Ustadz Badru Salam, LcAqidah

AL ISBAH – MANHAJ SALAF DALAM TARBIYAH DAN PERBAIKAN – 2

Diterbitkan pertama kali pada: 06-Agu-2024 @ 16:54

9 menit membaca

*AL ISBAH – MANHAJ SALAF DALAM TARBIYAH DAN PERBAIKAN – 2*
Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc
10 Muharam 1446H/17 July 2024
Masjid Al Ikhlas Dukuh Bima

➡️ *KAIDAH 3 : Ahlussunnah Wal jamaah tidak mungkin memisahkan pemahaman Al Qur’an dari sunnah*

Karena Al Qur’an sangat membutuhkan sunnah dan sunnah yang menafsirkan Al Qur’an.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَاَ نْزَلْنَاۤ اِلَيْكَ الذِّكْرَ لِتُبَيِّنَ لِلنَّا سِ مَا نُزِّلَ اِلَيْهِمْ

“Dan Kami turunkan Ad-Zikr (Al-Qur’an) kepadamu, agar engkau menerangkan/menjelaskan kepada manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka.”
(QS. An-Nahl 16: Ayat 44)

🔸 Bentuk penjelasan sunnah akan Al Qur’an ada banyak, contoh

1️⃣. Menjelaskan ayat yang global.
Contoh perintah dirikan sholat dan bayar zakat, haji, puasa.

Dalam Al Qur’an tidak dijumpai jumlah rakaat sholat, detail zakat.

Rasulullah ﷺ bersabda:

أَلاَ إِنِّي أُوْتِيْتُ الْقُرْآنَ وَمِثْلَهُ مَعَهُ

Ketahuilah, bahwa aku telah diberi wahyu al-Qur’an dan yang semisal al-Qur’an (yakni Sunnah) datang bersamanya. HR Ahmad.

Yang semisal dengan Al Qur’an adalah sunnah.

Nabi ﷺ bersabda terkait akan datang segolongan orang yang ingkar sunnah :

Ketahuilah sesungguhnya diturunkan kepada ku Al Quran dan yang semisalnya bersamanya, ketahuilah akan datang seseorang yang kenyang duduk diatas pembaringannya berkata: berpegang teguhlah kepada Al Quran ini saja, semua yang kalian dapati padanya kehalalan maka halalkan dan yang kalian dapati padanya satu keharoman maka haramkanlah. [HR Ahmad dan Abu Dawud]

Kalau kita belajar hadits sudah otomatis belajar Al Qur’an.
Orang yang paling paham sunnah berarti dia yang paling paham Al Qur’an.

Umar bin Khaththab berkata : nanti akan datang suatu kaum yang akan mendebat kalian dengan ayat-ayat yang mutasyabihat. Maka, debat mereka dengan sunnah.

➡️ Mengkhususkan keumuman Al Qur’an, contoh ayat tentang warisan (Surat An Nisa).

Rasulullah ﷺ bersabda – orang yang tidak dapat warisan, yaitu pembunuhan, Islam dan kafir tidak saling mewarisi.

➡️ Juga ada kekhususan bahwa tidak ada wasiat untuk ahli waris.

Oleh karena itu Nabi ﷺ menganjurkan orang untuk belajar hadits, doa Nabi ﷺ adalah :

نَضَّرَ اللَّهُ امْرَأً سَمِعَ مَقَالَتِي فَوَعَاهَا وَحَفِظَهَا وَبَلَّغَهَا
“Semoga Allah memberikan nudhrah (cahaya di wajah) kepada orang yang mendengarkan sabdaku lalu ia memahaminya, menghafalnya, dan menyampaikannya.” HR Tirmidzi

Jadi harus pahamkan orang-orang untuk memahami sunnah.

Aisyah – akhlak Rasulullah ﷺ adalah Al Qur’an.

‼️Namun saat ini banyak orang yang berusaha menghancurkan sunnah, ada upaya meragukan hadits, misal nya orang orientalist yang menyatakan bahwa hadits mulai dicatat sekitar 200 tahun setelah wafatnya Rasulullah ﷺ. (ini syubhat).

Visi orientalist – melemahkan orientasi muslim terhadap hadits dengan salah satu nya menyebarkan hadits-hadits palsu. Dengan membuat kamus besar hadits.

