TematikUstadz Rizal Yuliar Putrananda, Lc

KARAKTERISTIK HAMBA YANG DICINTAI ALLAH 14-ZUHUD

This entry is part 11 of 29 in the series 40Karakter

Diterbitkan pertama kali pada: 09-Mar-2024 @ 07:28

4 menit membaca

*KARAKTERISTIK HAMBA YANG DICINTAI ALLAH 14-ZUHUD*
Ustadz Rizal Yuliar Putrananda
28 Sya’ban 1445H/9 Maret 2024
Masjid Al Ikhlas Dukuh Bima

Ustadz memulai dengan beberapa doa,
Antara lain..

اَللَّهُمَّ انْفَعْنِيْ بِمَا عَلَّمْتَنِيْ، وَعَلِّمْنِيْ مَا يَنْفَعُنِيْ، وَزِدْنِيْ عِلْماً

Allaahumman-fa’nii bimaa ‘allamtanii, wa ‘allimnii maa yanfa’unii, wa zidnii ‘ilman.

Ya Allah, berilah aku manfaat dengan apa yang telah Engkau ajarkan kepadaku, ajarilah aku apa yang bermanfaat bagiku, dan tambahkanlah ilmu kepadaku.

Salah satu tanda dekatnya kiamat adalah dekatnya waktu, dan saat ini sudah menjelang Ramadhan lagi.

🔹Dahulu orang-orang shalih berdoa 6 bulan lamanya untuk dipertemukan dengan Ramadhan.

Ibnu Rajab menyebutkan keterangan Mu’alla bin Al-Fadhl – ulama tabi’ tabiin – yang mengatakan,

كانوا يدعون الله تعالى ستة أشهر أن يبلغهم رمضان يدعونه ستة أشهر أن يتقبل منهم

“Dulu para sahabat, selama enam bulan sebelum datang Ramadhan, mereka berdoa agar Allah mempertemukan mereka dengan bulan Ramadhan. Kemudian, selama enam bulan sesudah ramadhan, mereka berdoa agar Allah menerima amal mereka selama bulan Ramadhan.”

🔸Diantara doa sebagian sahabat ketika datang Ramadhan,

اَللَّهُمَّ سَلِّمْنـِي إِلَى رَمَضَانَ وَسَلِّمْ لِـي رَمَضَانَ وَتَسَلَّمْهُ مِنِي مُتَقَبَّلاً

“Ya Allah, antarkanlah aku hingga sampai Ramadhan, dan antarkanlah Ramadhan kepadaku, dan terimalah amal-amalku di bulan Ramadhan.”

🔸Sebuah hadis yang diriwayatkan dari sahabat Thalhah bin Ubaidillah (salah seorang sahabat yang dijamin masuk surga) diterangkan bahwa ada dua orang shahabat, keduanya bersaudara. Salah seorang dari keduanya berangkat perang. Ia adalah orang yang lebih bersemangat dalam beramal dibanding saudaranya. Kemudian ia pun mati syahid. Sementara yang satu lagi masih diberi umur panjang hingga satu tahun setelah saudaranya tersebut syahid.

Beberapa waktu kemudian Thalhah radhiallahu ‘anhu bermimpi melihat bahwa laki-laki yang meninggal dunia belakangan lebih tinggi derajatnya. Lalu keesokan harinya, Thalhah menceritakan mimpinya kepada orang-orang, dan mereka pun heran. Lalu menyanyakan perihal tersebut kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihiwasallam.

Mendapat pertanyaan tersebut, Rasulullah pun bertanya, “Bukankah orang ini hidup satu tahun setelahnya dan mendapatkan bulan Ramadhan lalu ia berpuasa? 

Mereka menjawab, ‘Betul,’ Bukankah Ia juga telah mengerjakan shalat ini dan itu dengan beberapa sujud dalam setahun?” 

