Ustadz Rizal Yuliar Putrananda, LcAdab & Akhlak

KARAKTERISTIK HAMBA YANG DICINTAI ALLAH – 21 – ORANG-ORANG YANG MEMILIKI RASA MALU DAN YANG MENUTUPI

This entry is part 17 of 27 in the series 40Karakter

Diterbitkan pertama kali pada: 14-Des-2024 @ 05:45

5 menit membaca

*KARAKTERISTIK HAMBA YANG DICINTAI ALLAH – 21 – ORANG-ORANG YANG MEMILIKI RASA MALU DAN YANG MENUTUPI*
Ustadz Rizal Yuliar Putrananda
12 Jumadil Akhir 1446H/ 14 Desember 2024
Masjid Al Ikhlas Dukuh Bima

Ustadz memulai dengan doa memohon ilmu

اَللَّهُمَّ انْفَعْنِيْ بِمَا عَلَّمْتَنِيْ، وَعَلِّمْنِيْ مَا يَنْفَعُنِيْ، وَزِدْنِيْ عِلْماً

Allaahumman-fa’nii bimaa ‘allamtanii, wa ‘allimnii maa yanfa’unii, wa zidnii ‘ilman.

Ya Allah, berilah aku manfaat dengan apa yang telah Engkau ajarkan kepadaku, ajarilah aku apa yang bermanfaat bagiku, dan tambahkanlah ilmu kepadaku.

اَللَّهُمَّ انْفَعْنِيْ بِمَا عَلَّمْتَنِيْ، وَعَلِّمْنِيْ مَا يَنْفَعُنِيْ، وَارْزُقْنِيْ عِلْماً تَنْفَعُنِيْ بِهِ

Allaahumman-fa’nii bimaa ‘allamtanii, wa ‘allimnii maa yanfa’unii, war-zuqnii ‘ilman tanfa’unii bih.

Ya Allah, berilah aku manfaat dengan apa yang telah Engkau ajarkan kepadaku, ajarilah aku apa yang bermanfaat bagiku, dan rezekikanlah aku ilmu yang dengannya Engkau memberi manfaat kepadaku.

رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا

Robbi zidnii ‘ilman.

Wahai Rabb-ku, tambahkanlah ilmu kepadaku. (Thaha [20]: 114).

Allah Ta’ala memerintahkan Nabi-Nya Shallallahu ‘alaihi wa sallam agar meminta tambahan ilmu.

Bisikan dari internal karena nafsu dan kebodohan serta external berupa bisikan syetan yang inginkan keburukan kita.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

يٰۤاَ يُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا ادْخُلُوْا فِى السِّلْمِ کَآ فَّةً ۖ وَّلَا تَتَّبِعُوْا خُطُوٰتِ الشَّيْطٰنِ ۗ اِنَّهٗ لَـکُمْ عَدُوٌّ مُّبِيْنٌ

“Wahai orang-orang yang beriman! Masuklah ke dalam Islam secara keseluruhan, dan janganlah kamu ikuti langkah-langkah setan. Sungguh, ia musuh yang nyata bagimu.”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 208)

Kaaffah = secara menyeluruh. Dan syetan halangi hal ini. Maka Allah ingatkan untuk tidak ikuti bisikan syetan.

Duduk di majelis ilmu itu ada sisi perjuangan. Bersyukurlah kepada Allah ﷺ yang memudahkan kita bisa duduk di majelis ilmu.

Kita lanjutkan buku احبابالله, yang disusun oleh Syaikh Abdul Azhim bin Badawi al Khalafi.

➡️ *Karakteristik 21 – Rasa malu*

Artinya sudah ada 20 karakter yang telah kita pelajari. Sudah ada 20 peluang amalan supaya Allah cinta kita.

Sudah berapa banyak bekal akhirat kita?

Allah ta’ala berfirman:

وَاعْبُدْ رَبَّكَ حَتَّىٰ يَأْتِيَكَ الْيَقِينُ

“Dan sembahlah Rabbmu sampai datang kepadamu al yaqin” (QS. Al-Hijr: 99).

Orang kafir itu juga yakin akan adanya kematian.

✅ *Berusahalah untuk menjadi orang yang Allah cintai.*

Allah Subhanahu Wa Ta’ala mencintai sifat malu dan Allah mencintai orang yang punya karakteristik malu.