Penulis kamus besar itu adalah Wengsing keturunan Yahudi,

Mereka belajar hadits dalam rangka mencari kelemahan Islam.

BANTAHAN – hadits itu sudah dicatat sejak jaman Nabi ﷺ, misalnya ditulis oleh
🔸sahabat Abdullah bin Amr. ✅

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو رضي الله عنه قَالَ كُنْتُ أَكْتُبُ كُلَّ شَىْءٍ أَسْمَعُهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ ﷺ أُرِيدُ حِفْظَهُ فَنَهَتْنِى قُرَيْشٌ وَقَالُوا أَتَكْتُبُ كُلَّ شَىْءٍ تَسْمَعُهُ وَرَسُولُ اللَّهِ ﷺ بَشَرٌ يَتَكَلَّمُ فِى الْغَضَبِ وَالرِّضَا فَأَمْسَكْتُ عَنِ الْكِتَابِ فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لِرَسُولِ اللَّهِ ﷺ فَأَوْمَأَ بِأُصْبُعِهِ إِلَى فِيهِ فَقَالَ اُكْتُبْ فَوَالَّذِى نَفْسِى بِيَدِهِ مَا يَخْرُجُ مِنْهُ إِلاَّ حَقٌّ

Dari Abdullah ibn ‘Amr ra ia berkata: Aku menulis segala sesuatu yang aku dengar dari Rasulullah ﷺ , agar aku bisa menghafalnya. Kemudian orang-orang Quraisy melarangku dan mereka berkata: “Apakah engkau akan menulis segala sesuatu yang engkau dengar, sementara Rasulullah ﷺ adalah seorang manusia biasa yang berbicara dalam keadaan marah dan senang?” 

Aku pun tidak menulis lagi, kemudian hal itu aku ceritakan kepada Rasulullah ﷺ . Beliau lalu berisyarat dengan meletakkan jarinya pada mulut, lalu bersabda: “Tulislah, demi jiwaku yang ada di tangan-Nya, tidaklah keluar darinya (mulut) kecuali kebenaran.” (Sunan Abi Dawud)

Sejak saat itu Abdullah bin Amr menulis lagi dan punya shahifah yang isinya lebih dari 1000 hadits. Dan akhirnya semua hadits di dalam nya dikeluarkan oleh Muslim dalam shahih nya.

🔸Ibnu Abbas juga mencatat hadits, sampai disebutkan sepenuh muatan unta.

🔸Juga Anas bin Malik mencatat hadits, setiap yang Rasulullah ﷺ ucapkan dan beliau bacakan lagi kepada Rasulullah ﷺ.

🔸Ali bin Abi Thalib juga mencatat hadits.

Yang pertama memerintahkan untuk pembukuan hadits adalah khalifah Umar bin Abdul Aziz.

🎤 Yang pertama buat buku adalah Imam Az Zuhri yang wafat tahun 125H.

➡️ *KAIDAH 4 : Ahlussunnah Wal jamaah (salafiyin) dalam memahami Al Qur’an dan Sunnah merujuk pada pemahaman salafus sholeh.*

Salaf secara bahasa artinya yang telah lalu.
Secara istilah, salah adalah sahabat, Tabiin, tabiut Tabiin, yang dinyatakan oleh Rasulullah ﷺ sebagai generasi terbaik.

Nabi ﷺ bersabda,

خَيْرُ النَّاسِ قَرْنِي ثُمَّ الَّذِيْنَ يَلُوْنَهُمْ ثُمَّ الَّذِيْنَ يَلُوْنَهُمْ

“Sebaik-baik manusia ialah pada generasiku, kemudian generasi berikutnya, kemudian generasi berikutnya.” (HR Bukhari dan Muslim)

🔸Makna sebaik-baiknya manusia dalam hal agama, akhlak, aqidah, ibadah, pemahaman, muamalah… Semuanya.

Terutama generasi para sahabat, yang Allah puji dalam banyak ayat.

