Diterbitkan pertama kali pada: 20-Jan-2022 @ 10:13

1 menit membaca

SHALAT MALAM NABI DAUD

Riyadhus Shalihin bab 212, Keutamaan Shalat Tahajud..

وَعَنْ عبدِ اللَّهِ بنِ عَمْرو بنِ العَاصِ ، رَضيَ اللَّه عَنْهُمَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قال: « أَحَبُّ الصَّلاةِ إلى اللَّهِ صَلاةُ دَاوُدَ ، وَأَحبُّ الصيامِ إلى اللَّهِ صِيامُ دَاوُدَ ، كانَ يَنَامُ نِصْفَ اللَّيْل وَيَقُومُ ثُلُثَهُ ويَنَامُ سُدُسَهُ وَيصومُ يَوماً وَيُفطِرُ يَوماً » متفقٌ عليه .

Dari Abdullah bin ‘Amr bin al-‘Ash radhiallahu ‘anhuma bahwasanya Rasulullah shalallahu alaihi wasalam bersabda padanya: “Shalat yang paling dicintai oleh Allah ialah shalatnya -Nabi- Dawud dan puasa yang paling dicintai oleh Allah ialah puasanya -Nabi- Dawud. Ia tidur separuh malam, bangun shalat yang sepertiganya dan tidur yang seperenamnya. Ia berpuasa sehari dan berbuka -yakni tidak berpuasa- sehari.” (Muttafaq ‘alaih)

Rasulullah ﷺ membagi malam menjadi tiga,

1/2 pertama untuk tidur
1/3 setelah nya untuk sholat malam
1/6 sisa nya untuk tidur kembali.

1/2 (3/6)+1/3 (2/6) + 1/6 = 6/6 = 1 malam.

Bila waktu maghrib jam 18.00 petang, dan subuh jam 4.30 pagi, maka ada 10 jam 30 menit. Setengah nya adalah 5 jam 15 menit. Sepertiganya adalah 3 jam 30 menit dan 1/6 nya adalah 1 jam 15 menit.

Jadi tidur nya habis Isya sampai jam 23.15.

Kemudian bangun sholat malam antara jam 23.15 – 02.45 kemudian tidur selama 1 jam 45 menit sampai adzan subuh.

Seorang yang tidur hingga tengah malam berarti ia telah memberikan jatah yang lama untuk waktu tidurnya.

Dan tidur di akhir malam, akan menghilangkan rasa letih yang digunakan untk shalat malam.

Semoga bermanfaat..

Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin dalam Syarah Riyadhus Shalihin.

Catatan : Hitungan waktu ditambahkan supaya lebih mudah dipahami.

Bagikan Catatan:

2 Comments

    1. Jazakallahu khayran atas komentar – dalam Syarah Riyadhus Salihin tersebut tidak disebutkan bacaan sholat Nabi Daud – hanya penjelasan waktu pelaksaannya – kalau antum menemukan bacaan dari sumber lain – mohon di share ilmu nya kepada kami. barakallahu fii kum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin Umroh Nyaman Sesuai Tuntunan Rasulullah?