🔸Dari Ya’la bin Umayyah bahwa Rasulullah ﷺ  melihat seorang laki-laki yang mandi di tanah lapang terbuka tanpa kain penutup, maka Nabi ﷺ  naik ke atas mimbar, lalu beliau ﷺ memuji Allah dan menyanjung-Nya, kemudian beliau ﷺ  bersabda:

إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ حَيِىٌّ سِتِّيرٌ يُحِبُّ الْحَيَاءَ وَالسَّتْرَ، فَإِذَا اغْتَسَلَ أَحَدُكُمْ فَلْيَسْتَتِرْ

“Sesungguhnya Allah Ta’ala maha pemalu lagi maha menutupi, Dia mencintai (sifat) malu dan menutupi (yang semestinya ditutupi – aib/aurat), maka jika seseorang di antara kalian mandi, hendaklah dia menutup diri (auratnya)“ HR Abu Dawud, an Nasai.

Allah cinta sifat malu dan menutup, menutupi sesuatu yang harus ditutupi.

Kita harus berhias dengan sifat malu.

Allah memiliki nama-nama yang Maha Indah, dan sifat yang Maha Tinggi, sempurna.

Allah tidak serupa dengan sesuatu apapun /siapapun.

لَيْسَ كَمِثْلِهِۦ شَىْءٌۭ ۖ وَهُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْبَصِيرُ

Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dialah yang Maha Mendengar dan Melihat.

Sifat Allah itu hakikat dan sifat yang Allah memiliki berbeda dengan makhluk.

Allah bisa Marah, manusia bisa marah, kucing marah tapi marahnya Allah beda dengan marah kita, marahnya kucing.
Bahkan marahnya kita beda dengan marahnya kucing.

Kaidah – walaupun sifat sama tapi hakikatnya berbeda.

Dalam hadits di atas,

إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ حَيِىٌّ سِتِّيرٌ

Dia mencintai (sifat) malu dan menutupi (yang semestinya ditutupi – aib/aurat),

Kita tidak tahu hakikat sifat malu Allah, tapi kita tahu maknanya.

🔸Dari Salman al-Farisi bahwa Rasulullah ﷺ  bersabda:

إِنَّ رَبَّكُمْ تَبَارَكَ وَتَعَالَى حَيِىٌّ كَرِيمٌ يَسْتَحْيِى مِنْ عَبْدِهِ إِذَا رَفَعَ يَدَيْهِ إِلَيْهِ أَنْ يَرُدَّهُمَا صِفْرًا

“Sesungguhnya Rabb-mu (Allah) Ta’ala adalah maha pemalu lagi maha mulia, Dia malu terhadap hamba-Nya (yang berdoa dengan) mengangkat kedua tangannya kepada-Nya kemudian Dia menolaknya dengan hampa (artinya Allah akan mengabulkan) “
HR Tirmidzi.

Dalam surat Al Baqarah 183-187, kecuali ayat 186,adalah tentang puasa. Ada apa dengan ayat 186?

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَاِ ذَا سَاَ لَـكَ عِبَا دِيْ عَنِّيْ فَاِ نِّيْ قَرِيْبٌ ۗ اُجِيْبُ دَعْوَةَ

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat.”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 186)

Diantara yang membuat Allah malu adalah ketika hamba-Nya mengangkat tangan untuk berdoa, ketika hamba tidak menutupi.

🔸Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu ‘Anhu berkata bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:

اسْتَحْيُوا مِنْ اللَّهِ حَقَّ الْحَيَاءِ

“Malulah kalian kepada Allah dengan sebenar-benarnya malu.” Kemudian para sahabat berkata, “Wahai Nabi Allah, kita semua malu dan segala puji milik Allah.” Kemudian Rasul ﷺ berkata:

لَيْسَ ذَاكَ وَلَكِنَّ الِاسْتِحْيَاءَ مِنْ اللَّهِ حَقَّ الْحَيَاءِ أَنْ تَحْفَظَ الرَّأْسَ وَمَا وَعَى، وَالْبَطْنَ وَمَا حَوَى، وَلْتَذْكُرْ الْمَوْتَ وَالْبِلَى ، وَمَنْ أَرَادَ الْآخِرَةَ تَرَكَ زِينَةَ الدُّنْيَا، فَمَنْ فَعَلَ ذَلِكَ فَقَدْ اسْتَحْيَا مِنْ اللَّهِ حَقَّ الْحَيَاءِ

“Bukan itu yang dimaksud, tetapi malu kepada Allah dengan sebenar-benar malu yang pertama kamu menjaga kepalamu dan apa yang ada di sekitar kepalamu, dan kau jaga perutmu dan apa yang masuk ke dalam perutmu, kau mengingat kematian serta kebinasaan, barangsiapa yang menginginkan akhirat hendaknya dia meninggalkan perhiasan dunia, barangsiapa yang sanggup melakukan hal itu maka dia telah malu kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan sebenar-benar malu.” (HR. Tirmidzi)

Nabi ﷺ bersabda,

إِنَّ الدُّنْيَا حُلْوَةٌ خَضِرَةٌ

Dunia itu hijau dan manis. HR Muslim.

