Gara-Gara Niat
Diterbitkan pertama kali pada: 05-Feb-2023 @ 17:41
3 menit membaca*GARA-GARA NIAT*
Ustadz Dr Sufyan Baswedan, Lc MA
14 Rajab 1444H /05.02.2023
Masjid Al Ikhlas Dukuh Bima
Tema yang tidak pernah habis dibahas dan tidak berkurang Urgensinya, kapan pun.
Umar bin Khaththab radhiyallahu anhu meriwayatkan dari perkataan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam,
إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّةِ
🖍️Amalan itu tergantung pada niatnya
Imam Syafi’i berkata – hadits ini masuk dan mempengaruhi sampai 70 bab fiqh.
Imam Bukhari dalam kitabnya yang pertama beliau tulis adalah hadits ini..
Imam Nawawi – dalam Arbain An Nawawi mencantumkan hadits ini sebagai hadits yang pertama.
Para ulama – pelajari lah niat Karena niat menyampaikan daripada amalan itu sendiri.
Niat baik walaupun belum diamalkan sudah mendapatkan pahala.
🔸Dalam sebuah hadits..
عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَـا ، عَنْ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِيْمَـا يَرْوِيْهِ عَنْ رَبِّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى ، قَالَ : «إِنَّ اللهَ كَتَبَ الْـحَسَنَاتِ وَالسَّيِّـئَاتِ ، ثُمَّ بَيَّنَ ذَلِكَ ، فَمَنْ هَمَّ بِحَسَنَةٍ فَلَمْ يَعْمَلْهَا ، كَتَبَهَا اللهُ عِنْدَهُ حَسَنَةً كَامِلَةً ، وَإِنْ هَمَّ بِـهَا فَعَمِلَهَا كَتَبَهُ اللّـهُ عَزَّوَجَلَّ عِنْدَهُ عَشْرَ حَسَنَاتٍ إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ إِلَى أَضْعَافٍ كَثِيْرَةٍ ، وَإِنْ هَمَّ بِسَيِّـئَةٍ فَلَمْ يَعْمَلْهَا ؛ كَتَبَهَا اللهُ عِنْدَهُ حَسَنَةً كَامِلَةً ، وَإِنْ هَمَّ بِهَـا فَعَمِلَهَا ، كَتَبَهَا اللهُ سَيِّئَةً وَاحِدَةً ». رَوَاهُ الْـبُخَارِيُّ وَمُسْلِمٌ فِـيْ صَحِيْحَيْهِمَـا بِهَذِهِ الْـحُرُوْفِ
Dari Ibnu ‘Abbas Radhiyallahu anhu dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang hadits yang beliau riwayatkan dari Rabb-nya Azza wa Jalla .
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Allâh menulis kebaikan-kebaikan dan kesalahan-kesalahan kemudian menjelaskannya. Barangsiapa berniat melakukan kebaikan namun dia tidak (jadi) melakukannya, Allah tetap menuliskanya sebagai satu kebaikan sempurna di sisi-Nya.
Jika ia berniat berbuat kebaikan kemudian mengerjakannya, maka Allâh menulisnya di sisi-Nya sebagai sepuluh kebaikan hingga tujuh ratus kali lipat sampai kelipatan yang banyak.
Barangsiapa berniat berbuat buruk namun dia tidak jadi melakukannya, maka Allâh menulisnya di sisi-Nya sebagai satu kebaikan yang sempurna. Dan barangsiapa berniat berbuat kesalahan kemudian mengerjakannya, maka Allâh menuliskannya sebagai satu kesalahan.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim]
Amalan itu banyak sekali gangguan, misalnya niatnya, amalan gak tuntas.
وعن أبي عبدِ اللهِ جابر بن عبدِ اللهِ الأنصاريِّ رَضي اللهُ عنهما ، قَالَ : كُنَّا مَعَ النَّبيِّ في غَزَاةٍ ، فَقالَ: إِنَّ بالمدِينَةِ لَرِجَالاً ما سِرْتُمْ مَسِيراً ، وَلاَ قَطَعْتُمْ وَادِياً ، إلاَّ كَانُوا مَعَكمْ حَبَسَهُمُ الْمَرَضُ . وَفي روَايَة : إلاَّ شَرَكُوكُمْ في الأجْرِ رواهُ مسلمٌ
🔸Dari Abu Abdullah Jabir Ibnu Abdullah Al Anshari radhiyallahu ‘anhuma, Nabi shallallahu alaihi wasallam berkata: “Sesunguhnya di Madinah terdapat orang-orang yang kamu tidak menempuh sebuah perjalanan dan tidak melintasi sebuah lembah, melainkan mereka bersama-sama kamu. Mereka dihalangi oleh udzur sakit.” Dan dalam sebuah riwayat: “Melainkan mereka bersekutu denganmu dalam pahala.” (HR Muslim)
🔸Abu Hurairah pernah hendak sampaikan hadits, tiap kali mau bacakan hadits ini pingsan… Berkali-kali pingsan – ternyata hadits ini terkait niat. Yaitu hadits tentang yang pertama kali dibakar di neraka.
