3 menit membaca

*DUNIA BAGAI AIR*
Ustadz Dr Firanda Andirja, Lc MA
18 Rabi’ul Awal 1448H / 30 Agustus 2026
Masjid Al Ikhlas Dukuh Bima Bekasi

Tema ini diambil dari firman Allah.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَا ضْرِبْ لَهُمْ مَّثَلَ الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا كَمَآءٍ اَنْزَلْنٰهُ مِنَ السَّمَآءِ فَا خْتَلَطَ بِهٖ نَبَا تُ الْاَ رْضِ فَاَ صْبَحَ هَشِيْمًا تَذْرُوْهُ الرِّيٰحُ ۗ وَكَا نَ اللّٰهُ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ مُّقْتَدِرًا

“Dan buatkanlah untuk mereka (manusia) perumpamaan kehidupan dunia ini, ibarat air (hujan) yang Kami turunkan dari langit, sehingga menyuburkan tumbuh-tumbuhan di bumi, kemudian (tumbuh-tumbuhan) itu menjadi kering yang diterbangkan oleh angin. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.”
(QS. Al-Kahf 18: Ayat 45)

Allah sering memberi perumpamaan, dan dunia juga banyak diumpamakan.

Misalnya

Zahra

QS. Thaha ayat 131:

وَلَا تَمُدَّنَّ عَيْنَيْكَ إِلَىٰ مَا مَتَّعْنَا بِهِ أَزْوَاجًا مِّنْهُمْ زَهْرَةَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا لِنَفْتِنَهُمْ فِيهِ
“Dan janganlah engkau tujukan kedua matamu kepada apa yang telah Kami berikan kepada golongan-golongan dari mereka, sebagai perhiasan kehidupan dunia (زَهْرَةَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا) untuk Kami uji mereka dengannya.”

Kesenangan, dan kesenangan di dunia ada expired nya.

وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ
“Dan kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.”
(QS. Ali ‘Imran: 185)

Dunia sebagai dunia.

بَلْ تُؤْثِرُونَ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا ۝ وَالْآخِرَةُ خَيْرٌ وَأَبْقَىٰ
“Tetapi kamu lebih mengutamakan kehidupan dunia, sedangkan akhirat itu lebih baik dan lebih kekal.”
(QS. Al-A‘la: 16–17)

➡️ Dunia ibarat air. Yang jadi bahasan.
Persamaan dunia dengan air, beberapa poin..

🔹 1. Air tidak dalam satu kondisi. Ada saat senang, sedih dst.

Dunia – semakin menyenangkan semakin tinggi resikonya.

Kalau surga stabil, karena selalu senang.

خَالِدِينَ فِيهَا لَا يَبْغُونَ عَنْهَا حِوَلًا

“Mereka kekal di dalamnya, mereka tidak ingin berpindah darinya.”

Tidak mau pindah karena di surga selalu senang.

Nabi ﷺ tidak berpoligami karena beliau ﷺ tidak mau menyakiti Khadijah, karena akhlak yang sangat baik : tidak pernah mengeluh, tidak angkat suara dst.

Dunia semakin cinta semakin berat kalau berpisah dst.
Dunia itu selalu beresiko.

Air itu selalu berubah..

Sehingga bila saat sulit maka sabar, karena pasti lewat.

🔹 2. Air walaupun sedikit dibutuhkan. Kalau terlalu banyak itu mudhorot.

Sehingga jangan terlalu berlebihan Dengan dunia. Orang yang terlalu sibuk urusan dunia itu pusing sendiri.

Itulah sebabnya ada doa yang minta dunia secukupnya.

🔹 3. Kapal bila diatas air bisa jalan. Kalau sudah masuk ruang kapal maka tenggelam.

Itulah dunia jangan sampai masuk ke dalam hati. Dunia cukup di tangan.

Nabi ﷺ : zuhud lah dengan dunia, Allah mencintaimu.

Nabi ﷺ bersabda,

ازْهَدْ فِي الدُّنْيَا يُحِبَّكَ اللَّهُ، وَازْهَدْ فِيمَا عِنْدَ النَّاسِ يُحِبَّكَ النَّاسُ

“Bersikap zuhudlah terhadap dunia, niscaya Allah mencintaimu. Dan bersikap zuhudlah terhadap apa yang ada di tangan manusia, niscaya manusia akan mencintaimu.” HR. Ibnu Majah

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda dalam hadits riwayat Tirmidzi:

مَنْ كَانَتِ الدُّنْيَا هَمَّهُ
“Siapa yang keinginan terbesarnya adalah dunia“

فرَّقَ عليهِ شملَهُ
“Allah akan cerai beraikan urusannya”

جَعَلَ اللَّهُ فَقْرَهُ بَيْنَ عَيْنَيْهِ
“Dan Allah akan jadikan kefakiran itu di pelupuk matanya.”

وَلَمْ يَأْتِهِ مِنَ الدُّنْيَا إِلاَّ مَا كُتِبَ لَهُ
“Dan dunia pun tidak akan mendatanginya kecuali sesuai dengan yang ditakdirkan saja untuknya.”

مَنْ كَانَتِ الْآخِرَةُ هَمَّهُ
“Tapi siapa yang keinginan terbesarnya adalah kehidupan akhirat”

جَمَعَ اللَّهُ لَهُ أَمْرَهُ
“Allah akan kokohkan urusannya.”

وَجَعَلَ غِنَاهُ فِي قَلْبِهِ
“Dan Allah akan jadikan kekayaan itu di hatinya.”

وَأَتَتْهُ الدُّنْيَا وَهِيَ رَاغِمَةٌ
“Dan dunia pun akan mendatanginya dalam keadaan hina di matanya.” (HR. Tirmidzi)

Berusahalah orientasi kita adalah akhirat.

🔹 4. Air yang kita ambil lama-lama akan hilang.

Demikian harta kita.. Dunia semakin cepat sirna.

وَمَن نُّعَمِّرْهُ نُنَكِّسْهُ فِى ٱلْخَلْقِ ۖ أَفَلَا يَعْقِلُونَ
Dan barangsiapa yang Kami panjangkan umurnya niscaya Kami kembalikan dia kepada kejadian(nya). Maka apakah mereka tidak memikirkan?
Surat Yasin (36) Ayat 68

Dunia itu terlalu banyak ujian..

Saat ini kita berada di tahun 2026.
Seratus tahun lagi 2126, semua yang kita kenal akan berada di bawah tanah.. Dan saat itu kita tahu nasib kita yang abadi (neraka atau surga). Kemudian rumah kita akan ditempati oleh orang yang tidak kenal. Demikian juga pegawai kita, anak-anak kita.. Keturunan kita mungkin akan melupakan kita. Belum tentu doakan kita.
Maka dari itu jangan banyak mikir komentar orang terhadap kita, maka fokuslah dengan akhirat kita… Perbaiki diri dengan progres yang semakin baik. Mumpung kita masih hidup, berusaha lah beramal sholeh yang banyak..

Semoga bermanfaat,

#Firanda #Andirja #dunia #sebentar #akhirat #kekal

$$##-aa-##$$

Bagikan Catatan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin Umroh Nyaman Sesuai Tuntunan Rasulullah?