Mereka menjawab, “Betul,” Lalu Rasulullah ﷺ  kembali bersabda:

فَمَا بَيْنَهُمَا أَبْعَدُ مِمَّا بَيْنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ

 “Sungguh, sangat jauh perbedaan antara keduanya (dalam kebajikan) bagaikan antara langit dan bumi.” (HR. Ibnu Majah, Ahmad).

ℹ️ Kita lanjutkan dengan mempelajari kitab Ahbabullah, ulama Mesir yang pernah datang ke Indonesia, yang menulis kitab Al Wajiz.

Doa Agar Mudah Melakukan Kebaikan, Meninggalkan Kemungkaran, Mencintai Orang Miskin Dan Berlindung Dari Fitnah

اَللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ فِعْلَ الْخَيْرَاتِ، وَتَرْكَ الْمُنْكَرَاتِ، وَحُبَّ الْمَسَاكِينِ، وَإِذَا أَرَدْتَ بِعِبَادِكَ فِتْنَةً، فَاقْبِضْنِى إِلَيْكَ غَيْرَ مَفْتُونٍ

Allaahumma innii as-aluka fi’lal khoiroot, wa tarkal munkaroot, wa hubbal masaakiin. Wa idzaa arod-ta bi’ibaadika fitnatan, faq-bidh-nii ilaika ghoiro maftuun.

Ya Allah, aku memohon kepada-Mu taufiq agar bisa mengamalkan semua kebaikan, meninggalkan semua kemungkaran dan bisa mencintai orang miskin. Jika Engkau menghendaki bagi hamba-hamba-Mu ujian (fitnah), maka wafatkanlah aku tanpa terkena fitnah itu.

HR. Ahmad. Tirmidzi.

Kita pelajari kitab ini supaya kita dicintai Allah.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ” إِنَّ اللَّهَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى إِذَا أَحَبَّ عَبْدًا نَادَى جِبْرِيلَ: إِنَّ اللَّهَ قَدْ أَحَبَّ فُلاَنًا فَأَحِبَّهُ، فَيُحِبُّهُ جِبْرِيلُ، ثُمَّ يُنَادِي جِبْرِيلُ فِي السَّمَاءِ: إِنَّ اللَّهَ قَدْ أَحَبَّ فُلاَنًا فَأَحِبُّوهُ، فَيُحِبُّهُ أَهْلُ السَّمَاءِ، وَيُوضَعُ لَهُ القَبُولُ فِي أَهْلِ الأَرْضِ “

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu , dia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda, “Apabila Allah  Tabaraka wa Ta’ala mencintai seorang hamba, Allah  menyeru kepada Jibril, “Sesungguhnya Allah mencintai Fulan, maka cintailah dia!” Maka Jibril mencintainya. Kemudian Jibril menyeru di langit, “Sesungguhnya Allah  mencintai Fulan, maka cintailah dia (wahai para malaikat)!” Maka penduduk langit mencintainya. Dan Allah  menjadikan dia diterima di bumi (yakni dicintai orang-orang shalih di bumi) [HR. Al-Bukhari dan Muslim]

✅ Bab 14 —Zuhud.

Zuhud secara bahasa – anggap sesuatu itu sedikit dan meninggalkan.

Secara istilah – zuhud adalah meninggalkan apa yang tidak bermanfaat di akhirat (Ibnul Qayyim Al Jauziyyah).

Orientasi zuhud adalah akhirat.

🎈Zuhud bukan meninggalkan semua yang ada di dunia. Misalnya pakaian compang camping.

🎈Wara’ – meninggalkan sesuatu di dunia yang dapat membahayakan dirinya di akhirat. Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin mengatakan bahwa zuhud lebih tinggi daripada wara’.

Orang zuhud bukan hanya meninggalkan yang ada potensi celaka tapi dapat derajat lebih tinggi.

ℹ️Dalam sebuah hadits, disebutkan zuhud..

