This entry is part 48 of 57 in the series Hisnul Muslim

Diterbitkan pertama kali pada: 02-Nov-2024 @ 06:28

5 menit membaca

*MAKNA DOA DAN DZIKIR – 57*
Ustadz Muhammad Anwar, Lc MPd
29 Rabi’ul Akhir 1446H/2 Nopember 2024
Masjid Al Ikhlas Dukuh Bima

🗞️Kitab – Hisnul Muslim oleh Syaikh Said bin Ali Al Qahthani.

➡️ *105. Do’a apabila pulang dari bepergian*

Hadits dari Abdullah bin Umar, bahwasanya Nabi ﷺ membiasakan diri untuk takbir 3x di tempat tinggi, kemudian membaca:

لَا إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ، وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، آيِبُونَ، تاَئِبُونَ، عَابِدُونَ، لِرَبِّنَا حَامِدُونَ، صَدَقَ اللَّهُ وَعْدَهُ، وَنَصَرَ عَبْدَهُ، وَهَزَمَ الأَحْزَابَ وَحْدَهُ

Laa ilaaha illallaah wahdahuu laa syariikalah, lahul mulku wa lahul hamdu wa Huwa alaa kulli syai’in Qadiir. Aayibuuna taa’ibuuna ‘aabiduuna li Rabbinaa haamiduun. Shadaqa wa’dah wa nashara ‘abdah, wa hazamal ahzaaba wahdah.

 

“Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan pujaan. Dia-lah Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu. Kami kembali dengan bertaubat, beribadah dan memuji kepada Tuhan kami. Allah telah menepati janji-Nya, membela hamba-Nya (Muhammad) dan mengalahkan musuh sendirian”. [HR. Al-Bukhari 7/163, Muslim 2/980]

 
Dalam riwayat lain, beliau ﷺ takbir 3x kemudian membaca doa naik kendaraan dan dilanjutkan doa Safar. Dan bila sudah terlihat kota Madinah… Beliau terus mengulang kalimat..

آيِبُونَ، تاَئِبُونَ، عَابِدُونَ، لِرَبِّنَا حَامِدُونَ

Aayibuuna taa’ibuuna ‘aabiduuna li Rabbinaa haamiduun.

Kami kembali dengan bertaubat, beribadah dan memuji kepada Tuhan kami.

Dari riwayat Ibnu Umar ada di tambahan Lafazh.

صَدَقَ اللَّهُ وَعْدَهُ، وَنَصَرَ عَبْدَهُ، وَهَزَمَ الأَحْزَابَ وَحْدَهُ

 Allah telah menepati janji-Nya, membela hamba-Nya (Muhammad) dan mengalahkan musuh sendirian”. 

Safar yang dilakukan Nabi ﷺ adalah safar ibadah (perang, haji/umrah, dakwah).

Kenapa Rasulullah ﷺ ajarkan untuk mengulang-ulang doa taubat ketika kembali dari Safar?

آيِبُونَ، تاَئِبُونَ، عَابِدُونَ، لِرَبِّنَا حَامِدُونَ

Kami kembali dengan bertaubat, beribadah dan memuji kepada Tuhan kami.

Karena ibadah yang kita lakukan tidak terlepas dari kekurangan. Begitu juga anjuran untuk istighfar setelah ibadah (sholat misalnya).

Begitu Allah ajarkan untuk istighfar saat wukuf di Arafah.

ثُمَّ أَفِيضُوا۟ مِنْ حَيْثُ أَفَاضَ ٱلنَّاسُ وَٱسْتَغْفِرُوا۟ ٱللَّهَ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ غَفُورٌۭ رَّحِيمٌۭ

Kemudian bertolaklah kamu dari tempat bertolaknya orang-orang banyak (‘Arafah) dan mohonlah ampun kepada Allah; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Surat Al-Baqarah (2) Ayat 199

Kalimat عَابِدُونَ terus diulang sebagai ikrar untuk terus selalu beribadah.

❌ Jangan sampai setelah Safar ibadah kita malah berhenti dari ibadah, tidak ke masjid untuk shalat Jamaah fardhu (bagi laki-laki).
Jangan malas untuk ibadah yang lain.

Rasulullah ﷺ ucapkan tambahan karena baru pulang dari Safar perang.

✅ FAIDAH

1. Disunnahkan baca dzikir ini untuk setiap safar baik Safar ibadah maupun Safar mubah.

2. Mengingatkan kita tentang keagungan Allah dan selalu tauhidkan Allah Subhanahu wa Ta’ala.

3. Istighfar nya Nabi ﷺ ketika pulang safar adalah dalil yang menunjukkan sempurnanya rasa takut Rasulullah ﷺ.

Ujian yang berat bagi seorang hamba adalah ujian agama.

➡️ *106. Bacaan apabila ada sesuatu yang menyenangkan atau menyusahkan*

 
Rasulullah shallallahu alaihi wassalam apabila ada sesuatu yang menyenangkan, beliau membaca:

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ بِنِعْمَتِهِ تَتِمُّ الصَّالِحَاتُ

Alhamdu lillaahil ladziibi ni’matihi tatimmush shaalihaat.

“Segala puji bagi Allah yang dengan nikmat-Nya segala amal shalih sempurna.”

Apabila ada sesuatu yang tidak disukai atau takdir yang tidak menyenangkan, beliau membaca:

الْحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى كُلِّ حَالٍ

Alhamdu lillaahi ‘alaa kulli haalin

“Segala puji bagi Allah, atas segala keadaan.”  [Ibn As-Sunni, ‘Amalul Yaumi wal Lailah, Al-Hakim 1/499. Al-Albani, Sahihul-Jami’ As-Saghir 4/201]

Hadits ini diriwayatkan dari Aisyah binti Abu Bakar radhiyallahu anhaa.

