Diterbitkan pertama kali pada: 24-Jun-2020 @ 19:22

3 menit membaca

Syarah Ad Daa Wa Ad Dawaa -Bahasan Dampak Negatif dari Dosa dan Maksiat
Ustadz Abu Ja’far Cecep
12 Rabi’ul Awal 1441H

Bahasan Dampak Negatif dari Dosa dan Maksiat

26. *Maksiat mengeluarkan seorang hamba dari wilayah ihsan.*

Dalam agama kita ada 3 tingkatan.
+ Islam
+ Iman
+ Ihsan

Rasululluah shalallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadist Jibril :

قَالَ فَأَخْبِرْنِى عَنِ الإِحْسَانِ. قَالَ « أَنْ تَعْبُدَ اللَّهَ كَأَنَّكَ تَرَاهُ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ تَرَاهُ فَإِنَّهُ يَرَاكَ »

“’Wahai Rasulullah, apakah ihsan itu? ‘ Beliau menjawab, ‘Kamu menyembah Allah seakan-akan kamu melihat-Nya, maka jika kamu tidak melihat-Nya maka sesungguhnya Dia melihatmu.” (H.R. Muslim 102).

Seorang yang menyangka Allah tidak membalas maksiat yang dilakukannya maka dia telah berpasangka buruk kepada Allah..

Ihsan berinteraksi dengan hati, ihsan akan mencegah hati dari kemaksiatan..
Hati dipenuhi rasa harap dan takut kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Seorang yang bermaksiat maka akan menyebabkan dia menjauh dari keimanan..

Iman bertambah dengan ketaatan dan berkurang dengan kemaksiatan.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ: قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لاَ يَزْنِي الزَّانِي حِينَ يَزْنِي وَهُوَ مُؤْمِنٌ، وَلاَ يَسْرِقُ حِينَ يَسْرِقُ وَهُوَ مُؤْمِنٌ، وَلاَ يَشْرَبُ حِينَ يَشْرَبُهَا وَهُوَ مُؤْمِنٌ، وَالتَّوْبَةُ مَعْرُوضَةٌ بَعْدُ»

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu , dia berkata: Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidaklah beriman seorang pezina ketika ia sedang berzina. Tidaklah beriman seorang pencuri ketika ia sedang mencuri. Tidaklah beriman seorang peminum khamar ketika ia sedang meminum khamar. Namun taubat terbuka setelah itu”. [HR. Bukhari, no. 6810; Muslim, no. (57)-104]

Dosa besar tidak mengeluarkan dari Islam.

Dan di akhirat, dibawah kehendak Allah..

{لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ}

Dia tidak akan mengampuni dosa mempersekutukan Dia

yakni Dia tidak akan memberikan ampunan kepada seorang hamba yang menghadap kepada-Nya dalam keadaan mempersekutukan Dia.

{وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَلِكَ}

dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu. (An-Nisa: 48)

Yang dimaksud dengan ma dalam ayat ini ialah segala macam dosa.

{لِمَنْ يَشَاءُ}

bagi siapa yang dikehendaki-Nya. (An-Nisa: 48)

Murji’ah berpendapat dosa besar tidak mengurangi keimanan,
Khawarij berpendapat dosa besar mengeluarkan dari Islam..

Dan Ahlussunnah berpendapat di tengah-tengah..

Apabila maksiat dilakukan terus menerus maka hati akan tertutup, dan dikuatirkan bisa keluar dari Islam secara sempurna..
.

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ « إِنَّ الْعَبْدَ إِذَا أَخْطَأَ خَطِيئَةً نُكِتَتْ فِى قَلْبِهِ نُكْتَةٌ سَوْدَاءُ فَإِذَا هُوَ نَزَعَ وَاسْتَغْفَرَ وَتَابَ سُقِلَ قَلْبُهُ وَإِنْ عَادَ زِيدَ فِيهَا حَتَّى تَعْلُوَ قَلْبَهُ وَهُوَ الرَّانُ الَّذِى ذَكَرَ اللَّهُ ( كَلاَّ بَلْ رَانَ عَلَى قُلُوبِهِمْ مَا كَانُوا يَكْسِبُونَ) »

Dari Abu Hurairah, dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda, “Seorang hamba apabila melakukan suatu kesalahan, maka dititikkan dalam hatinya sebuah titik hitam. Apabila ia meninggalkannya dan meminta ampun serta bertaubat, hatinya dibersihkan. Apabila ia kembali (berbuat maksiat), maka ditambahkan titik hitam tersebut hingga menutupi hatinya. Itulah yang diistilahkan “ar raan” yang Allah sebutkan dalam firman-Nya (yang artinya), ‘Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutupi hati mereka’.”

