Ibadah

JADIKAN SHOLAT MU BERDALIL

This entry is part 2 of 4 in the series DaurohLansia
4 menit membaca

*JADIKAN SHOLAT MU BERDALIL*
Ustadz Aidil Adha, Lc
Dauroh Lansia Masjid Al Ikhlas Dukuh
9 Juli 2026

Apakah sholat kita selama ini sudah sesuai tuntunan Rasulullah ﷺ..

Kenapa harus sholat? Bahkan seseorang harus meninggalkan pekerjaan dan keuntungan nya hanya menjalankan sholat..

Karena ingin menjadi hamba Allah yang bertakwa..

Firman Allah dalam QS. Al-Baqarah (2): 43

وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَارْكَعُوا مَعَ الرَّاكِعِينَ

“Dan dirikanlah salat, tunaikanlah zakat, dan rukuklah bersama orang-orang yang rukuk.”

Allah syariatkan sholat langsung dari Allah kepada Nabi Muhammad ﷺ saat Isra’ Mi’raj, tanpa melukai malaikat Jibril.

Sholat Allah turunkan kepada umat Islam ini dengan sistem yang sistematis. Umat sebelumnya ada sholat tapi berbeda tatacaranya.

Dahulu sholat itu dua rakaat..

Sebagaimana diterangkan oleh Ibunda Aisyah radhiyallahu’anha, yang termaktub dalam Shahih Bukhori, beliau menceritakan,

فُرِضَتْ الصَّلَاةُ رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ هَاجَرَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَفُرِضَتْ أَرْبَعًا وَتُرِكَتْ صَلَاةُ السَّفَرِ عَلَى الْأُولَى

“Pada awalnya, shalat itu diwajibkan dua rakaat. Kemudian setelah beliau -Shallallahu ‘ alaihi wasallam – hijrah, shalat diwajibkan menjadi empat rakaat. Hanya saja ketentuan sholat untuk orang yang safar, seperti ketentuan sholat sebelumnya (yakni 2 rakaat untuk sholat yang 4 raka’at)“ HR Bukhari.

Sebelum Isra’ Mi’raj sholat itu hanya dilaksanakan pada malam hari.

Berdasarkan firman Allah Jalla jalaaluh,

يَا أَيُّهَا الْمُزَّمِّلُ* قُمِ اللَّيْلَ إِلَّا قَلِيلًا

“Wahai orang yang berselimut (Muhammad). Bangunlah (untuk sholat) di malam hari, meski sedikit (daripadanya)” (QS. Al Muzammil : 1-2)

Kemudian kewajiban sholat malam dihapus dengan turunnya firman Allah ta’ala,

فَاقْرَءُوا مَا تَيَسَّرَ مِنْهُ

“Bacalah (pada malam hari), apa yang mudah (bagimu) dari Al Quran” (QS. Al Muzammil: 20)

Ini isyarat bahwa saat sholat itu dengan bacaan yang mudah dan hafal.

Sehingga perlu di perhatikan pemilihan imam sholat..

Dengan Isra’ Mi’raj, sholat di lakukan dalam 5 waktu.

Kenapa sholat?
1. Punya kedudukan khusus dalam syariat Islam.
A. Rukun Islam

Nabi ﷺ bersabda:

بُنِيَ الْإِسْلَامُ عَلَى خَمْسٍ: شَهَادَةِ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ، وَإِقَامِ الصَّلَاةِ، وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ، وَالْحَجِّ، وَصَوْمِ رَمَضَانَ

“Islam dibangun atas lima perkara: bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah Rasul Allah, mendirikan salat, menunaikan zakat, melaksanakan haji, dan berpuasa Ramadan.”
(HR. Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim)

B. Sholat merupakan ibadah yang pertama kali dihisab di hari kiamat.

Rasulullah ﷺ bersabda,

إِنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ بِهِ الْعَبْدُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ عَمَلِهِ صَلَاتُهُ، فَإِنْ صَلُحَتْ فَقَدْ أَفْلَحَ وَأَنْجَحَ، وَإِنْ فَسَدَتْ فَقَدْ خَابَ وَخَسِرَ

“Sesungguhnya amalan seorang hamba yang pertama kali dihisab pada hari kiamat adalah salatnya. Jika salatnya baik, maka ia beruntung dan berhasil. Jika salatnya rusak, maka ia rugi dan celaka.”
(HR. Sunan at-Tirmidzi)

Sholat yang benar bisa mendatangkan ketenangan, mencegah kemaksiatan.

C. Sholat bisa menjadi penghapus dosa.

Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam QS. Hud (11): 114

وَأَقِمِ الصَّلَاةَ طَرَفَيِ النَّهَارِ وَزُلَفًا مِّنَ اللَّيْلِ ۚ إِنَّ الْحَسَنَاتِ يُذْهِبْنَ السَّيِّئَاتِ ۚ ذَٰلِكَ ذِكْرَىٰ لِلذَّاكِرِينَ

“Dan dirikanlah salat pada kedua ujung siang dan pada bagian permulaan malam. Sesungguhnya kebaikan-kebaikan itu menghapus kesalahan-kesalahan. Itulah peringatan bagi orang-orang yang selalu mengingat Allah.”

D. Sholat ada pembeda antara muslim dan kafir.

Nabi ﷺ bersabda,

إِنَّ بَيْنَ الرَّجُلِ وَبَيْنَ الشِّرْكِ وَالْكُفْرِ تَرْكَ الصَّلَاةِ

“Sesungguhnya batas antara seseorang dengan kesyirikan dan kekufuran adalah meninggalkan salat.”
(HR. Shahih Muslim)

E. Sholat bisa mencegah / menjaga jiwa seseorang.

Syarat sholat
1. Niat
2. Bersuci dst

Rukun
1. Berdiri
2. Takbiratul ihram
3. Rukuk.. Dst

Wajib – lebih pada bacaan sholat.

