USHUL TSALATSAH-04
*USHUL TSALATSAH-04*
Syarah oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin
Ustadz Musa Mulyadi, Lc
29 Shafar 1447H /24 Agustus 2025
Masjid Al Ikhlas Dukuh Bima
Penulis kitab ini adalah Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab.
➡️ Agama yang hanif
اِعْلَمْ أَرْشَدَكَ اللهُ لِطَاعَتِهِ أَنَّ الحَنِيفِيَّةَ مِلَّةَ إِبْرَاهِيمَ: أَنْ تَعْبُدَ اللهَ مُخْلِصًا لَهُ الدِّينَ، كَمَا قَالَ تَعَالَى: (وَمَا خَلَقْتُ الجِنَّ وَالإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ).
“Ketahuilah – semoga Allah menunjukimu untuk taat kepada-Nya – bahwa agama hanif adalah agama Ibrahim, yaitu engkau beribadah kepada Allah dengan mengikhlaskan agama hanya untuk-Nya. Sebagaimana firman Allah Ta‘ala: Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia kecuali agar mereka beribadah kepada-Ku (QS. Adz-Dariyat: 56).”
Hanif secara bahasa adalah dari kata أحنف yang artinya condong yaitu condong kepada tauhid dan menjauhi dari kesyirikan.
Nabi Ibrahim banyak disebut di dalam Al-Qur’an.
وَاتَّخَذَ اللَّهُ إِبْرَاهِيمَ خَلِيلًا
Dan Allah menjadikan Ibrahim sebagai kekasih-Nya.” (QS. An-Nisa[4]:125)
Ibadah kepada Allah bisa diraih bila ada pengagungan dan cinta kepada Allah.
فَإِذَا قِيلَ لَكَ: مَا الْعِبَادَةُ؟ قُلْ: هِيَ اسْمٌ جَامِعٌ لِكُلِّ مَا يُحِبُّهُ اللهُ وَيَرْضَاهُ، مِنَ الأَقْوَالِ وَالأَعْمَالِ الظَّاهِرَةِ وَالْبَاطِنَةِ.
“Apabila dikatakan kepadamu: ‘Apakah ibadah itu?’ Maka katakanlah: ‘Ibadah adalah nama yang mencakup segala sesuatu yang dicintai dan diridhai Allah, baik berupa ucapan maupun perbuatan, yang lahir maupun yang batin.’”
Intinya Cinta dan Taqdim.❗
Ibadah tanda cinta akan berat.
Ikhlas adalah bermaksud seseorang dengan ibadah.
1. Wajah Allah
2. Agar bisa sampai kepada surga
Dengan cara tidak menyembah selain Allah Subhanahu wa Ta’ala (Nabi, Rasul, malaikat dll).
Ini berat karena ibadah bisa menjadi alat untuk mendatangkan dunia. Pada asalnya untuk dapat dunia adalah dengan muamalah.
Berapa ayat tentang kemuliaan Nabi Ibrahim.
ثُمَّ أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ أَنِ اتَّبِعْ مِلَّةَ إِبْرَاهِيمَ حَنِيفًا ۖ وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِينَ
“Kemudian Kami wahyukan kepadamu (Muhammad): Ikutilah agama Ibrahim yang lurus, dan dia tidak termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah.”
QS. An-Naḥl [16]:123
قُلْ صَدَقَ اللَّهُ فَاتَّبِعُوا مِلَّةَ إِبْرَاهِيمَ حَنِيفًا ۗ وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِينَ
Artinya:
“Katakanlah: Benarlah (apa yang difirmankan) Allah. Maka ikutilah agama Ibrahim yang lurus, dan dia tidak termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah.” QS Ali Imran 95.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
مَا كَا نَ اِبْرٰهِيْمُ يَهُوْدِيًّا وَّلَا نَصْرَا نِيًّا وَّ لٰكِنْ كَا نَ حَنِيْفًا مُّسْلِمًا ۗ وَمَا كَا نَ مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ
“Ibrahim bukanlah seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang Nasrani, tetapi dia adalah seorang yang lurus, muslim, dan dia tidaklah termasuk orang-orang musyrik.”
(QS. Ali ‘Imran 3: Ayat 67)
Ibadah ada dua ;
1. Ibadah Kauniyyah : tunduk dengan perintah Allah, yang perintah tersebut berbentuk kauny = kejadian alam, semua makhluk. Milik Allah.
2. Ibadah Syar’iyah, ibadah sesuai syariah Allah.
Rasulullah ﷺ mencontohkan diri sebagai hamba Allah yang terbaik.
Semakin seseorang membudakkan diri kepada Allah maka akan semakin mulia.
Bentuk dhahir ibadah adalah kehinaan, sujud di atas tanah, angkat tangan.
TAUHID
Kata توحيد (Tauhid) berasal dari kata kerja وَحَّدَ – يُوَحِّدُ – تَوْحِيدًا
Artinya menjadikan sesuatu itu satu / mengesakan.
Tauhid adalah mengesakan Allah Ta‘ala dalam segala hal yang menjadi kekhususan-Nya.
Maksudnya: hanya Allah yang disembah, hanya Allah yang diyakini sebagai Rabb, dan hanya Allah yang memiliki nama & sifat yang sempurna.
Ulama membagi tauhid menjadi 3 :
1. Tauhid Rububiyyah → meyakini Allah satu-satunya Pencipta, Penguasa, dan Pengatur alam semesta.
2. Tauhid Uluhiyyah → mengesakan Allah dalam ibadah, tidak menyembah selain-Nya.
3. Tauhid Asma’ wa Sifat → menetapkan nama dan sifat Allah
Dalam hal ini yang dimaksud Tauhid adalah Tauhid Uluhiyyah yang banyak terjadi penyimpangan di jaman Jahiliyah.
Semoga bermanfaat.
##$$-aa-$$##

