KEBERKAHAN HANYA MILIK ALLAH ﷻ
Diterbitkan pertama kali pada: 30-Mei-2021 @ 07:20
4 menit membaca*KEBERKAHAN HANYA MILIK ALLAH ﷻ*
Ustadz Muhammad Anwar, Lc MPd
18 Syawal 1442H
Masjid Al Ikhlas Dukuh Bima
Kata berkah ini sering diucapkan oleh kaum muslimin dalam doa. Misalnya salam yang lengkap.
Makna berkah :
1. Menetap (onta yang duduk, kolam – biarlah)
2. Berkembang
3. Bertambah
Semoga kebaikan menetap pada diri kita, dan semoga berkembang dan bertambah.
Serupa dengan hidayah, berkah hanya dari Allah.
Contoh keberkahan Allah adalah saat Nabi ﷺ dan para sahabat membutuhkan air, dan dari jemari Nabi keluar air yang dimanfaatkan oleh 1400 shahabat (kisah Jarir bin Abdillah). Saat itu Rasulullah ﷺ mengatakan “berkah ini dari Allah”.
Agama dan aqidah Islam kita ini juga berkah dari Allah ﷻ.
Para sahabat juga mengambil keberkahan dari Rasulullah shallallahu alaihi wasallam (keringat, sisa air wudhu, sisa potongan rambut, bekas baju)
*Namun itu tidak terjadi pada orang selain Nabi ﷺ.* Setelah Nabi ﷺ wafat, tidak ada sahabat melakukan hal serupa kepada para sahabat lainnya..
Keberkahan orang sholeh, bisa kita ambil dari ilmu yang diajarkan, akhlaq yang kita contoh dll.
Bagaimana dengan benda-benda yang diklaim sebagai peninggalan Rasulullah ﷺ? Kita cukup mendiamkan, apakah benda tersebut ada sanad nya yang shahih?
Ada beberapa tempat yang Allah berkahi.
Seperti Yaman, Syam.
Kita ambil keberkahan dengan amal sholeh.
Allah juga beri keberkahan pada masa.
Seperti bulan Ramadhan, sepuluh awal Dzulhijjah, hari Jumat, hari Ied.
Allah juga beri berkah pada waktu, misal pagi hari.
Waktu yang berkah adalah waktu yang penuh kebaikan. Waktu pagi telah dido’akan khusus oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai waktu yang berkah.
Dari sahabat Shokhr Al Ghomidiy, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
اللَّهُمَّ بَارِكْ لأُمَّتِى فِى بُكُورِهَا
“Ya Allah, berkahilah umatku di waktu paginya.”
Apabila Nabi shallallahu mengirim peleton pasukan, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengirimnya pada pagi hari. Sahabat Shokhr sendiri (yang meriwayatkan hadits ini, pen) adalah seorang pedagang. Dia biasa membawa barang dagangannya ketika pagi hari. Karena hal itu dia menjadi kaya dan banyak harta.
Hewan yang Allah berkahi adalah kuda, kambing, domba…
Pohon kurma juga berkah, semua bisa dimanfaatkan.
*Sebab mendapatkan berkah.*
1. Ketakwaan, menjalankan perintah dan jauhi larangan..
وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَىٰ آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكَاتٍ مِنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ وَلَٰكِنْ كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ
Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.
2. Istighfar
فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا (10) يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا (11) وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَلْ لَكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَلْ لَكُمْ أَنْهَارًا (12)
“Maka aku katakan kepada mereka: ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.” (QS. Nuh: 10-12)
3. Berdoa
Bisa doa sendiri atau meminta doa orang lain.
Misalnya..
اَللَّهُمَّ اهْدِنِيْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنِيْ فِيْمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنِيْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لِيْ فِيْمَا أَعْطَيْتَ، وَقِنِيْ شَرَّ مَا قَضَيْتَ، فَإِنَّكَ تَقْضِيْ وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ، وَإِنَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ، (وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ)، تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ
Ya Allah, berilah aku petunjuk sebagaimana orang yang telah Engkau beri petunjuk, berilah aku perlindungan (dari penyakit dan apa yang tidak disukai) sebagaimana orang yang telah Engkau lindungi, sayangilah aku sebagaimana orang yang telah Engkau sayangi. Berilah berkah pada apa yang Engkau berikan kepadaku, jauhkan aku dari kejelekan apa yang Engkau takdirkan, sesungguhnya Engkau yang menjatuhkan hukum, dan tidak ada orang yang memberikan hukuman kepadaMu. Sesungguhnya orang yang Engkau bela tidak akan terhina, (dan orang yang Engkau musuhi tidak akan mulia), Maha Suci Engkau, wahai Tuhan kami dan Maha Tinggi Engkau.
HR. Empat penyusun kitab Sunan.
Ada kata berkah dalam doa tersebut.
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam mendoakan anak Abu Tholhah dan Ummu Sulaim, dan anak ini menjadi orang yang sangat sholeh.
4. Usaha yang kita jalankan halal dan jauhi yang haram dan syubhat.
Rasulullah shallallaahu ‘alahi wa sallam bersabda,
اَلْبَيِّعَانِ بِالْخِيَارِ مَا لَمْ يَتَفَرَّقَا، فَإِنْ صَدَقَا وَبَيَّنَا بُورِكَ لَهُمَا فِي بَيْعِهِمَا، وَإِنْ كَذَبَا وَكَتَمَا مُحِقَ بَرَكَةُ بَيْعِهِمَا
“Penjual dan pembeli masing-masing memiliki hak pilih (khiyar) selama keduanya belum berpisah. Bila keduanya berlaku jujur dan saling terus terang, maka keduanya akan memperoleh keberkahan dalam transaksi tersebut. Sebaliknya, bila keduanya berlaku dusta dan saling menutup-nutupi, niscaya akan hilanglah keberkahan pada transaksi mereka berdua” (HR. Bukhari dan Muslim).
Hindari berlebihan dan meminta sesuatu yang bukan haknya.
5. Berbuat baik, silaturahim, akhlaq baik kepada sesama manusia..
Dari Abu Hurairah, Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ سَرَّهُ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِى رِزْقِهِ ، وَأَنْ يُنْسَأَ لَهُ فِى أَثَرِهِ ، فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ
“Siapa yang suka dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya hendaklah dia menyambung silaturrahmi.” (HR. Bukhari dan Muslim)
6. Kedermawanan, memberi bantuan tanggungan hidup orang lain.
هَلْ جَزَآءُ ٱلْإِحْسَـٰنِ إِلَّا ٱلْإِحْسَـٰنُ
Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula).
مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِائَةُ حَبَّةٍ ۗ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ ۗ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ
Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.
*PENGHALANG KEBERKAHAN*
1. Maksiat dan dosa
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
ظَهَرَ الْفَسَا دُ فِى الْبَرِّ وَا لْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ اَيْدِى النَّا سِ لِيُذِيْقَهُمْ بَعْضَ الَّذِيْ عَمِلُوْا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُوْنَ
“Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan perbuatan tangan manusia; Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).”
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 41)
2. Meninggalkan Bismillah
Banyak hadits yang menjelaskan hal ini.
3. Bersumpah, biasa nya terjadi pada para pedagang.
4. Dusta, curang
5. Infak dengan sesuatu yang jelek.
6. Makan harta haram
7. Tidak menzakati harta
8. Terlalu rakus
9. Kurangi timbangan
Dan Allah adzab atas perbuatan tersebut.
Kedzaliman pemimpin juga bentuk azab orang-orang yang curang.
10. Tidak ridha dengan rezeki yang diterima.
Semoga bermanfaat..
$$##-aa-##$$


