan kepada diriMu sendiri (Yang Seharusnya)
C. Perbuatan Nya. (keputusan)
Ada 2 kemungkinan :
C1. Maslahat, rahmat, hikmah
C2. Keadilan
Allah Tidak berbuat dzalim.
وَمَا رَبُّكَ بِظَلَّـٰمٍۢ لِّلْعَبِيدِ
Allah tidak akan berbuat dzalim kepada hamba-hamba-Nya. Surat Fusshilat, Ayat 46
2. *Karena Allah adalah Al Jamil, maka diantara atsarnya, yaitu Allah menciptakan keindahan.* mujmilun (مجمل).
Adapun keindahan tersebut,
A. Keindahan Alam. Banyak ayat yang menjelaskan nya.
Allah hiasi langit dengan bintang2.
{وَلَقَدْ زَيَّنَّا السَّمَاءَ الدُّنْيَا بِمَصَابِيحَ}
Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang. (Al-Mulk: 5)
Keindahan pada hewan,
وَلَكُمْ فِيهَا جَمَالٌ حِينَ تُرِيحُونَ وَحِينَ تَسْرَحُونَ
Dan kamu memperoleh pandangan yang indah padanya, ketika kamu membawanya kembali ke kandang dan ketika kamu melepaskannya ke tempat penggembalaan.
Surat An-Nahl (16) Ayat 6
Pada tumbuhan dan kebun2.
فَأَنۢبَتْنَا بِهِۦ حَدَآئِقَ ذَاتَ بَهْجَةٍۢ مَّا كَانَ لَكُمْ أَن تُنۢبِتُوا۟ شَجَرَهَآ ۗ
lalu Kami tumbuhkan dengan air itu kebun-kebun yang berpemandangan indah, yang kamu sekali-kali tidak mampu menumbuhkan pohon-pohonnya?
Surat An-Naml (27) Ayat 60
Secara umum, Allah sebutkan
إِنَّا جَعَلْنَا مَا عَلَى ٱلْأَرْضِ زِينَةًۭ لَّهَا لِنَبْلُوَهُمْ أَيُّهُمْ أَحْسَنُ عَمَلًۭا
Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang di bumi sebagai perhiasan baginya, agar Kami menguji mereka siapakah di antara mereka yang terbaik perbuatannya.
Surat Al-Kahfi (18) Ayat 7
Pembahasan Allah menciptakan alam semesta ini dengan keindahan ini penting untuk membantah orang-orang atheis yang mengatakan Alam semesta ini terjadi dengan tiba-tiba.
Bantahan nya, adalah bukan dengan logika tapi penjelasan bahwa keindahan itu sesuatu yang dibuat dengan tujuan.
Ini semua menunjukkan bahwa alam ini diciptakan dengan tujuan, bukan serampangan, bukan tiba-tiba seperti kata orang atheis.
B. Keindahan pada manusia.
1. Keindahan pada fisik :
إن الله جميلٌ يحب الجمال
Sesungguhnya Allah Maha Indah, dan Allah suka keindahan.
Keindahan disini adalah umum, Allah mencintai seluruh keindahan.
لِبَاسًا يُوَارِي سَوْآتِكُمْ وَرِيشًا
pakaian untuk menutup aurat kalian
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam pernah menegur seseorang yang berpakaian lusuh, kotor.
إنّ الله يحبّ أن يرى أ ثر نعمته على عبده
Sesunguhnya Allah suka melihat dampak keindahan pada hambaNya
خُذُوا زِينَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ
Hai anak Adam, pakailah pakaian kalian yang indah di setiap (memasuki) masjid.
2. Keindahan pada akhlaq
Allah memerintahkan kita untuk berakhlaq yang mulia,
فَٱصْبِرْ صَبْرًۭا جَمِيلًا
Maka bersabarlah kamu dengan sabar yang baik. Surat Al-Ma’arij (70) Ayat 5
فَصَبْرٌ جَمِيلٌ
Sabar yang baik, tidak mengeluh.
هَجْرًۭا جَمِيلًۭا
jauhilah mereka dengan cara yang baik.
Tanpa menyakiti (misal left grup WAG tidak perlu menyakiti, cukup dengan kata-kata yang baik)
فَاصْفَحِ الصَّفْحَ الْجَمِيلَ
maka maafkanlah (mereka) dengan cara yang baik. Memaafkan tanpa mencela (ini sulit), akhlak yang mulia.
سَرَاحًا جَمِيلا
Cerai kan dengan cara yang baik.
– cerai yang baik, tanpa mencaci maki, tanpa menyakiti, tanpa dendam.
*Peringatan :*
Keindahan fisik (paras, pakaian, penampilan, mobil, jam, dll), terbagi menjadi 3.
1. *Terpuji, yang membantu ketaatan kepada Allah.*
Contoh; pakai baju indah ketika Hari Raya,sebagai bentuk bersyukur kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Nabi Shallallaahu’alaihi wassalam pakai pakaian indah untuk bertemu tamu.
Memakai alat2 peperangan yang indah untuk menggetarkan musuh.
Memakai baju yang indah untuk menunjukkan nikmat Allah kepadanya.
*Dengan syarat tidak mubadzir dan bukan untuk sombong.*
2. *Tercela, yang mengantarkan jauh dari Allah.*
Contoh :
– hal yang diharamkan, emas, sutra bagi laki-laki.
– barang2 yang terlalu mahal sehingga masuk pada mubadzir, tidak ada perlunya.
– barang2 yang menjadikan seorang ujub., akhirnya sombong.
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam menceritakan umat terdahulu yang sombong dengan pakaian nya dibenamkan oleh Allah di bumi dan diguncang2 sampai hari kiamat.
Dalam sebuah hadits disebutkan,
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda,
ال با دة من الاعان
Cuek dengan penampilan adalah bagian dari iman.
3. *Tidak terpuji dan tidak tercela. Yang tidak berkaitan dengan keduanya.* perhatikan hal ini.
Semoga bermanfaat.
##$$-aa-$$##