Beliau mengabarkan tiga golongan manusia yang pertama kali masuk neraka yaitu ulama (Ahli ilmu /Qur’an); orang yang mati fisabilillah (Mujahidin); dan orang kaya (Dermawan).
Niat yang tidak ikhlas karena Allah justru mendapatkan siksa yang pedih.
Padahal orang yang sedekah, keutamaan nya besar ketika di akhirat kelak.
Sedekah akan menjadi naungan saat orang-orang kepanasan
Begitu pahala besar menunggu pada amalan jihad di jalan Allah dan ahli ilmu.
Sufyan Ats Tsauri rahimahullah,
مَا عَالَجتُ شَيئًا أَشَدُّ عَليَّ مِن نِيَّتِي لأَنَّهَا تَتَقَلَّبُ عَليّ
َ
“Tidak ada sesuatu yang paling berat untuk saya obati, kecuali masalah niatku, sebab ia senantiasa berbolak-balik dalam diriku“.
Hadits lain tentang niat..
🔸 Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda,
تَعِسَ عَبْدُ الدِّيْنَارِ تَعِسَ عَبْدُ الدِّرْهَمِ، تَعِسَ عَبْدُ الْخَمِيْصَةِ تَعِسَ عَبْدُ الْخَمِيْلَةِ إِنْ أُعْطِيَ رَضِيَ وَإِنْ لَمْ يُعْطَ سَخِطَ
“Celakalah hamba dinar, celakalah hamba dirham, celakalah hamba khamisah dan khamilah (sejenis pakaian yang terbuat dari wool/sutera). Jika diberi ia senang, tetapi jika tidak diberi ia marah” (HR. Bukhari).
🖍️ Jangan pernah pensiun dalam memperbaiki niat. Usahakan untuk punya amalan yang tersembunyi. Sampai wafat.
Contohlah Ali bin Husein (Zainal Abidin) yang suka bagi-bagi gandum, dan batu ketahuan setengah jasadnya dimandikan.
Ibnu Mubarak yang dermawan dan jago perang, pernah pakai tutup muka ketika mengalahkan jagoan musuh.. Ini diketahui hanya setelah Ibnu Mubarak.
Khas nya orang munafik yaitu hanya semangat beramal ketika banyak orang.
Amalan ada yang jenis syiar dan ada yang ditutupi.
Puasa Ramadhan – syiar
Sholat tahajud, puasa sunah, sedekah, sholat sunnah sebaiknya disembunyikan.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إنَّمَا الأعمَال بالنِّيَّاتِ وإِنَّما لِكُلِّ امريءٍ ما نَوَى فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إلى اللهِ ورَسُولِهِ فهِجْرَتُهُ إلى اللهِ ورَسُوْلِهِ ومَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيْبُها أو امرأةٍ يَنْكِحُهَا فهِجْرَتُهُ إلى ما هَاجَرَ إليهِ
“Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niatnya. Setiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan. Siapa yang hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya untuk Allah dan Rasul-Nya. Siapa yang hijrahnya karena mencari dunia atau karena wanita yang dinikahinya, maka hijrahnya kepada yang ia tuju.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Kalau ada godaan saat beramal kita lawan maka Insya Allah selamat.
Kisah saat Muadz dan Abu Musa Al Anshary yang dakwah ke Yaman..
Kalau Muadz baca nya saat duduk, berdiri (setiap keadaan).
Kalau Abu Musa – tidur dulu baru bangun dan baca Qur’an dan Qiyamul lail +tapi berharap pahala dari tidur dan Qiyamul lailnya.. (karena niat).
Setiap amalan bisa bernilai ibadah dengan niat yang benar.
Allah mencintai orang-orang yang profesional.
Semoga bermanfaat..
##$$-aa-$$##

