SHIRAH # THALHAH BIN UBAIDILLAH
- SHIRAH # HAMZAH BIN ABDUL MUTHALIB (1)
- SHIRAH # HAMZAN BIN ABDUL MUTHALIB (2) & ABBAS BIN ABDUL MUTHALIB
- SHIRAH # BILAL BIN RABAH
- SHIRAH # SA’AD BIN ABI WAQQASH (1)
- SHIRAH # SA’AD BIN ABI WAQQASH(2) – Perang Qadisiyyah
- SHIRAH # ABDULLAH IBNU UMMI MAKTUM
- SHIRAH # SA’ID BIN ZAID
- SHIRAH # ABU UBAIDAH BIN AL JARRAH
- SHIRAH # MUSH’AB BIN UMAIR
- SHIRAH # THALHAH BIN UBAIDILLAH
Diterbitkan pertama kali pada: 01-Jul-2020 @ 21:06
3 menit membacaKisah Sahabat : Thalhah bin Ubaidillah dan Abdurahman bin Auf.
Ustadz Muhammad Anwar, Lc
14 Rabi’ul Akhir 1440H
Kenapa kita perlu belajar Shirah Sahabat? Apakah para sahabat perlu pujian kita? Tidak, karena mereka cukupkan diri dengan pujian dari Allah..
Ini salah satunya..
Allah berfirman,
وَٱصْبِرْ نَفْسَكَ مَعَ ٱلَّذِينَ يَدْعُونَ رَبَّهُم بِٱلْغَدَوٰةِ وَٱلْعَشِىِّ يُرِيدُونَ وَجْهَهُۥ ۖ وَلَا تَعْدُ عَيْنَاكَ عَنْهُمْ تُرِيدُ زِينَةَ ٱلْحَيَوٰةِ ٱلدُّنْيَا ۖ وَلَا تُطِعْ مَنْ أَغْفَلْنَا قَلْبَهُۥ عَن ذِكْرِنَا وَٱتَّبَعَ هَوَىٰهُ وَكَانَ أَمْرُهُۥ فُرُطًۭا
Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan dunia ini; dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas. Qs Al Kahfi 28.
Kita wajib mencontoh para sahabat untuk kita ambil contoh dan pelajaran dari mereka..
Saat ini ada krisis panutan bagi kita dan anak-anak kita..
Pujian Allah pada para sahabat, pada ayat berikut.
مُّحَمَّدٌ رَّسُولُ اللَّهِ ۚ وَالَّذِينَ مَعَهُ ۥ ٓ أَشِدَّآءُ عَلَى الْكُفَّارِ رُحَمَآءُ بَيْنَهُمْ ۖ تَرٰىهُمْ رُكَّعًا سُجَّدًا يَبْتَغُونَ فَضْلًا مِّنَ اللَّهِ وَرِضْوٰنًا ۖ سِيمَاهُمْ فِى وُجُوهِهِمْ مِّنْ أَثَرِ السُّجُودِ ۚ ذٰلِكَ مَثَلُهُمْ فِى التَّوْرٰىةِ ۚ وَمَثَلُهُمْ فِى الْإِنْجِيلِ كَزَرْعٍ أَخْرَجَ شَطْئَهُ ۥ فَئَازَرَهُ ۥ فَاسْتَغْلَظَ فَاسْتَوٰى عَلٰى سُوقِهِۦ يُعْجِبُ الزُّرَّاعَ لِيَغِيظَ بِهِمُ الْكُفَّارَ ۗ وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ ءَامَنُوا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ مِنْهُمْ مَّغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيمًۢا
“Muhammad adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia bersikap keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. Kamu melihat mereka rukuk dan sujud mencari karunia Allah dan keridaan-Nya. Pada wajah mereka tampak tanda-tanda bekas sujud. Demikianlah sifat-sifat mereka (yang diungkapkan) dalam Taurat dan sifat-sifat mereka (yang diungkapkan) dalam Injil, yaitu seperti benih yang mengeluarkan tunasnya, kemudian tunas itu semakin kuat, lalu menjadi besar dan tegak lurus di atas batangnya, tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mukmin). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan di antara mereka, ampunan dan pahala yang besar.”
