HAKIKAT HIJRAH
Diterbitkan pertama kali pada: 04-Agu-2020 @ 06:57
2 menit membaca*HAKIKAT HIJRAH*
Ustadz Dr Firanda Andirja, Lc MA
22 Syawal 1441 H
Hijrah,
Secara bahasa artinya at tark = meninggalkan.
Secara istilah adalah meninggalkan suatu tempat ke tempat yang lain.
Hijrah terbagi menjadi 2:
1. *Hijrah dengan anggota badan.* (Al Hisiyyah), maksudnya berhijrah dari satu tempat ke tempat yang lain.
وَٱصْبِرْ عَلَىٰ مَا يَقُولُونَ وَٱهْجُرْهُمْ هَجْرًۭا جَمِيلًۭا
Dan bersabarlah terhadap apa yang mereka ucapkan dan jauhilah mereka dengan cara yang baik.
Surat Al-Muzzammil (73) Ayat 10
A. Hijrah dari negri kufur ke negri Islam.
Contoh : para sahabat hijrah dari Mekah ke Madinah.
B. Hijrah dari negri yang menindas kepada negri yang aman meskipun keduanya sama-sama negri kufur. Contoh, hijrah sahabat ke Habasyah. (menempuh kemudhorotan yang lebih sedikit)
C. Hijrah dari lokasi penuh bid’ah ke lokasi yang mengagungkan sunnah.
Contoh, hijrah nya para muslim dari negri syiah ke negri sunnah.
D. Dari lokasi maksiat ke negri ketaatan.
Contoh, hijrah nya pembunuh 100 nyawa. Yang akhirnya ditentukan oleh jarak negri ketaatan dan negri maksiat, yang akhirnya jarak ke negri ketaatan lebih dekat.
E. Hijrah karena menyelamatkan diri,agar bisa beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Contoh : hijrah nya Nabi Musa.
Firman Allah Subhanahu wata’ala,
فَخَرَجَ مِنْهَا خَآئِفًۭا يَتَرَقَّبُ ۖ قَالَ رَبِّ نَجِّنِى مِنَ ٱلْقَوْمِ ٱلظَّـٰلِمِينَ
Maka keluarlah Musa dari kota itu dengan rasa takut menunggu-nunggu dengan khawatir, dia berdoa: “Ya Tuhanku, selamatkanlah aku dari orang-orang yang zalim itu”.
Surat Al-Qashash (28) Ayat 21
Juga kisah hijrah nya Nabi Ibrahim.
۞ فَـَٔامَنَ لَهُۥ لُوطٌۭ ۘ وَقَالَ إِنِّى مُهَاجِرٌ إِلَىٰ رَبِّىٓ ۖ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلْحَكِيمُ
Maka Luth membenarkan (kenabian)nya. Dan berkatalah Ibrahim: “Sesungguhnya aku akan berpindah ke (tempat yang diperintahkan) Tuhanku (kepadaku); sesungguhnya Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
Surat Al-Ankabut (29) Ayat 26
2. *Hijrah dengan hati, Al Hijrah Al Maknawiyah.*
Dari ketaatan kepada setan menuju ketaatan kepada Allah.
Dari tertawan hawa nafsu menuju kepada Allah.
Dari takut/berharap /Tawakal kepada selain Allah menuju Allah.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
المسْلِمُ مَنْ سَلِمَ المسْلِمُوْنَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ , و المهاجِرَ مَنْ هَجَرَ مَا نهَى اللهُ عَنْهُ
“Yang disebut dengan muslim sejati adalah orang yang selamat orang muslim lainnya dari lisan dan tangannya. Dan orang yang berhijrah adalah orang yang berhijrah dari perkara yang dilarang oleh Allah .” (HR. Bukhari no. 10 dan Muslim no. 40 )
*Kaidah,*
1. Kedua jenis hijrah ini merupakan ibadah yang agung. Karenanya harus dikerjakan dengan ikhlas, bukan riya bukan ingin pengakuan.
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda :
“Dan barangsiapa yang meninggalkan sesuatu karena Allah, maka Allah akan ganti dengan yang lebih baik.”
Contoh lain, dalam sebuah hadits, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda :
فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُوْلِهِ فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُوْلِهِ، وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيْبُهَا أَوْ امْرَأَةٍ يَنْكِحُهَا فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ .
Siapa yang hijrahnya karena (ingin mendapatkan keridhaan) Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada (keridhaan) Allah dan Rasul-Nya. Dan siapa yang hijrahnya karena dunia yang dikehendakinya atau karena wanita yang ingin dinikahinya maka hijrahnya (akan bernilai sebagaimana) yang dia niatkan.
2. Kaidah dalam Fathul Bari.
Hukum itu berputar bersama sebabnya.
Misalnya, seorang muslim tinggal di negri kafir namun masih bisa menampakkan syiar Islam.
Contoh hijrah para sahabat ke negeri Habasyah, yang akhir Najasy masuk Islam.
Jadi tinggal di negri kafir dan ada intimidasi, tidak bisa laksanakan ibadah maka wajib. (hukum asal wajib) hijrah kecuali tidak mampu.
Bila baru hijrah maka pertahankan semangat, dan cari komunitas baru.
##$$—aa-$$##


