Diterbitkan pertama kali pada: 11-Agu-2024 @ 06:16

3 menit membaca

*10 SEBAB LAPANG DADA -3*
✒️Syaikh Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin Al Badr
🎤Ustadz Ahmad Zainuddin Al Banjary
5 Safar 1446H/11 Agustus 2024

Ustadz memulai dengan khutbah hajjah..

ﺃَﻣَّﺎ ﺑَﻌْﺪُ؛ فإن أصدق الحديث كتاب الهه وخير الهدي هدي هدي محدثاتها, وكل محدثاتها, وكل محدثاتها, وكل محدثاتها, وكل محدثاتها, وكل وكل وكلة وكلة وكلة وكلة وكلة وكعة

➡️ *Sebab yang pertama adalah Mentauhidkan Allah Subhanahu wa Ta’ala dan mengikhlaskan agama untuk Allah ﷻ.*

Lapang dada adalah perasaan bahagia dan tenang, saat bernafas dalam karena tenang dan bahagia.

❓ Mentauhidkan Allah sehingga membuat seseorang lapang dada..?

Mengesakan Allah dengan sesuatu yang khusus dimiliki oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

❓Apa itu kekhususan Allah?

🔸1. Rububiyah

إفراد الله بأفعاله

“Mengesakan Allah dalam perbuatan-Nya”. Maksudnya adalah meyakini hanya Allahlah yang bisa melakukan perbuatan-perbuatan yang menjadi kekhususann-Nya, seperti menciptakan makhluk, mengaturnya, memberi rezeki, memberi manfa’at, menimpakan musibah/keburukan, menghidupkan, mematikan, dan lainnya yang menjadi kekhususan Allah.

🔸Contoh – meyakini takdir yang sudah ditulis di kitab Lauhul Mahfudz sejak 50 ribu tahun sebelum penciptaan langit dan bumi sesuai kehendak Allah dengan Ilmu Allah dan kekuasaan Allah.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَلَئِنْ سَاَ لْتَهُمْ مَّنْ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَا لْاَ رْضَ لَيَـقُوْلُنَّ اللّٰهُ ۗ قُلْ اَفَرَءَيْتُمْ مَّا تَدْعُوْنَ مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ اِنْ اَرَا دَنِيَ اللّٰهُ بِضُرٍّ هَلْ هُنَّ كٰشِفٰتُ ضُرِّهٖۤ اَوْ اَرَا دَنِيْ بِرَحْمَةٍ هَلْ هُنَّ مُمْسِكٰتُ رَحْمَتِهٖ ۗ قُلْ حَسْبِيَ اللّٰهُ ۗ عَلَيْهِ يَتَوَكَّلُ الْمُتَوَكِّلُوْنَ

“Dan sungguh, jika engkau tanyakan kepada mereka, “Siapakah yang menciptakan langit dan bumi?” Niscaya mereka menjawab, “Allah.”

Katakanlah (Wahai Muhammad) , “Kalau begitu tahukah kamu tentang apa yang kamu sembah selain Allah, jika Allah hendak mendatangkan bencana kepadaku, apakah mereka mampu menghilangkan bencana itu, atau jika Allah hendak memberi rahmat kepadaku, apakah mereka dapat mencegah rahmat-Nya?” Katakanlah, “Cukuplah Allah bagiku. Kepada-Nyalah orang-orang yang bertawakal berserah diri.””
(QS. Az-Zumar 39: Ayat 38)

🔸Berdoa itu karena itu diperintah Allah, setelah keyakinan itu baru doa dikabulkan.

Umar bin Khaththab berkata :
“Saya tidak terlalu mementingkan terkabulnya do’a tetapi yang terpenting bagiku adalah do’a itu (adalah ibadah) sehingga apabila kepentinganku adalah do’a maka ijabahnya akan mengikuti”

🔸Lihatlah bagaimana tauhid yang kuat Nabi Ibrahim saat dilempar ke api.

Ketika itu, Jibril menawarkan bantuan kepeada Nabi Ibrahin, “Apakah engkau perlu bantuan?” Maka Ibrahim berkata, “Adapun kepadamu, saya sama sekali tidak butuh.”

➡️ Maksud Ikhlaskan agama adalah Ikhlaskan ibadah kepada Allah.