🔸Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَا لسّٰبِقُوْنَ الْاَ وَّلُوْنَ مِنَ الْمُهٰجِرِيْنَ وَا لْاَ نْصَا رِ وَا لَّذِيْنَ اتَّبَعُوْهُمْ بِاِ حْسَا نٍ ۙ رَّضِيَ اللّٰهُ عَنْهُمْ وَرَضُوْا عَنْهُ

“Dan orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) di antara orang-orang Muhajirin dan Ansar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah rida kepada mereka dan mereka pun rida kepada Allah.”
(QS. At-Taubah 9: Ayat 100)

Makna وَا لسّٰبِقُوْنَ الْاَ وَّلُوْنَ adalah orang-orang yang pertama kali masuk Islam Muhajirin Dan Ashar.. Dan orang-orang yang mengikuti mereka, Dan Allah ridho dengan mereka.

❗Mahfum ayat ini, barangsiapa yang tidak ikuti sahabat berarti Allah tidak ridho kepada mereka.

Kita harus ridho dengan pemahaman para shahabat.

❗Imam Syafi’i : Allah sudah memuji para shahabat dalam Al Qur’an dan melalui lisan Rasulullah ﷺ, dan para shahabat di atas kita pada setiap ilmu, istimbat, isridroq.. Pendapat mereka lebih terpuji untuk kita dan lebih layak untuk kita ikuti daripada pendapat kita. Riwayat Robi Bin Annas.

❗Hudzaifah Ibnu Yaman berkata : setiap ibadah yang tidak pernah dilakukan oleh para shahabat, maka jangan sekali-kali kalian beribadah dengan ibadah tersebut.

Generasi pertama ini sudah dijamin Allah dan Rasul-Nya.

Kalau kita lebih ridho dengan ulama-ulama belakang daripada dengan para sahabat, maka ini tertipu. Tidak ada pujian khusus dari Allah dan Rasul-Nya untuk ulama belakangan, hanya pada para shahabat.

Nabi ﷺ menjadikan para shahabat untuk keamanan umat Islam. Rasulullah ﷺ bersabda, para sahabatku adalah keamanan untuk umat ku. HR Muslim.

Imam An Nawawi menjelaskan – keamanan dari kebid’ahan dan penyimpangan dalam agama,keamanan dari munculnya tanduk syetan.

Pemikiran sesat itu muncul setelah jaman para shahabat..

✅ Firqah dikatakan sesat bila tidak mau ikuti pemahaman para shahabat.

📢 Abdullah bin Abbas ketika ditanya Umar bin Khaththab :

Umar – bagaimana Bisa umat islam berpecah belah padahal sama Nabinya, sama kitab nya.
Ibnu Abbas menjawab : “Wahai Amirul-Mu’minin! Sesungguhnya Al-Qur’an diturunkan kepada kita. Kita membacanya dan mengetahui pada siapa Al-Qur’an itu turun. Kemudian akan datang setelah kita orang-orang yang membaca Al-Qur’an tetapi tidak tahu pada siapa ia diturunkan, lalu mereka menggunakan akal mereka, dan bila mereka *menggunakan akal, pastilah terjadi perselisihan, dan bila mereka berselisih, pastilah terjadi pertikaian*…” riwayat Abu Ubaid Al Hawary.

Umat berpecah belah Karena ikut pemahaman masing-masing.

‼️ Lihatlah bagaimana Rasulullah ﷺ sudah memberi peringatan.

Rasulullah ﷺ bersabda bahwa ahli kitab telah berpecah menjadi 72 millah dan umat Islam ternyata berpecah menjadi 73 millah; 72 di neraka dan yang 1 itu di surga. Siapa mereka? Kata Rasulullah ﷺ yaitu Al-Jamaah. Dan dalam sebuah riwayat, Rasulullah menafsirkan siapa itu Al-Jama’ah, kata Rasulullah:

مَا أَنَا عَلَيْهِ وَأَصْحَابِي

“Yaitu yang aku di atasnya dan para sahabatku.” (HR. Tirmidzi)

🔸Ketika seorang wanita pernah bertanya kepada Rasulullah ﷺ, kalau akau tidak mendapatkan engkau wahai Rasulullah, kepada siapa nanti ambil rujukan? Rasulullah ﷺ jawab – ambil dari Abu Bakar dan Umar bin Khaththab.

Kewajiban kita adalah jadikan para sahabat bagaikan bintang sebagai petunjuk jalan menuju surga.

➡️ *KAIDAH 5 : Ahlussunnah, dakwah yang pertama diseru adalah tauhid*

Dakwah mana saja yang bukan menyeru tauhid gak bakalan berhasil, bahkan itu dakwah yang menyimpang.

