This entry is part 26 of 57 in the series Hisnul Muslim

Diterbitkan pertama kali pada: 25-Nov-2023 @ 07:48

3 menit membaca

*MAKNA DOA DAN DZIKIR – 34*
Ustadz Muhammad Anwar, Lc MPd
12 Jumadil Awal 1445H/25.11.2023
Masjid Al Ikhlas Dukuh Bima

Nikmat terbesar yang Allah berikan kepada kita adalah Allah mudahkan kita duduk di majelis ilmu.

➡️ *Kita lanjutkan dengan membaca kitab Hisnul Muslim*

4️⃣4️⃣ Ucapan orang yang melakukan dosa (dosa kecil).

➡️ Ada tiga amalan bagi orang berbuat dosa, supaya dosanya diampuni.

1. Bersuci dengan memperindah dan menyempurnakan
2. Sholat dua rakaat
3. Beristighfar

Dalam sebuah hadits, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda ;

مَا مِنْ عَبْدٍ يُذْنِبُ ذَنْباً فَيُحْسِنُ الطُّهُوْرَ، ثُمَّ يَقُوْمُ فَيُصَلِّي رَكْعَتَيْنِ، ثُمَّ يَسْتَغْفِرُ اللهَ إِلاَّ غَفَرَ اللَّهُ لَهُ

“Setiap hamba yang melakukan perbuatan dosa, kemudian dia bersuci, lalu shalat dua raka’at, kemudian dia beristighfar, niscaya Allah mengampuni dosanya”. 
[HR. Abu Dawud , At-Tirmidzi]

Umumnya orang mengenal sebagai sholat taubat. Sholat ini tidak terikat dengan waktu tertentu, boleh kapan saja, hindari waktu terlarang sholat.
Boleh digabung dengan sholat sunnah lain, tidak ada bacaan niat khusus, hukumnya sunnah bukan wajib.

✔️Yang wajib adalah taubat nya.

Kalau dosa tersebut terkait dengan orang lain maka harus minta dihalalkan oleh orang yang terkait dosa tersebut.

Dosa kecil – dosa yang tidak ada hukum had nya di dunia dan tidak ada ancaman adzab di akhirat.

Contoh dosa kecil : melihat akhwat (bagi Ikhwan), meminang yang sudah dipinang.

Setelah itu Rasulullah shallallahu alaihi wasallam membacakan dua firman Allah,

✔️Allah berfirman,

وَالَّذِينَ إِذا فَعَلُوا فاحِشَةً أَوْ ظَلَمُوا أَنْفُسَهُمْ ذَكَرُوا اللَّهَ فَاسْتَغْفَرُوا لِذُنُوبِهِمْ وَمَنْ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ اللَّهُ وَلَمْ يُصِرُّوا عَلى مَا فَعَلُوا وَهُمْ يَعْلَمُونَ (135) أُولئِكَ جَزاؤُهُمْ مَغْفِرَةٌ مِنْ رَبِّهِمْ وَجَنَّاتٌ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهارُ خالِدِينَ فِيها وَنِعْمَ أَجْرُ الْعامِلِينَ (136)

Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya (kedzaliman) diri sendiri, mereka ingat akan Allah (dengan mendirikan sholat) , lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengumpuni dosa selain dari Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedangkan mereka mengetahui. Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai, sedangkan mereka kekal di dalamnya, dan itulah sebaik-baik pahala (nikmat) orang-orang yang beramal. Qs Ali Imran 135-136.

Ali bin Abi Thalib, sangat menjunjung tinggi hadits dari Rasulullah shallallahu alaihi wasallam dan berusaha mengamalkannya, begitu para sahabat yang lain.

➡️ Faidah

🔸1. Sifat kasih sayang ALLAH yang luas. Allah tidak menutup pintu taubat.
Ar Rahman – umum.
Ar Rahim-khusus bagi orang-orang yang beriman.

Pintu taubat tertutup
1. bila nyawa sudah sampai kerongkongan (sudah terlambat).
2. Ketika matahari terbit dari arah tenggelamnya (Barat).

🔸2. Jangan jadikan ini sebagai dalih/hujjah untuk membenarkan perbuatan dosa.

🔸3. Cara lepas dari bisikan syetan – yaitu
A. meminta perlindungan kepada Allah dari gangguan syetan. Misalnya baca taawudz.

Abu Darda berkisah

عَنْ أَبِى الدَّرْدَاءِ قَالَ قَامَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَسَمِعْنَاهُ يَقُولُ أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْكَ ثُمَّ قَالَ أَلْعَنُكَ بِلَعْنَةِ اللَّهِ  ثَلاَثًا. وَبَسَطَ يَدَهُ كَأَنَّهُ يَتَنَاوَلُ شَيْئًا فَلَمَّا فَرَغَ مِنَ الصَّلاَةِ قُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ قَدْ سَمِعْنَاكَ تَقُولُ فِى الصَّلاَةِ شَيْئًا لَمْ نَسْمَعْكَ تَقُولُهُ قَبْلَ ذَلِكَ وَرَأَيْنَاكَ بَسَطْتَ يَدَكَ. قَالَ إِنَّ عَدُوَّ اللَّهِ إِبْلِيسَ جَاءَ بِشِهَابٍ مِنْ نَارٍ لِيَجْعَلَهُ فِى وَجْهِى فَقُلْتُ أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْكَ. ثَلاَثَ مَرَّاتٍ ثُمَّ قُلْتُ أَلْعَنُكَ بِلَعْنَةِ اللَّهِ التَّامَّةِ فَلَمْ يَسْتَأْخِرْ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ ثُمَّ أَرَدْتُ أَخْذَهُ وَاللَّهِ لَوْلاَ دَعْوَةُ أَخِينَا سُلَيْمَانَ لأَصْبَحَ مُوثَقًا يَلْعَبُ بِهِ وِلْدَانُ أَهْلِ الْمَدِينَةِ  

