Faidah

KAJIAN ANAK : AYAH IBU – AKU INGIN MENJADI ANAK SHOLEH

3 menit membaca

*KAJIAN ANAK : AYAH IBU – AKU INGIN MENJADI ANAK SHOLEH*
Kak Muslim
12 April 2026
Mamagaio Pondok Gede

Anak sholeh, siapa itu anak sholeh.
Anak sholeh adalah anak yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya ﷺ, rajin ibadah, berakhlak mulia dan berbakti kepada orang tua.

Anak sholeh akan berjumpa dengan Allah Subhanahu wa Ta’ala dan berkumpul dengan orang tuanya.

Siapa Allah.. Allah adalah Rabb yang menciptakan langit, bumi beserta isinya.
Allah Yang Mengatur alam semesta.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

اِنَّ فِيْ خَلْقِ السَّمٰوٰتِ وَا لْاَ رْضِ وَا خْتِلَا فِ الَّيْلِ وَا لنَّهَا رِ لَاٰ يٰتٍ لِّاُولِى الْاَ لْبَا بِ 

“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berakal,”
(QS. Ali ‘Imran 3: Ayat 190)

Kita hanya boleh menyembah kepada Allah semata.

Cara menyembah Allah dengan cara : sholat, mengaji, berdoa dst.

Allah Maha Pemberi Rezeki.

Allah Ta’ala berfirman,

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اذْكُرُوا نِعْمَةَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ هَلْ مِنْ خَالِقٍ غَيْرُ اللَّهِ يَرْزُقُكُمْ مِنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ

“Hai manusia, ingatlah akan nikmat Allah kepadamu. Adakah Pencipta selain Allah yang dapat memberikan rezki kepada kamu dari langit dan bumi?” (QS. Fathir: 3)

Kalau kita bersyukur Insya Allah akan ditambah rezeki nya.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman,

وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِى لَشَدِيدٌۭ

Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”.
Surat Ibrahim (14) Ayat 7

➡️ Ciri anak sholeh.
1. Taat kepada Allah dan Rasul-Nya.
Kenapa harus taat? Karena Allah Ta’ala telah memberi rezeki.

Allah juga Maha Pengampun atas kesalahan hamba Nya.

عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَأَيْتَ إِنْ عَلِمْتُ أَىُّ لَيْلَةٍ لَيْلَةُ الْقَدْرِ مَا أَقُولُ فِيهَا قَالَ « قُولِى اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّى »
Dari ‘Aisyah –radhiyallahu ‘anha-, ia berkata, “Aku pernah bertanya pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, yaitu jika saja ada suatu hari yang aku tahu bahwa malam tersebut adalah lailatul qadar, lantas apa do’a yang mesti kuucapkan?” Jawab Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Berdo’alah:
Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu’anni
(Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan Engkau mencintai orang yang meminta maaf, karenanya maafkanlah aku)”

Anak sholeh juga taat Pada Rasulullah ﷺ,

Nama Rasulullah ﷺ, Muhammad bin Abdullah bin Abdul Muthalib bin Hasyim.

Apa arti sunnah Nabi?
Sunnah Nabi adalah setiap perbuatan dan perkataan Nabi ﷺ dan diamnya Nabi ﷺ yang harus diikuti.

Anak sholeh harus ikuti sunnah Nabi ﷺ.

Contoh sunnah Nabi ﷺ : berkata yang baik, senyum, menyapa, santun, dermawan, jujur, penyabar.

Beramal harus Ikhlas..

إِنَّمَا نُطْعِمُكُمْ لِوَجْهِ ٱللَّهِ لَا نُرِيدُ مِنكُمْ جَزَآءًۭ وَلَا شُكُورًا

Sesungguhnya kami memberi makanan kepadamu hanyalah untuk mengharapkan keridhaan Allah, kami tidak menghendaki balasan dari kamu dan tidak pula (ucapan) terima kasih.
Surat Al-Insan (76) Ayat 9

Rasulullah ﷺ juga melarang omongin saudara, kata Allah seperti makan daging bangkai…

Apa yang harus kita lakukan bila teman kita tahu teman kita punya kesalahan atau kekurangan,
1. Dinasihati dengan baik (QS Al Ashr)
2. Ditutupi, jangan sebar aib nya..

Ciri anak sholeh selanjut nya adalah berakhlak mulia. Tidak boleh dzalim.

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda,

اتَّقوا الظُّلمَ . فإنَّ الظُّلمَ ظلماتٌ يومَ القيامةِ

“jauhilah kedzaliman karena sesungguhnya kedzaliman adalah kegelapan di hari kiamat”  HR Bukhari dan Muslim.

Anak sholeh ciri lainya adalah berbakti kepada orang tua.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَقَضَى رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا

“Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya” (QS. Al Isra: 23).

Rido Allah juga rido orang tua.
Kalau orang tua marah maka Allah juga marah.

Nabi sholallahu alaihi wa salam bersabda :
رِضَا الرَّبِّ فِي رِضَا الْوَالِدِ وَسَخِطُ الرَّبِّ فِي سَخَطِ الْوَالِدِ

Ridho Rabb terkait ridho orang tua, kemarahan Rabb terkait juga dengan kemarahan orang tua.

Semoga bermanfaat,

##$$-aa-$$##

Digita Template

Bagikan Catatan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin Umroh Nyaman Sesuai Tuntunan Rasulullah?