Kalau ada dai dakwah nya tidak pernah bahas tauhid maka manhaj nya dipertanyakan.

Semua para nabi, dakwah nya tauhid.
Bukan lewat ekonomi, bukan lewat politik.

Saat Rasulullah ﷺ kirim dai untuk dakwah, pesan nya adalah dakwah tauhid.

Diriwayatkan dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, beliau berkata,

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعَثَ مُعَاذًا رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ إِلَى اليَمَنِ، فَقَالَ: ادْعُهُمْ إِلَى شَهَادَةِ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، وَأَنِّي رَسُولُ اللَّهِ، فَإِنْ هُمْ أَطَاعُوا لِذَلِكَ، فَأَعْلِمْهُمْ أَنَّ اللَّهَ قَدِ افْتَرَضَ عَلَيْهِمْ خَمْسَ صَلَوَاتٍ فِي كُلِّ يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ، فَإِنْ هُمْ أَطَاعُوا لِذَلِكَ، فَأَعْلِمْهُمْ أَنَّ اللَّهَ افْتَرَضَ عَلَيْهِمْ صَدَقَةً فِي أَمْوَالِهِمْ تُؤْخَذُ مِنْ أَغْنِيَائِهِمْ وَتُرَدُّ عَلَى فُقَرَائِهِمْ

“Ketika Nabi ﷺ mengutus Mu’adz radhiyallahu ‘anhu ke negeri Yaman, beliau berkata, ‘Ajaklah mereka kepada syahadah (persaksian) bahwa tidak ada ilah (sesembahan) yang berhak disembah, kecuali Allah; dan bahwa aku adalah utusan Allah. Jika mereka telah menaatinya, maka beritahukanlah bahwa Allah mewajibkan atas mereka salat lima waktu sehari semalam. Dan jika mereka telah menaatinya, beritahukanlah bahwa Allah telah mewajibkan atas mereka sedekah (zakat) dari harta mereka yang diambil dari orang-orang kaya mereka dan diberikan kepada orang-orang fakir mereka.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam riwayat lain ada tambahan – sampai mereka mentauhidkan Allah.

❓Bila ada pertanyaan – kan dulu memang dakwah Nabi kepada kaum kafir, sedang kita dakwah kepada kaum muslim.

Jawaban : saat ini banyak muslim yang gak paham tauhid.

Contohnya.
1. Banyak umat Islam yang agungkan kuburan, yang berdoa Kepada kuburan.
2. Banyak umat Islam yang jadikan dukun sebagai rujukan. Bahkan disebut orang pintar, penasihat spiritual.
3. Masih banyak umat Islam yang pakai jimat, penangkal

Dan bagi yang sudah paham tauhid, maka agar semakin kokoh.

Lima hari sebelum wafat, Rasulullah ﷺ wanti-wanti masalah tauhid.

Sebagaimana disebutkan di dalam hadits di bawah ini, Dari Jundab, dia berkata: Lima hari sebelum Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam wafat, aku mendengar beliau bersabda:

أَلَا وَإِنَّ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ كَانُوا يَتَّخِذُونَ قُبُورَ أَنْبِيَائِهِمْ وَصَالِحِيهِمْ مَسَاجِدَ أَلَا فَلَا تَتَّخِذُوا الْقُبُورَ مَسَاجِدَ إِنِّي أَنْهَاكُمْ عَنْ ذَلِكَ

“Ketahuilah, sesungguhnya orang-orang sebelum kamu dahulu telah menjadikan kubur-kubur Nabi-Nabi mereka dan orang-orang sholih mereka sebagai masjid-masjid! Ingatlah, maka janganlah kamu menjadikan kubur-kubur sebagai masjid-masjid, sesungguhnya aku melarang kamu dari hal itu!” (HR Muslim)

Jangan pernah merasa kita sudah hebat tauhidnya.

❓❓Kenapa dakwah nabi yang pertama adalah tauhid, bukan Khilafah misalnya.

1. Pondasi amal adalah tauhid. Amal tidak diterima bila ada syirik.

2. Tauhid adalah sumber segala kebaikan, sebagaimana syirik adalah sumber segala keburukan. Semakin kuat tauhid semakin nampak pada amal sholeh. Tunduk dan patuh kepada Allah sangat kuat.

