TematikUstadz Rizal Yuliar Putrananda, Lc

KARAKTERISTIK HAMBA YANG DICINTAI ALLAH #10 HAMBA YANG SUKA MEMBACA SURAT AL IKHLAS

This entry is part 8 of 27 in the series 40Karakter

Diterbitkan pertama kali pada: 09-Des-2023 @ 05:47

5 menit membaca

*KARAKTERISTIK HAMBA YANG DICINTAI ALLAH #10 HAMBA YANG SUKA MEMBACA SURAT AL IKHLAS*
Ustadz Rizal Yuliar Putrananda
27 Jumadil Awal 1445H/9 Des 2023
Masjid Al Ikhlas Dukuh Bima

Marilah kita syukuri segala nikmat yang telah Allah berikan. Terutama nikmat Islam dan nikmat iman.

Dalam sebuah hadits,

عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ النَّبِىَّ – صلى الله عليه وسلم – بَعَثَ رَجُلاً عَلَى سَرِيَّةٍ ، وَكَانَ يَقْرَأُ لأَصْحَابِهِ فِى صَلاَتِهِ فَيَخْتِمُ بِپ ( قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ ) فَلَمَّا رَجَعُوا ذَكَرُوا ذَلِكَ لِلنَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – فَقَالَ « سَلُوهُ لأَىِّ شَىْءٍ يَصْنَعُ ذَلِكَ » . فَسَأَلُوهُ فَقَالَ لأَنَّهَا صِفَةُ الرَّحْمَنِ ، وَأَنَا أُحِبُّ أَنْ أَقْرَأَ بِهَا . فَقَالَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – « أَخْبِرُوهُ أَنَّ اللَّهَ يُحِبُّهُ »

Dari ‘Aisyah, ia berkata bahwa Nabi ﷺ  pernah mengutus seseorang pada suatu pasukan. Lalu ia membaca surat dalam shalat pada para sahabatnya dan ia selalu tutup dengan surat “qul huwallahu ahad” (surat Al Ikhlas). Ketika kembali, mereka menceritakan perihal orang tadi kepada Nabi ﷺ .

Beliau pun berkata, “Tanyakan padanya, kenapa ia melakukan seperti itu?”

Mereka pun bertanya pada orang tadi, ia pun berkata, “Karena di dalam surat Al Ikhlas terdapat sifat Ar Rahman a
Allah dan aku pun suka membaca surat tersebut.” Nabi ﷺ  bersabda, “Katakan padanya bahwa Allah mencintainya.” (HR. Bukhari dan Muslim ).

Faidah fikih, kalau kita Safar, lebih dari dua orang maka harus ada pemimpin safar, salah satu tugasnya adalah memimpin sholat.

Salah satu karakteristik pemimpin safar adalah orang yang berilmu, yang paling bertakwa, yang jalankan amar ma’ruf nahi munkar.

Surat Al Ikhlas adalah surat Makkiyah.
Sebab diturunkannya surat Al Ikhlas dikarenakan kaum musyrikin menanyakan kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam  tentang Nasab Allah,Maka turunlah surat ini  

عَنْ أُبَيِّ بْنِ كَعْبٍ: أَنَّ الْمُشْرِكِينَ قَالُوا لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ” يَا مُحَمَّدُ [ص:144] ، انْسُبْ لَنَا رَبَّكَ، فَأَنْزَلَ اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى: {قُلْ هُوَ اللَّهُأَحَدٌ، اللَّهُ الصَّمَدُ} [الإخلاص: 2] لَمْ يَلِدْ، وَلَمْ يُولَدْ، وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ ”  

“Diriwayatkan dari Ubay bin Ka’ab berkata bahwasanya orang-orang musyrikin berkata kepada nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam, “Wahai Muhammad sebutkan kepada kami tentang nasab Robbmu.” Maka Allah Subhanahu wata’ala menurunkan surat ini yang artinya : “Katakanlah (wahai Muhammad) Dia lah Allah Yang Maha Esa, Allah tempat meminta segala sesuatu, tidak beranak dan tidak diperanakkan, dan tidak ada sesuatu yang setara denganNya.” HR Ahmad.