(QS. Al-Fath Ayat 29)
Masih ada beberapa ayat pujian Allah pada para sahabat..
Thalhah, sahabat yang memeluk Islam di awal Islam, beliau termasuk bangsawan saat itu, sehingga gangguan orang kafir terhadap nya kurang dan tidak ikut hijrah ke Habasyah seperti para sahabat lainnya..
*Keutamaan Thalhah bin Ubaidillah*
Antara lain..
Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam mengatakan..
مَنْ سَرَّهُ أَنْ يَنْظُرَ إِلَى رَجُلٍ يَمْشِيْ عَلَى اْلأَرْضِ وَقَدْ قَضٰى نَحْبَهُ فَلْيَنْظُرْ إِلٰى طَلْحَةَ .
“Barangsiapa ingin melihat kepada soerang lelaki yang masih berjalan di bumi sedang mati syahidnya sungguh telah ditentukan, maka hendaklah dia melihat kepada Thalhah.”
Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam memberi gelar Thalhah dengan Al Khayr.. (yang baik), pada kejadian perang Uhud.
Juga digelari Al fayath, kebaikannya melimpah..
Al jawad.. Yaitu dermawan.
Pada suatu hari istrinya melihat Thalhah bin Ubaidillah sedang murung dan duduk termenung sedih. Melihat kondisi suaminya, sang istri segera menanyakan penyebab kesedihannya dan Thalhah mejawab, ” Uang yang ada di tanganku sekarang ini begitu banyak sehingga memusingkanku. Apa yang harus kulakukan?
” Maka istrinya berkata, “Uang yang ada ditanganmu itu bagi-Bagikanlah kepada fakir-miskin.” Maka dibagi-bagikannyalah seluruh uang yang ada ditangan Thalhah tanpa meninggalkan sepeserpun.
Pada jaman khalifah Utsman Bin Affan, pernah sedekah tanah untuk kaum muslimin senilai Rp 15M.
Ukuran kekayaan para sahabat itu adalah besarnya sedekah mereka, bukan harta yang mereka miliki..
*Wafat nya Thalhah bin Ubaidillah *
Terjadi pada saat perang Jamal.
Perang saudara antara ahlu sunnah melawan ahlu sunnah.
Akibat terbunuh nya Utsman bin Affan, Ali melihat akan ada pertumpahan darah, maka pindahkan ibu kota ke Kuffah..
Muawiyah bin Abi Sufyan menuntut segera dilakukan qisos terhadap pembunuh Utsman, sedangkan Ali ingin membuat stabil dulu keamanan kaum muslimin dan negara..
Aisyah, Thalhah dan Abu Zubair.. Datang untuk menyelesaikan perbedaan antara Ali dan Muawiyah.. Dan Ali sudah sepakat dengan Aisyah, Thalhah dan Zubair..
Tapi muncul pihak perusak, yang dipimpin oleh Abdullah bin Sabak, gembong syiah. Dan menyusup kan pengikutnya ke pihak Ali dan pihak Aisyah dan singkat cerita Abdullah bin Sabak berhasil membuat Aisyah berperang melawan Ali…
Dan dalam perang tersebut, maka terbunuh lah Thalhah bin Ubaidillah..meskipun saat perang tersebut tidak angkat senjata tapi berusaha mendamaikan perang saudara tersebut..
Thalhah terbunuh karena terkena anak panah nyasar. Namun, yang masyhur, orang yang membidiknya adalah Marwan bin Alhakam. Bidikan Marwan mengenai kakinya, tepat pada bekas luka lamanya.
Zubair tidak ikut angkat senjata dan meninggal peperangan tersebut namun dibunuh oleh seseorang (Amr bin Jurmus) saat sedang sholat.. Dan Ali pun melaknat Amr bin Jurmus…
##$$-aa-$$##