Ibadah tidak pura-pura. Orang yang berpura-pura seperti seseorang yang sedang memakai dua topeng.

❗Tauhid adalah puncak tujuan yang Allah ciptakan makhluk karenanya.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَا لْاِ نْسَ اِلَّا لِيَعْبُدُوْنِ

“Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.”
(QS. Adz – Dzariyat 51: Ayat 56)

Berdoa tidak perlu perantara, karena adanya perantara bisa menyebabkan jatuh kepada kesyirikan.

🔸Kita adalah hamba Allah.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

ضَرَبَ اللّٰهُ مَثَلًا رَّجُلًا فِيْهِ شُرَكَآءُ مُتَشٰكِسُوْنَ وَرَجُلًا سَلَمًا لِّرَجُلٍ ۗ هَلْ يَسْتَوِيٰنِ مَثَلًا ۗ اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ ۚ بَلْ اَكْثَرُهُمْ لَا يَعْلَمُوْنَ

“Allah membuat perumpamaan (yaitu) seorang laki-laki (hamba sahaya) yang dimiliki oleh beberapa orang yang berserikat yang dalam perselisihan, dan seorang hamba sahaya yang menjadi milik penuh dari seorang (saja). Adakah kedua hamba sahaya itu sama keadaannya? Segala puji bagi Allah, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.”
(QS. Az-Zumar 39: Ayat 29)

Perhatikan ayat ini, Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَمَاۤ اُمِرُوْۤا اِلَّا لِيَعْبُدُوا اللّٰهَ مُخْلِصِيْنَ لَـهُ الدِّيْنَ ۙ حُنَفَآءَ وَيُقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَيُؤْتُوا الزَّكٰوةَ وَذٰلِكَ دِيْنُ الْقَيِّمَةِ 

“Padahal mereka hanya diperintah menyembah Allah, dengan ikhlas menaati-Nya semata-mata karena (menjalankan) agama, dan juga agar melaksanakan sholat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus (benar).”
(QS. Al-Bayyinah 98: Ayat 5)

Adanya وما dan الا adalah kekhususan, yaitu tauhid..

✅ Para salaf (sahabat, Tabiin, tabiut Tabiin kalau berjumpa saling menasihati dengan tiga hal)

🔸1. Siapa yang beramal ikhlas untuk Allah, maka Allah akan cukupkan kebutuhan dunianya.

🔸2. Siapa yang perbaiki hubungan dengan Allah maka Allah akan perbaiki hubungan dengan manusia

🔸3. Siapa yang perbaiki rahasia dengan Allah, maka Allah akan nampakkan hal-hal baik untuknya. Siapa yang tegakkan tauhid maka Allah akan jaga.

Ibnul Qayyim berkata – sebab terbesar lapang dada adalah tauhid. Makin besar ukuran tauhid kita, maka sebesar itulah Qalbu untuk lapang dada.

✅ Lihatlah kisah teladan tauhid
1. Saat nabi Musa dan kaum nya dikejar dan terdesak di lautan
2. Saat Hajar ditinggal Nabi Ibrahim di padang pasir luas tanpa bekal materi

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

اَفَمَنْ شَرَحَ اللّٰهُ صَدْرَهٗ لِلْاِ سْلَا مِ فَهُوَ عَلٰى نُوْرٍ مِّنْ رَّبِّهٖ ۗ فَوَيْلٌ لِّلْقٰسِيَةِ قُلُوْبُهُمْ مِّنْ ذِكْرِ اللّٰهِ ۗ اُولٰٓئِكَ فِيْ ضَلٰلٍ مُّبِيْنٍ

“Maka apakah orang-orang yang dibukakan hatinya oleh Allah untuk (menerima) agama Islam lalu dia mendapat cahaya dari Tuhannya (sama dengan orang yang hatinya membatu)? Maka celakalah mereka yang hatinya telah membatu untuk mengingat Allah. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata.”
(QS. Az-zumar 39: Ayat 22)

Qalbu yang Allah ciptakan di dalam dada adalah untuk tauhid, jika Qalbu tadi dikeluarkan untuk selain tauhid maka Qalbu akan goncang….

Semoga bermanfaat.

#tenang #tauhid #Rububiyah

$$##-aa-##

Digita Template

Bagikan Catatan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin Umroh Nyaman Sesuai Tuntunan Rasulullah?