Dari Abu Darda berkata : Rasulullah ﷺ berdiri (menunaikan sholat). Kami mendengar beliau bersabda “ A’dzu billahi minka (aku berlindung kepada Alloh darimu) “ lalu beliau bersabda lagi “ Al’anuka bila’natillah (aku melaknatmu dengan laknat Alloh) “ beliau ucapkan tiga kali seraya membentangkan tangannya seolah beliau memegang sesuatu. Ketika sholat sudah selesai, kami berkata : Ya Rasulullah , kami mendengarmu mengucapkan sesuatu dalam sholat dimana kami tidak pernah mendengarmu mengucapkannya sebelum ini dan kami melihatmu membentangkan tanganmu. Beliau bersabda : Sesungguhnya musuh Alloh, iblis datang dengan nyala api yang akan menimpakannya ke wajahku. Akupun segera membaca “ A’udzu billahi minka “ tiga kali lalu  aku berkata “ Al ‘anuka bila’natillahit taammati “ tiga kali. Ia tidak mundur lalu aku hendak menangkapnya. Seandainya bukan karena doa saudaraku Sulaiman, sungguh akan aku ikat sehingga menjadi mainan anak-anak kota Madinah [HR Muslim]

Doa Nabi Sulaiman,

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

قَا لَ رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَهَبْ لِيْ مُلْكًا لَّا يَنْۢبَغِيْ لِاَ حَدٍ مِّنْۢ بَعْدِيْ ۚ اِنَّكَ اَنْتَ الْوَهَّا بُ
“Dia berkata, “Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh siapa pun setelahku. Sungguh, Engkaulah Yang Maha Pemberi.””
(QS. Sad 38: Ayat 35)

✔️Dalam riwayat lain disebutkan ifrid.

عن أَبي هريرة  رضي الله عنه يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم إِنَّ عِفْرِيتًا مِنَ الْجِنِّ جَعَلَ يَفْتِكُ عَلَىَّ الْبَارِحَةَ لِيَقْطَعَ عَلَىَّ الصَّلاَةَ وَإِنَّ اللَّهَ أَمْكَنَنِى مِنْهُ فَذَعَتُّهُ فَلَقَدْ هَمَمْتُ أَنْ أَرْبِطَهُ إِلَى جَنْبِ سَارِيَةٍ مِنْ سَوَارِى الْمَسْجِدِ حَتَّى تُصْبِحُوا تَنْظُرُونَ إِلَيْهِ أَجْمَعُونَ أَوْ كُلُّكُمْ ثُمَّ ذَكَرْتُ قَوْلَ أَخِى سُلَيْمَانَ رَبِّ اغْفِرْ لِى وَهَبْ لِى مُلْكًا لاَ يَنْبَغِى لأَحَدٍ مِنْ بَعْدِى. فَرَدَّهُ اللَّهُ خَاسِئًا  

Dari Abu Hurairah rodliyallohu anhu berkata : Rasulullah ﷺ bersabda : Sesungguhnya ifrit dari kalangan jin menyerangku tadi malam untuk memotong sholatku. Sesungguhnya Alloh melindungiku darinya lalu aku mencekiknya. Sungguh aku berniat untuk mengikatnya di samping tiang masjid hingga pagi agar kalian semua melihatnya. Kemudian aku ingat doa saudaraku Sulaiman “ Wahai Robku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang juapun sesudahku, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi ” . Setelah itu Alloh memalingkannya dalam keadaan hina [HR Muslim]

📍Makna ma’shum Rasulullah shallallahu alaihi wasallam..

1. Terjaga dari perbuatan maksiat atas godaan iblis.
2. Bebas dari bisikan syetan (qarin)
3. Terjaga dari dosa besar.

Intinya terjaga dari kesalahan dalam menyampaikan agama.

📍Cara berikutnya lepas dari gangguan syetan.
B. Mengumandangkan adzan. Ada khilaf ulama apakah adzan boleh dikumandangkan selain untuk panggilan sholat (misalnya untuk lepas dari gangguan syetan).
C. Berdzikir dan membaca Al Qur’an.

Dari Abu Hurairah, Nabi ﷺ  bersabda,

لاَ تَجْعَلُوا بُيُوتَكُمْ مَقَابِرَ إِنَّ الشَّيْطَانَ يَنْفِرُ مِنَ الْبَيْتِ الَّذِى تُقْرَأُ فِيهِ سُورَةُ الْبَقَرَةِ

“Janganalah jadikan rumah kalian seperti kuburan karena setan itu lari dari rumah yang didalamnya dibacakan surat Al Baqarah.” (HR. Muslim)

Semoga bermanfaat.

##$$-aa-$$##

Digita Template

Hisnul Muslim

MAKNA DOA DAN DZIKIR – 33 MAKNA DOA DAN DZIKIR – 35
Bagikan Catatan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin Umroh Nyaman Sesuai Tuntunan Rasulullah?