PERSIAPAN MENYAMBUT RAMADHAN
*PERSIAPAN SAMBUT RAMADHAN*
Masalah sekitar Ramadhan
Ustadz Musa Mulyadi, Lc
24 Sya’ban 1446H/23 Februari 2025
Masjid Al Ikhlas Dukuh Bima
Ramadhan adalah rahmat dari Allah Subhanahu wa Ta’ala, diciptakan untuk orang-orang yang ingin dalam ketaatan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.
➡️ Beberapa masail.
🔹1. Dengan apa kita berpuasa.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْکُمُ الصِّيَا مُ کَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِکُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَ
“Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 183)
Bagaimana cara berpuasa? Yaitu dengan melihat hilal.
Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:
{فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ}
Karena itu, barang siapa di antara kalian hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu. (Al-Baqarah: 185)
Dalam sebuah hadits,
صُومُوا لِرُؤْيَتِهِ وَأَفْطِرُوا لِرُؤْيَتِهِ وَانْسُكُوا لَهَا فَإِنْ غُمَّ عَلَيْكُمْ فَأَكْمِلُوا ثَلَاثِينَ فَإِنْ شَهِدَ شَاهِدَانِ فَصُومُوا وَأَفْطِرُوا
“Berpuasalah kalian karena melihatnya, berbukalah kalian karena melihatnya dan sembelihlah kurban karena melihatnya pula. Jika -hilal- itu tertutup dari pandangan kalian, sempurnakanlah menjadi tiga puluh hari, jika ada dua orang saksi, berpuasa dan berbukalah kalian.”
HR Nasai.
Pendapat ulama terkait hilal.
1. Hilal terlihat berlaku untuk seluruh dunia. Pendapat Jumhur.
2. Lihat hilal di masing-masing negara (Syafiiyah)
3. Bagi kita, untuk selarasnya syiar Islam. Maka kita ikuti hilal yang diumumkan oleh penguasa. Demikian juga perintah jihad, Hari Raya.
Bagaimana bila seseorang lihat hilal, tetapi tidak diakui penguasa maka dia boleh puasa sendiri.
Kata صُومُوا yang artinya berpuasalah kalian menunjukkan untuk puasa bersama dengan yang lain.
🔹2. Pembatal puasa.
Makan, minum, jima’.
Bagaimana hukum seseorang laki-laki yang cium istri atau melihat gambar/video dan keluar madzi nya?
Madzi – cairan yang keluar mengiringi syahwat.
1. Keluar madzi tidak batal puasa, menurut pendapat yang paling kuat dari ulama. Namun kita dilarang untuk lihat gambar atau video porno, hindari bermesraan dengan istri. Ini pendapat Syaikh Ibnu Baz.
2. Adapun mani. Karena syahwat maka membatalkan puasa. Baik karena jima’, bermesraan, atau dengan cara lain (masturbasi) atau memandang..
Ini pendapat Jumhur ulama.
3. Mani yang keluar karena mimpi/menghayal tidak membatalkan puasa.
🔹3. Doa berbuka puasa.
Doa pada waktu ini adalah mustajab, dan sebaiknya dengan doa dari Rasulullah shallallahu alaihi wasallam..
Doa Berbuka Puasa 1
ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ الْعُرُوْقُ، وَثَبَتَ اْلأَجْرُ، إِنْ شَاءَ اللَّهُ
Dzahabazh-zhoma-u, wabtallatil ‘uruuqu, watsabatal ajru, in syaa-allaah.
Telah hilang dahaga, dan urat-urat telah basah, dan telah tetap pahala, insya Allah.
HR. Abu Daud 2357, Ad-Daruquthni dalam sunannya 2279, Al-Bazzar dalam Al-Musnad 5395 dan Al-Baihaqi dalam As-Shugra 1390. Hadis ini dinilai hasan oleh Al-Albani.
Syaikh Muqbil mendhaifkan hadits ini.
Doa Berbuka Puasa 2
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ بِرَحْمَتِكَ الَّتِيْ وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ أَنْ تَغْفِرَ لِيْ
Allaahumma innii as-aluka birohmatikal-latii wasi’at kulla syai-in an taghfiro lii.
Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepadaMu dengan rahmatMu yang meliputi segala sesuatu, supaya memberi ampunan atasku.
HR. Ibnu Majah 1/557. Menurut Al-Hafidz Ibnu Hajar dalam Takhrij Al-Adzkar, lihat Syarah Al-Adzkar 4/342.
Dua doa ini boleh di amalkan.
Bagaimana dengan doa..
Allaahumma lakasumtu wabika aamantu wa’alaa rizqika afthortu birahmatika yaa arhamar-roohimiina. Artinya: “Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa), dengan rahmat-Mu, Ya Allah yang Tuhan Maha Pengasih.”
Ada ulama yang menghasankannya, sehingga juga boleh diamalkan.
Boleh berdoa dengan doa bahasa Indonesia.
Kapan doa berbuka puasa yang mustajab?
Sebaiknya berdoa saat masih berpuasa, jadi sebelum berbuka puasa.
🔹4. Makan ketika adzan.
Saat ini, banyak orang yang minum begitu dengar adzan.
Ada hadits ini.
Rasulullah shollallohu’alaihi wasallam:
إذا سمع أحدكم النداء والإناء على يده فلا يضعه حتى يقضي حاجته منه
Jika salah seorang diantara kalian mendengar adzan sementara bejana masih berada ditangannya, maka janganlah diletakkan sampai ia tunaikan hajatnya dari bejana itu. HR Ahmad.
Hadits di atas konteks nya memang berniat untuk minum. ❗
Kalau sudah selesai sahur, ngobrol, begitu dengar adzan maka puasanya batal..
Pendapat lain, adzan yang dimaksud adalah adzan bilal (adzan pertama). Maka tidak boleh minum setelah adzan. Hal ini dikuatkan dengan ayat berikut.
Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:
{وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الأبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الأسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ ثُمَّ أَتِمُّوا الصِّيَامَ إِلَى اللَّيْلِ}
dan makan minumlah hingga jelas bagi kalian benang putih dan benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai malam. (Al-Baqarah: 187)
Adzan pertama (adzan Bilal) itu mirip dengan waktu Imsak, masih masuk waktu malam. Jangan yakini bahwa Imsak adalah waktu awal puasa.
Hati-hati dengan ajakan diskusi waktu subuh di Indonesia terlalu awal.
1. Syahwat
2. Benar karena ingin perbaiki, maka diamalkan sendiri. Caranya dengan misalkan naik ke atap Masjid, lihat fajar shadiq.
Semoga bermanfaat,
#salaf #sunnah #puasa #Ramadhan #masalah
##$$-aa-$$##