Kalimat الصَّالِحَاتُ maknanya kebaikan dan kenikmatan baik duniawi maupun akhirat.
Kenikmatan ini bisa jadi penyempurna kenikmatan berikutnya.

Semua takdir itu baik baik seorang mukmin.
Diberi kebaikan – syukur
Diberi ujian atau musibah – sabar.
Keduanya adalah baik.

Iman seorang mukmin itu dua keadaan ini.

✅ FAIDAH

1. Seorang mukmin tidak bisa terlepas dari dua keadaan (bahagia dan sedih) maka dia harus cari ridho Allah.

2. Mensyukuri nikmat Allah dengan lisan misal Alhamdulilah atau ucapan lain (sebenarnya saya tidak pantas dapat nikmat ini, karena ini murni karunia dari Allah).

هَٰذَا مِن فَضْلِ رَبِّي

Hadza min fadli Rabbi.

Syukuri dengan ibadah dengan anggota badan kita.

3. Sabar atas musibah dan ridho atas ketetapan Allah akan menjadikan iman seseorang hebat dan akan menjadikan kebahagiaan dunia dan akhirat.

Ingatlah hadits ketika Allah hadiahkan rumah di surga saat hamba Allah ucapkan Alhamdulillah ketika anak yang dicintai meninggal dunia.

Dalam hadits lain, seafdhal dzikir adalah Laa ilaaha illa Allah.. Dan seafdhal doa adalah Alhamdulillah.

➡️ *107. Keutamaan membaca shalawat*

Sholawat yang pendek yang sering digunakan Yaitu Alaihi Sholatu Wassalam dan Shallallahu alaihi wasallam.

Tidak sedikit seseorang berani buat Sholawat sendiri dan mengarang keutamaan-keutamaan nya.

Padahal yang datang dari Nabi ﷺ adalah Sholawat yang terbaik dan lebih utama Untuk dibaca.

🔸Hadits 1.

مَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلاَةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ بِهَا عَشْراً.

Rasulullah shallallahu alaihi wassalam bersabda: Man shallaa ‘alayya shalaatan shallaahu ‘alaihi bihaa ‘asyraa “Barangsiapa yang membaca shalawat kepadaku sekali, Allah akan memberikan balasan shalawat kepadanya sepuluh kali.” [HR. Muslim 1/288]

Apakah maksud? Dari Abul Aliyah.

Allah bershalawat kepada Nabi ﷺ : pujian Allah kepada Nabi ﷺ dihadapan para malaikat.

Malaikat bershalawat kepada Nabi ﷺ : malaikat selalu berdoa untuk Nabi ﷺ untuk selalu dimuliakan.

Manusia bershalawat kepada Nabi ﷺ : berdoa kepada Allah agar Nabi ﷺ selalu dimuliakan.

Dalam hadits ini Allah bershalawat kepada orang yang bershalawat untuk Nabi ﷺ maksud nya Allah muliakan, limpahkan rahmat dan ampunan, pujian di hadapan malaikat.

✅ FAIDAH

1. Orang yang bershalawat akan dapat banyak limpahan rahmat, angkat derajat, hapus dosa.

2. Memperbanyak shalawat atas Nabi itu boleh di semua keadaan. Terutama di hari jumat atau di akhir sholat, awal berdoa, akhri adzan, sholat jenazah, saat dengar Nabi disebut.

🔸Hadits 2

لاَ تَجْعَلُوا قَبْرِي عِيداً وَصَلُّوا عَلَيَّ؛ فَإِنَّ صَلاَتَكُم تَبْلُغُنِي حَيْثُ كُنْتُمْ.

Rasulullah shallallahu alaihi wassalam bersabda: Laa taj’aluu qabrii ‘iidan wa shalluu ‘alayya, fa inna shalaatakum tablughunii haitsu kuntum “Janganlah kamu menjadikan kuburanku sebagai hari raya, dan bacalah shalawat padaku, sesungguhnya bacaan shalawatmu akan sampai kepadaku, di mana saja kamu berada.” [HR. Abu Dawud 2/218, Ahmad 2/367, dan Al-Albani menyatakan, hadits tersebut shahih dalam Shahih Abi Dawud 2/383]

Kuburan pada umumnya sepi yang tidak ada rangkaian ibadah di dalamnya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,

صَلُّوا أَيُّهَا النَّاسُ فِي بُيُوتِكُمْ، فَإِنَّ أَفْضَلَ الصَّلاَةِ صَلاَةُ المَرْءِ فِي بَيْتِهِ إِلَّا المَكْتُوبَةَ

Wahai umat manusia, shalatlah kalian di rumah kalian. Karena sebaik-baik shalat seseorang adalah shalat yang dilakukan di rumahnya, kecuali shalat wajib. (HR. Bukhari dan Muslim).

الْبَخِيلُ مَنْ ذُكِرْتُ عِنْدَهُ فَلَمْ يُصَلِّ عَلَيَّ.

Rasulullah shallallahu alaihi wassalam bersabda: Albakhiilu man dzukkirtu ‘indahu falam yushalli ‘alayya “Orang yang bakhil adalah orang yang apabila aku disebut, dia tidak membaca shalawat kepadaku.” [HR. At-Tirmidzi 5/551, begitu juga imam hadis yang lain, lihat Shahihul Jami’ 3/25 dan Shahih At-Tirmidzi 3/177]

 
Semoga bermanfaat.

#salaf #sunnah #takwa #taubat #safar #kenikmatan #shalawat

##$$-aa-##$$

Hisnul Muslim

Makna Doa dan Dzikir – 9 MAKNA DOA DAN DZIKIR – 58
Bagikan Catatan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin Umroh Nyaman Sesuai Tuntunan Rasulullah?