27. *Maksiat menghilangkan kebaikan*

Seorang yang kehilangan iman maka dia kehilangan banyak kebaikan..

Orang yang keluar dari Islam itu tidak langsung, tapi pelan-pelan..

A. *Allah memberi pahala besar kepada orang yang taat.*

{وَسَوْفَ يُؤْتِ اللَّهُ الْمُؤْمِنِينَ أَجْرًا عَظِيمًا}

dan kelak Allah akan memberikan kepada orang-orang yang beriman pahala yang besar. (An-Nisa: 146)

Pahala besar hilang dari orang yang maksiat, padahal di akhirat kita sangat butuh pahala..

Orang yang sudah meninggal akan berkeinginan untuk kembali ke dunia untuk mencari pahala.

B. *Allah mencegah kejahatan dunia dan akhirat dari mereka..*

Allah menjaga orang beriman..

{إِنَّ اللَّهَ يُدَافِعُ عَنِ الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ خَوَّانٍ كَفُورٍ (38) }

Sesungguhnya Allah membela orang-orang yang telah beriman. Sesungguhnya Allah tidak menyukai tiap-tiap orang yang berkhianat lagi mengingkari nikmat.

Di perang Uhud, orang-orang munafik yang keluar dari pasukan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam adalah kenikmatan..

Umar bin Khaththab mengatakan kita menang bukan karena jumlahnya tapi karena keimanan…

C. *para malaikat dan pembawa Arsy memintakan ampunan untuk mereka..*

الَّذِينَ يَحْمِلُونَ الْعَرْشَ وَمَنْ حَوْلَهُ يُسَبِّحُونَ بِحَمْدِ رَبِّهِمْ وَيُؤْمِنُونَ بِهِ وَيَسْتَغْفِرُونَ لِلَّذِينَ آمَنُوا

Malaikat-malaikat) yang memikul ‘Arasy dan malaikat yang berada di sekelilingnya bertasbih memuji Tuhannya dan mereka beriman kepada-Nya serta memintakan ampun bagi orang-orang yang beriman…

D. *Allah menjadi pelindung mereka* Sungguh Allah tidak akan menghinakan siapa saja yang menjadikan Nya sebagai walinya.

اللَّهُ وَلِيُّ الَّذِينَ آمَنُوا
Allah Pelindung orang yang beriman..

E. *Allah memerintahkan malaikat untuk meneguhkan pendirian orang-orang mukmin.*

{إِذْ يُوحِي رَبُّكَ إِلَى الْمَلائِكَةِ أَنِّي مَعَكُمْ فَثَبِّتُوا الَّذِينَ آمَنُوا}

(Ingatlah) ketika Tuhanmu mewahyukan kepada para malaikat, “Sesungguhnya Aku bersama kalian, maka teguhkanlah (pendirian) orang-orang yang telah beriman.” (Al-Anfal: 12)

Orang yang menyimpang itu sebenarnya karena kesalahan mereka sendiri..

Bila kita berbuat maksiat maka Allah dan malaikat-Nya tidak akan meneguhkan hati kita di atas kebenaran..

Maksiat akan membawa pelakunya mudah menyimpang dari kebenaran, mudah terkena syubhat…

Maksiat bisa merusak manhaj seseorang.. Sudah banyak contoh yang bisa kita saksikan..

Semoga Allah memberi taufik kepada kita semua supaya kita menjauhi kemaksiatan..

##$$-aa-$$##

Digita Template

Bagikan Catatan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin Umroh Nyaman Sesuai Tuntunan Rasulullah?