Mereka kaum Quraisy, percaya dengan Rububiyah Allah, tetapi dalam ibadah mereka tidak meng-ESA-kan Allah.

📍Salah satu keistimewaan Surat Al Ikhlas adalah sebanding dengan sepertiga Al Qur’an.

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

احْشُدُوا فَإِنِّي سَأَقْرَأُ عَلَيْكُمْ ثُلُثَ الْقُرْآنِ

“Berkumpullah, sungguh aku akan membacakan kepada kalian sepertiga Al-Qur’an.”

Lalu, mereka satu per satu berkumpul. Kemudian, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam keluar dan membaca Qulhuwallahu ahad (surah Al-Ikhlas), lalu beliau masuk lagi. Sebagian sahabat pun berbisik kepada sahabat lainnya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pun bersabda,

فإنِّي سأقرأُ علَيكُم ثُلثَ القرآنِ إنِّي لأرَى هذا خبرًا جاءَ منَ السَّماءِ. ثمَّ خرجَ نبيُّ اللَّهِ صلَّى اللَّهُ علَيهِ وسلَّمَ فقالَ : إنِّي قلتُ سأقرأُ علَيكُم ثُلثَ القرآنِ ، ألَا وإنَّها تعدِلُ بثُلثِ القرآنِ

“Sungguh aku akan membacakan kepada kalian sepertiga Al-Qur’an. Sungguh aku mendapatkan kabar ini datang dari langit. Kemudian beliau keluar, lalu bersabda, “Sungguh aku berkata, aku akan membacakan kepada kalian sepertiga Al-Qur’an. Ketahuilah, bahwa surah ini sama dengan sepertiga Al-Qur’an.” (HR. Muslim)

Dalam Al Qur’an ada tiga bagian.

1️⃣ Tentang Nama dan sifat-sifat Allah. (intinya ada pada surat Al Ikhlas).
2️⃣ Kisah atau kabar para nabi, orang-orang sholeh dan orang-orang yang durhaka (Fir’aun, Namrud, Hamam, kisah pemilik dua kebun, dst).
3️⃣ Al Ahkam (Hukum halal haram).

✅ Makna surat Al Ikhlas.

Surat yang didalam ada kata Qul maknanya adalah penetapan.

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ

🔸Ini adalah penetapan Allah Yang Maha Esa .

Kebetulan di negeri kita pada sila pertama, disebutkan Ketuhanan Yang Maha Esa.

🔸
اللَّهُ الصَّمَدُ

Allah Maha Hidup dan semua bergantung kepada Nya.
Allah Maha Sempurna dalam segala sifat-sifat Nya.

Kata الصَّمَدُ tidak ada padanan dalam bahasa Indonesia, tetapi hanya penjelasan.

🔸

{لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ}

Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan. (Al-Ikhlas: 3)

‼️ Kata ucapan Selamat Natal sejatinya ucapan Selamat atas kesyirikan anda.

Diantara hikmah dalam beberapa sholat sunnah dianjurkan untuk baca surat Al Kafirun dan surat Al Ikhlas karena keduanya berisi tauhid.

Surat Al Kafirun dan surat Al Ikhlas saling menguatkan.