عَنْ  أَبِـي الْعَبَّاسِ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ السَّاعِدِيِّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ ؛ قَالَ : أَتَىَ النَّبِيَّ   صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلٌ  ، فَقَالَ: يَا رَسُوْلَ اللهِ ! دُلَّنِـيْ عَلَـىٰ عَمَلٍ إِذَا أَنَا عَمِلْتُهُ أَحَبَّنِيَ اللهُ وَأَحَبَّنِيَ النَّاسُ. فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ  صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «اِزْهَدْ فِـي الدُّنْيَا ، يُـحِبُّكَ اللّٰـهُ ، وَازْهَدْ فِيْمَـا فِي أَيْدِى النَّاس ، يُـحِبُّكَ النَّاسُ». حَدِيْثٌ حَسَنٌ ، رَوَاهُ ابْنُ مَاجَهْ وَغَيْرُهُ بِأَسَانِيْدَ حَسَنَةٍ

Dari Abul ‘Abbas Sahl bin Sa’d as-Sa’idi Radhiyallahu anhu , ia berkata, “Ada seseorang yang datang kepada Rasulullah ﷺ lalu berkata, ‘Wahai Rasulullah ! Tunjukkan kepadaku satu amalan yang jika aku mengamalkannya maka aku akan dicintai oleh Allah dan dicintai manusia.”

Beliau ﷺ menjawab, “Zuhudlah terhadap dunia, niscaya engkau dicintai Allah dan zuhudlah terhadap apa yang dimiliki manusia, niscaya engkau dicintai manusia.”  [HR Ibnu Majah, hasan]

Mengajarkan Al Qur’an itu boleh menerima upah, ingatlah kisah sahabat yang Safar dan sembuhkan kepala suku yang tersengat binatang berbisa dan diberi upah bekal Safar.

Ahli ilmu tidak bisa dihitung secara finansial.

Rasulullah ﷺ bersabda,

إنَّ الأنْبِياءَ لَمْ يُورِّثُوا دِينَاراً وَلا دِرْهَماً وإنَّما ورَّثُوا الْعِلْمَ، فَمنْ أَخَذَهُ أَخَذَ بِحظٍّ وَافِرٍ

“Sesungguhnya para Nabi ‘Alaihimush Shalatu was Salam tidak mewariskan emas maupun perak yang mereka wariskan hanyalah ilmu. Maka barangsiapa yang mengambilnya sungguh dia telah mengambil bagian yang sempurna.” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)

Standarnya adalah bermanfaat di akhirat.

♦️Zuhud bukan bermakna seseorang tidak boleh kaya. Tapi Nabi shallallahu alaihi wasallam berdoa dikumpulkan dekat dengan orang-orang miskin karena orang-orang miskin hisab nya sedikit.

Sebagian para sahabat kaya. Namun harta nya dipakai untuk kepentingan akhirat mereka.

Apa yang para sahabat lakukan dengan hartanya sangat berat kita tiru. Semoga kita bisa menjadi hamba yang zuhud.

Doa Agar Mencintai Dan Dicintai Allah

اَللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ حُبَّكَ، وَحُبَّ مَنْ يُحِبُّكَ، وَحُبَّ عَمَلٍ يُقَرِّبُ إِلَى حُبِّكَ

Allaahumma innii as-aluka hubbaka, wa hubba man yuhibbuka, wa hubba ‘amalin yuqorribu ilaa hubbika.

Ya Allah, aku memohon agar dapat mencintai-Mu, mencintai orang-orang yang mencintai-Mu, dan mencintai amal yang dapat mendekatkan diriku kepada cinta-Mu. HR. Tirmidzi dan Ahmad.

Semoga bermanfaat.

#zuhud #wara’ #sahabat #kaya #miskin
#hisab

##$$—aa-$$##

40Karakter

KARAKTERISTIK HAMBA YANG DICINTAI ALLAH 13 KARAKTERISTIK HAMBA YANG DICINTAI ALLAH – 15 Orang yang paling bermanfaat bagi manusia
Bagikan Catatan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin Umroh Nyaman Sesuai Tuntunan Rasulullah?