✅ Diantara parameter kebahagian hidup di dunia :

1. Rumah yang lapang
2. Kendaraan yang nyaman (jangan berlebihan, jangan sombong)
3. Punya tetangga yang sholeh
4. Istri yang sholehah. Ajak istri untuk berkomitmen jadi istri yang sholehah.

.عن نا فع بن  لحا ر ث، عن النبي صلى ا لله عليه وسلم قال: من سعادةالمرءالمسكن الواسع، والجارالصالح، والمركب الهنيء

“Dari Nafi’ bin al-Harist, dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, beliau bersabda, “diantara kebahagiaan seseorang adalah tempat tinggal yang luas, tetangga yang baik serta kendaraan yang nyaman.”

✅ Indikator malu.

Adalah malu kepada Allah dengan sebenar-benar malu yang pertama kamu menjaga kepalamu dan apa yang ada di sekitar kepalamu, dan kau jaga perutmu dan apa yang masuk ke dalam perutmu, kau mengingat kematian serta kebinasaan, barangsiapa yang menginginkan akhirat hendaknya dia meninggalkan perhiasan dunia, barangsiapa yang sanggup melakukan hal itu maka dia telah malu kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan sebenar-benar malu

Jagalah perut, jangan makan terlalu kenyang tapi secukupnya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

ما ملأ آدميٌّ وعاءً شرًّا من بطن، بحسب ابن آدم أكلات يُقمن صلبَه، فإن كان لا محالة، فثُلثٌ لطعامه، وثلثٌ لشرابه، وثلثٌ لنفَسِه

“Tidaklah anak Adam memenuhi wadah yang lebih buruk dari perut. Cukuplah bagi anak Adam memakan beberapa suapan untuk menegakkan punggungnya. Namun jika ia harus (melebihkannya), hendaknya sepertiga perutnya (diisi) untuk makanan, sepertiga untuk minuman dan sepertiga lagi untuk bernafas”. HR Tirmidzi.

🔸Imam Nawawi membawakan kitab Arbain Nawawi – salah satunya.. Yaitu hadits nomor 20.

عَنْ أَبِي مَسْعُوْدٍ البَدْرِي – رَضِيَ اللهُ عَنْهُ – قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: “إِنَّ مِمَّا أَدْرَكَ النَّاسُ مِنْ كَلاَمِ النُّبُوَّةِ الأُوْلَى: إِذَا لَمْ تَسْتَحْيِ فَاصْنَعْ مَا شِئْتَ.

Diriwayatkan dari Abu Mas’ud Al-Badri Radhiyallahu ‘Anhu, bahwa beliau berkata: Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: “Sungguh diantara perkara yang diketahui oleh manusia dari perkataan kenabian terdahulu adalah: Jika engkau tidak malu, maka berbuatlah sesukamu” (HR. Bukhari)

*Malu adalah rem*. ‼️

Untuk urusan agama, bertanya itu gak boleh malu. Karena ilmu gak bisa didapat tanpa bertanya. ❗

Subhanallah, saat ini banyak orangtua yang memaksa anaknya untuk tampil joget-jogetan sejak kecil padahal sebenarnya anak awal nya malu.

Semoga bermanfaat.

#salaf #cinta #Allah #surga #sunnah #malu #menutupi

##$$-aa-$$##

Digita Template

40Karakter

KARAKTERISTIK HAMBA YANG DICINTAI ALLAH – 19 HAMBA-HAMBA YANG MENCINTAI PARA SAHABAT RASULULLAH ﷺ KARAKTERISTIK HAMBA YANG DICINTAI ALLAH – 22 – ORANG-ORANG YANG MAMPU MENAHAN AMARAH DAN BERHATI-HATI
Bagikan Catatan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin Umroh Nyaman Sesuai Tuntunan Rasulullah?