🔺Dari Abdullah bin Buraidah al Aslami dari bapaknya:

عن عبد الله بن بريدة الأسلمي عن أبيه قال سمع النبي صلى الله عليه وسلم رجلا يدعو وهو يقول اللهم إني أسألك بأني أشهد أنك أنت الله لا إله إلا أنت الأحد الصمد الذي لم يلد ولم يولد ولم يكن له كفوا أحد قال فقال والذي نفسي بيده لقد سأل الله باسمه الأعظم الذي إذا دعي به أجاب وإذا سئل به أعطى                                                                                                             
 
“Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam  mendengar seseorang berdo’a yang dia ucapkan adalah Ya Allah sesungguhnya aku meminta kepadaMu dengan aku bersaksi bahwasanya Kau adalah Allah tidak ada Ilah yang berhak di ibadahi dengan benar melainkan Kau zat yang satu, zat yang semua makhluk meminta kepadaMu, zat yang tidak beranak dan tidak diperanakkan dan tidak ada yang setara dengannya. Maka nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam  bersabda :  “Demi zat yang  jiwaku berada ditanganNya. Sungguh laki-laki ini telah  meminta kepada Allah dengan namaNya yang Paling Agung yang apabila seseorang berdo’a dengan sifat-sifat ini maka Allah kabulkan dan apabila meminta dengan menyebutkan sifat-sifat-Nya maka Allah kabulkan. HR Tirmidzi.

✅ Salah satu Etika berdoa supaya potensi dikabulkan lebih besar adalah bertawasul dengan Nama Allah.

Saat-saat disunnahkan baca Al Ikhlas adalah setiap selesai sholat Fardhu, saat Dzikir Pagi dan Petang, saat sebelum tidur.

Utsman pernah sedang duduk namun tidak menjawab ucapan salam dari Umar, dan Umar melapor pada Abu Bakar, lalu mereka berdua menemui Utsman, dan klarifikasi kenapa tidak jawab salam dari Umar.

Jawaban Utsman adalah karena beliau tidak merasa ada yang ucapkan salam, karena sedang fokus tentang pertanyaan yang belum sempat ditanyakan kepada Rasulullah shallallahu alaihi wasallam yang sudah wafat. Yaitu jalan keselamatan.

Ternyata Abu Bakar sudah bertanya hal tersebut kepada Nabi ﷺ dan jawaban nya adalah dakwah Tauhid yang ditolak oleh paman Rasulullah shallallahu alaihi wasallam sendiri.

Dari Sa’id bin Al-Musayyab, dari ayahnya, ketika Abu Thalib telah hadir kematiannya, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam datang. Dan ternyata beliau mendapati di sisi Abu Thalib ada Abu Jahal dan Abdullah bin Abi Umayyah bin Mughirah, maka Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

يَا عَمِّ قُلْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ, كَلِمَةً أَشْهَدُ لَكَ بِهَا عِنْدَ اللَّهِ

“Hai Paman, ucapkan Laa Ilaaha Illallah yang dengan kalimat itu aku akan bersaksi untukmu nanti di sisi Allah.”

Maka berkata Abu Jahal dan Abdullah bin Abi Umayyah: “Hai Abu Thalib, apakah kamu membenci agama Abdul Muthalib?” Maka Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam terus mengatakan “Ucapkan Laa Ilaaha Illallah” dan mengulang-ulanginya. Dan ternyata Abu Jahal dan Abdullah bin Abi Umayyah pun juga sama mengatakan demikian terus. Sehingga akhirnya ternyata diakhir hayatnya Abu Thalib menyatakan bahwa dirinya diatas agama ayahnya dan tidak mau mengucapkan Laa Ilaaha Illallah.

Maka Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

أَمَا وَاللَّهِ لَأَسْتَغْفِرَنَّ لَكَ مَا لَمْ أُنْهَ عَنْكَ

“Demi Allah, aku akan memohonkan ampunan untukmu selama aku tidak dilarang oleh Allah.” 

✅ Tanamkan tauhid yang kuat kepada keluarga. Jagalah tauhid keturunan kita.

Semoga bermanfaat.

##$$-aa-$$$$

Digita Template

40Karakter

KARAKTERISTIK HAMBA YANG DICINTAI ALLAH #9 JIHAD FII SABILILLAH KARAKTERISTIK HAMBA YANG DICINTAI ALLAH (11&12)
Bagikan Catatan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin Umroh Nyaman Sesuai Tuntunan Rasulullah?