Kenapa sholat harus berdalil.

Karena sholat adalah ibadah, dan asal ibadah adalah haram..

Dasar ibadah adalah tauqifi..
Qif – artinya berdiri, matung, diam, tunggu dalil.

Nabi ﷺ bersabda,

صَلُّوا كَمَا رَأَيْتُمُونِي أُصَلِّي

“Shalatlah kalian sebagaimana kalian melihat aku salat.”
(HR. Shahih al-Bukhari)

Dengan berdalil, ini memenuhi syarat sholat diterima.

Unsur ibadah – harus dibekali dengan ilmu.

Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam QS. Al-Kahfi (18): 110

فَمَنْ كَانَ يَرْجُوا لِقَاءَ رَبِّهِ فَلْيَعْمَلْ عَمَلًا صَالِحًا وَلَا يُشْرِكْ بِعِبَادَةِ رَبِّهِ أَحَدًا

“Maka barang siapa mengharap pertemuan dengan Tuhannya, hendaklah dia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah dia mempersekutukan seorang pun dalam beribadah kepada Tuhannya.”

Dan Aisyah radhiyallahu anhaa menceritakan sabda Rasulullah ﷺ,

مَنْ أَحْدَثَ فِي أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ مِنْهُ فَهُوَ رَدٌّ

“Barang siapa mengada-adakan sesuatu yang baru dalam urusan (agama) kami ini yang bukan berasal darinya, maka ia tertolak.” HR Bukhari dan Muslim

Sudah waktu nya untuk mengecek apakah sholat kita membuat kita baik atau buruk. Kalau buruk, jangan-jangan sholat kita tidak sesuai tata cara nya.

Sholat yang salah juga bisa menyebabkan kesesatan..

Sholat dengan dalil akan membuat kita mendapatkan khusyuk..

Kalau ingin khusyu, anggap sholat kita adalah sholat terakhir.

Dalil yang mendekati makna tersebut adalah sabda Nabi ﷺ:

إِذَا قُمْتَ فِي صَلَاتِكَ فَصَلِّ صَلَاةَ مُوَدِّعٍ

“Apabila engkau berdiri dalam salatmu, maka salatlah seperti salatnya orang yang akan berpisah (meninggalkan dunia).”

Semoga bermanfaat,

##$$-aa-$$##

✅ Session 2

*TATA CARA WUDHU DAN SHOLAT BAGI YANG PUNYA UDZUR*

Syarat ; sesuatu yang ada diluar sholat, dan harus dipenuhi sebelum sholat.

1. Mukallaf (Baligh, berakal)
2. Bersuci dari hadats baik besar ataupun kecil.
3. Masuk waktu sholat, kecuali ada udzur misal karena Jamak/Qashr.
Fajar shadiq – cahaya horizontal, lebih putih.
4. Menutup aurat
Laki-laki ; antara pusat dan lutut
Wanita : seluruh tubuh kecuali muka dan telapak tangan. Kalau dekat laki-laki a’jam boleh tutup telapak tangan.
Pakaian wanita lebih longgar.
5. Hindari najis.
6. Pastikan hadap qiblat.

➡️ Rukun sholat ada beberapa
1. Berdiri bagi yang mampu.

Nabi ﷺ bersabda,

صَلِّ قَائِمًا، فَإِنْ لَمْ تَسْتَطِعْ فَقَاعِدًا، فَإِنْ لَمْ تَسْتَطِعْ فَعَلَى جَنْبٍ

“Shalatlah dalam keadaan berdiri. Jika tidak mampu, maka duduklah. Jika tidak mampu juga, maka berbaringlah miring.”

2. Takbiratul Ihram, adalah takbir di awal sholat.. Tangan sepantaran pundak atau telinga.
3. Membaca al Fatihah.

Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda,

لاَ صَلاَةَ لِمَنْ لَمْ يَقْرَأْ بِفَاتِحَةِ الْكِتَابِ

“Tidak ada shalat bagi orang yang tidak membaca Fatihatul Kitab (Al-Fatihah).”

4. Rukuk
5. Bangkit dari rukuk
6. I’tidal – tegak setelah rukuk, thuma
7. Sujud
8. Bangkit dari sujud
9. Duduk antara dua sujud
10. Thuma’ninah
11. Tasyahud akhir.
12. Duduk Tasyahud akhir
13. Salam
14. Runtut.

Konsukuensi bila salah satu rukun ditinggalkan – sholat tidak sah.

Orang yang meninggalkan rukun karena sengaja dan atau tidak punya ilmu maka kewajiban sholat nya belum gugur, harus diulang.

➡️ Wajib sholat, biasanya didominasi bacaan sholat.

1. Bertakbir
2. Baca Sami’allahu liman hamidah (bagi imam dan yang sholat sendiri)
3. Membaca Robbana walakal hamd
4. Membaca Subhana rabbiyal A’dzimi
4. Membaca Subhana rabbiyal a’la
6. Membaca Rabbiqfirli… atau bacaan lain.
7. Baca tasyahud awal.

Perbedaan wajib dan rukun.
Tinggalkan rukun – sholat tidak sah sampai mengulang lagi.
Tinggal kan Wajib – bisa diganti sujud sahwi.

Semoga bermanfaat,

##$$-aa-##$$

DaurohLansia

IMAN KEPADA HARI AKHIR UMUR KEDUA
Bagikan Catatan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin Umroh Nyaman Sesuai Tuntunan Rasulullah?