Aisyah berkata : kalau perintah pertama adalah larangan mencuri, maka kami tidak akan berhenti mencuri. Dst.

📢 Setelah tauhid kuat maka..
Pengharaman arak dimulai di Madinah
Perintah hijab

✅ Kalau di hati sudah tumbuh rasa takut kepada Allah maka sangat mudah untuk sami’naa wa atho’naa.

Kenalkan siapa Allah
Kenalkan tauhid Uluhiyah, tauhid Rububiyah dst

♦️ *Hakikat tauhid* adalah menghilangkan berhala, ada dua berhala dalam hidup kita, yaitu :
1. Berhala yang tampak dan kasat di mata, yaitu semua yang diibadahi selain Allah berupa kuburan, patung, pohon dst.

2. Berhala tidak kasat mata, yaitu Hawa nafsu.

Hasan bin Ali Al Midwai berkata : berhala setiap manusia itu adalah hawa nafsunya.
Siapa yang berhasil mengalahkan berhala dalam dirinya maka dia berhak Diberikan oleh Allah kemuliaan.

Tanamkan untuk hambakan diri kepada Allah. Bukan menjadi hamba yang lain (harta dst).

Rasulullah ﷺ  bersabda,

ﺗَﻌِﺲَ ﻋَﺒْﺪُ ﺍﻟﺪِّﻳْﻨَﺎﺭِ ﺗَﻌِﺲَ ﻋَﺒْﺪُ ﺍﻟﺪِّﺭْﻫَﻢِ، ﺗَﻌِﺲَ ﻋَﺒْﺪُ ﺍﻟْﺨَﻤِﻴْﺼَﺔِ ﺗَﻌِﺲَ ﻋَﺒْﺪُ ﺍﻟْﺨَﻤِﻴْﻠَﺔِ ﺇِﻥْ ﺃُﻋْﻄِﻲَ ﺭَﺿِﻲَ ﻭَﺇِﻥْ ﻟَﻢْ ﻳُﻌْﻂَ ﺳَﺨِﻂَ

“Celakalah hamba dinar, celakalah hamba dirham, celakalah hamba khamisah dan khamilah (sejenis pakaian yang terbuat dari wool/sutera). Jika diberi ia senang, tetapi jika tidak diberi ia marah”.[HR. Bukhari]

Orang yang masih mempertuhankan hawa nafsu, susah dapat hawa nafsu. Ditegakkan ribuan dalil pun enggan menerima, kecuali Yang sesuai hawa nafsunya.

{أَفَرَأَيْتَ مَنِ اتَّخَذَ إِلَهَهُ هَوَاهُ}

Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya. (Al-Jatsiyah: 23)

Yakni sesungguhnya dia hanya diperintahkan oleh hawa nafsunya. Maka apa saja yang dipandang baik oleh hawa nafsunya, dia kerjakan; dan apa saja yang dipandang buruk oleh hawa nafsunya, dia tinggalkan.

{وَأَضَلَّهُ اللَّهُ عَلَى عِلْمٍ}

dan Allah membiarkannya sesat berdasarkan ilmu-Nya. (Al-Jatsiyah: 23)

Allah menjadikannya sesat sesudah sampai kepadanya pengetahuan dan sesudah hujah ditegakkan terhadapnya.

Hati-hati, dengan keadaan misal saat nonton TV Bola, kemudian ada adzan.. Dan pilih nonton dari pada penuhi adzan.. Maka ini ada penyakit kesyirikan pada diri kita.

✅✅ Terus pertanyakan tauhid pada diri kita.

Ibnu Qayyim Al Jauziyyah : tauhid itu bagai air yang bening. Kalau kemasukan apapun mudah terpengaruh. Mempertahankan sesuatu yang bening itu berat.

Tauhid bisa dipengaruhi oleh syahwat, syubhat, cinta dunia.. ❗

Contoh Bal’am jaman Nabi Musa yang tinggalkan tauhid hanya karena cinta dunia.

📢 *Jaga terus kebeningan tauhid pada diri kita*. ❗❗

Semoga bermanfaat,

#tarbiyah #Ittiba #hadits #sunnah #tauhid #bening #syirik

##$$-aa-$$##

Digita Template

Bagikan Catatan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin Umroh Nyaman Sesuai Tuntunan Rasulullah?