Diterbitkan pertama kali pada: 18-Jan-2025 @ 08:11

3 menit membaca

_*ANUGERAH KELAPANGAN DADA*_
Ustadz Afifi Abdul Wadud
18 Rajab 1446H / 18 Januari 2025

Kehidupan adalah anugerah dari Allah Subhanahu wa Ta’ala.

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُوْرِ

Alhamdulillaahil-ladzii ahyaanaa ba’da maa amaatanaa wa ilaihin-nusyuur.

Segala puji bagi Allah, yang membangunkan kami setelah ditidurkanNya dan kepadaNya kami dibangitkan.
HR Bukhari.

Dan kita semua akan kembali kepada Allah, ada yang senang dan ada yang sengsara.

Maka nya nanti orang yang sudah meninggal ingin kembali ke dunia untuk beramal.

Modal utama adalah waktu. Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala..

وَهُمْ يَصْطَرِخُونَ فِيهَا رَبَّنَآ أَخْرِجْنَا نَعْمَلْ صَـٰلِحًا غَيْرَ ٱلَّذِى كُنَّا نَعْمَلُ ۚ أَوَلَمْ نُعَمِّرْكُم مَّا يَتَذَكَّرُ فِيهِ مَن تَذَكَّرَ وَجَآءَكُمُ ٱلنَّذِيرُ ۖ فَذُوقُوا۟ فَمَا لِلظَّـٰلِمِينَ مِن نَّصِيرٍ

Dan mereka berteriak di dalam neraka itu: “Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami niscaya kami akan mengerjakan amal yang saleh berlainan dengan yang telah kami kerjakan”. Dan apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berfikir bagi orang yang mau berfikir, dan (apakah tidak) datang kepada kamu pemberi peringatan? maka rasakanlah (azab Kami) dan tidak ada bagi orang-orang yang zalim seorang penolong pun. QS Fathir (35) Ayat 37

Hari ini kita akan belajar nikmat kelapangan dada.

🔹Nikmat diberikan kepada
1. Diberikan kepada yang Allah cintai misalnya Nabi Sulaiman diberikan Kerajaan yang sangat luas.
Harta diberikan Allah kepada Abdurrahman bin Auf,Utsman bin Affan.

2. Tidak Allah cintai.
Misal nya Fir’aun juga diberikan kerajaan yang besar. Harta diberikan kepada Qarun.
Kadang Allah berikan harta yang berlebihan kepada orang-orang yang lalai, yang ikuti hawa nafsu.

🔹Jika kita melihat Allah memberikan nikmat duniawi kepada seorang hamba apa yang dia sukai dalam keadaan dia bermaksiat kepada-Nya, maka tiada lain itu adalah ISTIDRAJ.

فَأَمَّا ٱلْإِنسَـٰنُ إِذَا مَا ٱبْتَلَىٰهُ رَبُّهُۥ فَأَكْرَمَهُۥ وَنَعَّمَهُۥ فَيَقُولُ رَبِّىٓ أَكْرَمَنِ

Adapun manusia apabila Tuhannya mengujinya lalu dia dimuliakan-Nya dan diberi-Nya kesenangan, maka dia akan berkata: “Tuhanku telah memuliakanku”.
Surat Al-Fajr (89) Ayat 15

فَأَمَّا ٱلْإِنسَـٰنُ إِذَا مَا ٱبْتَلَىٰهُ رَبُّهُۥ فَأَكْرَمَهُۥ وَنَعَّمَهُۥ فَيَقُولُ رَبِّىٓ أَكْرَمَنِ

Adapun manusia apabila Tuhannya mengujinya lalu dia dimuliakan-Nya dan diberi-Nya kesenangan, maka dia akan berkata: “Tuhanku telah memuliakanku”.

Allah uji Sulaiman dengan kenikmatan, Nabi Ayub diuji dengan kesusahan, namun keduanya menjadi hamba yang bersyukur.
Surat Al-Fajr (89) Ayat 15

Allah ingat nikmat lapang dada kepada Nabi Muhammad ﷺ.

أَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَ ﴿١﴾

“Bukankah Kami telah melapangkan dadamu?” (QS. Al-Insyirah[94]: 1)

Sehingga Nabi ﷺ bisa mengemban dakwah yang super berat.

Nabi Musa ketika diperintahkan untuk dakwah kepada Fir’aun, diantara doanya adalah

{رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي}

Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku. (Thaha: 25-26)

Dan hanya kesabaran besar yang bisa melewati ujian besar, termaksud dakwah.

وَمَا يُلَقَّىٰهَآ إِلَّا ٱلَّذِينَ صَبَرُوا۟ وَمَا يُلَقَّىٰهَآ إِلَّا ذُو حَظٍّ عَظِيمٍۢ

Sifat-sifat yang baik itu tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang mempunyai keuntungan yang besar.
Surat Fusshilat (41) Ayat 35

Lihatlah gelar-gelar buruk yang diberikan kaum Quraisy kepada Nabi Muhammad ﷺ. (pendusta, penyihir, gila, tukang syair).

Mushab bin Umair, yang dulu nya menikmati kekayaan, dengan lapang dada, menerima Islam walaupun harus meninggalkan kemewahan.

Penolakan dakwah Nabi ﷺ oleh penduduk Thaif adalah peristiwa yang sangat menyakiti hati beliau ﷺ.

Namun Nabi ﷺ tetap lapang dada, dan tetap lanjutkan dakwah sampai akhirnya beri kemenangan.

Pada hari penaklukan Makkah. Yang dikira banyak orang adalah hari pembalasan, tapi hari itu menjadi hari pemaafan.

Memaafkan orang itu susah. Ciri orang bertakwa termasuk orang yang mudah memaafkan orang lain.

ٱلَّذِينَ يُنفِقُونَ فِى ٱلسَّرَّآءِ وَٱلضَّرَّآءِ وَٱلْكَـٰظِمِينَ ٱلْغَيْظَ وَٱلْعَافِينَ عَنِ ٱلنَّاسِ ۗ وَٱللَّهُ يُحِبُّ ٱلْمُحْسِنِينَ

(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.
Surat Ali-Imran (3) Ayat 134

Lapang dada adalah kenikmatan besar. Hanya ada dua yang bisa dapatkan lapang dada.

1. Taufik dari Allah.
Kita bisa bangun pagi, sholat subuh, duduk di majelis ilmu dst
2. Diusahakan melakukan hal-hal yang diajarkan Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Faktor utama dalam sempurnakan tauhid.

Ibnul Qayyim – sesuai dengan kadar kesempurnaan tauhid sebesar itu wujud kelapangan dada.

✅ Ini bisa diperoleh dengan..

1. Menjauhi dari kehidupan yang tertipu, yaitu dunia. Tidak mengejar dunia.

pengggila dunia tidak lepas dari tiga hal..
A. Hati gelisah bangun dunia
B. Capek mikir dunia
C. Menjadi penyesalan

2. Hati fokus pada kampung akhirat.

3. Selalu bersiap untuk hari kematiannya.

Semoga bermanfaat.

#lapangdada #nikmat #dakwah #sabar #takwa #taufik

##$$-aa-##$$

Bagikan Catatan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin Umroh Nyaman Sesuai Tuntunan Rasulullah?