Diterbitkan pertama kali pada: 30-Jul-2021 @ 21:24

4 menit membaca

FIRQAH AL BAHA’IYYAH
Ustadz Dr Firanda Andirja, Lc MA
21 Dzulhijjah 1442H

Firqah Baha’iyyah adalah sempalan firqah Syiah, merupakan kelanjutan dari firqah Al Babiyyah dan firqah Al Babiyyah adalah pecahan dari Syiah Imamiyyah 12.

Kita mengenal keburukan untuk menjauhi keburukan tersebut. Bila seseorang hanya mengenal kebaikan bisa jadi dia terjerumus dalam keburukan tersebut.

Sebagaimana Hudzaifah yang begitu semangat mengenali kejelekan, di samping ia juga paham amalan baik. Hudzaifah berkata, “Manusia dahulu biasa bertanya pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengenai kebaikan. Aku sendiri sering bertanya mengenai keburukan supaya aku tidak terjerumus di dalamnya.” ( HR. Bukhari dan Muslim)

➡️Al Baha’iyyah

Nisbah kepada Mirza Husein Ali Al Mazandarony yang menggelari dirinya dengan Al Baha’ maksudnya Bahaullah.

Baha’ maksudnya keindahan, maksudnya penampakan keindahan Allah.

Mirza Husein Ali Al Mazandarony
Lahir di Iran 1817M,wafat 1892M.
Asal dari keluarga yang dekat dengan orang-orang Rusia ( kedutaan Rusia)

Berasal dari Al Babiyyah, adalah nisbah kepada Ali Muhammad Asirozy, yang menggelari dirinya sebagai Al Bab (pintu).
Rozy ini mengaku sebagai pintu, perantara Imam Mahdi (versi Syiah).
Lalu mengaku naik pangkat mengaku sebagai Imam Mahdi
Kemudian mengaku sebagai orang yang diberi wahyu dari Allah (Nabi).

Dia punya kitab suci yang diberi nama Al Bayaan (berbahasa Arab),dengan bahasa yang kacau (nahu shorof dll). Dia mengaku kitab suci nya lebh fasih dari Al Qur’an dan lebih utama dari Rasulullah ﷺ.
Pengikutnya orang Iran sehingga tidak paham kesalahan kitab tersebut. Tidak paham irobnya..

Rozy ini sebelum wafat punya 18 juru dakwah spesial dan Mirza Husein sudah ikut Babiyyah ini. Tetapi dia tidak dapat kedudukan yang spesial di sisi Rozy.

Yang paling spesial dari 18 juru dakwah itu Al Mirza Yahya Ali Al Mazandarony, saudara sebapak Mirza Husein.

Mirza Husein ini cemburu dan berusaha masuk ke dalam kepemimpinan dan akhirnya diterima. Banyak buku Al Babiyyah yang diambil oleh Mirza Husein dan disembunyikan , supaya tidak terbongkar bahwa yang akan melanjutkan Al Babiyyah adalah Mirza Yahya bukan Mirza Husein.

Keyakinan Ali Muhammad As Sirozy, setelah turun Al Bayaan, memansukhkan (hapus) Al Qur’an…

Kita kembali ke Mirza Husein Al Mazandarony, Lama kelamaan dia mengaku mendapat wahyu dari Allah Subhanahu wa Ta’ala, kitab suci Aqdas (paling suci),kitab kecil 112 halaman.

Dia mengatakan kitab suci nya ini telah memansukhkan seluruh kitab sebelumnya.
Semua syariat mansukh kecuali yang ada di Al Bayaan,namun sebagian nya pun juga dimansukhkqn.

Contoh dalam Al Bayaan, zina asal ridho gak papa, ini dihapus dalam Al Aqdas
Yaitu dengan syarat ridho serta kedua bapak ibu juga ridho.

Mirza Husein ini mengaku sebagai penampakan Allah. Dia aku agama sebelumnya, dan orang mulia mereka adalah penampakan Allah juga.

Artinya Mirza Husein mengaku sebagai nabi.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

لاَ تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يُبْعَثَ دَجَّالُونَ كَذَّابُونَ قَرِيبًا مِنْ ثَلَاثِينَ كُلُّهُمْ يَزْعُمُ أَنَّهُ رَسُولُ اللَّهِ

“Tidak akan datang hari kiamat sehingga dibangkitkan pembohong – pembohong besar yang jumlahnya mendekati tigapuluh orang, masing – masing mengaku sebagai utusan Allah.” {HR Bukhari)

Mirza Ghulam Ahmad dibantu oleh Inggris
Mirza Husein dibantu oleh Rusia

Seakan-akan ini adalah firqah ini buatan orang-orang kafir untuk memecah belah kaum muslimin.

Kemudian juga untuk menghilangkan ruh jihad sehingga pasrah tanpa ada perlawanan, sehingga penjajahan tetap ada.

Al Baha (Mirza Husein), dikatakan meninggal dalam keadaan hilang ingatan.
Mirza Husein punya nama Abbas yang punya gelar Abdul Baha..

➡️Keyakinan Baha’iyyah

1. Baca 1 ayat Al Aqdas lebih baik dari baca seluruh kitab sebelumnya

2. Al Baha adalah penampakan Allah (sifat Rububiyah)

3. Akui semua Nabi dan tokoh-tokoh dunia termasuk dia adalah utusan Tuhan.

4. Memansukhkan syariat Islam.

➡️Beberapa ajaran Baha’iyyah yang menarik

Berkembang di negara kafir.

1. Semua agama benar, sehingga tidak menyalahkan orang lain.

Al Baha ini suka baca buku sufiyyah, terpengaruh Ibnu Arobi.

2. Kita ini satu suku, tidak ada batas negara..tidak pecah belah

3. Bahasa itu satu. Kata Allah (versi mereka) … Agar mereka di bumi bicara dengan satu bahasa..

Padahal Allah Subhanahu wa Ta’ala menciptakan berbagai suku dan bahasa.

4. Persamaan wanita dan lelaki (tidak pakai jilbab dst).

➡️ Ibadah

1. Tidak ada najis, sehingga sangat jarang mandi.

2. Tidak ada tayamum, cukup baca doa 5x.
Bismillah Ashar Al Adhar

3. Sholat cuma 3 waktu, Subuh, Dhuhur, Ashar (9 rakaat)
Pengikut nya menafsirkan 1 sholat cukup.

4. Sholat cuma baca doa.
Bagi musafir sholat cukup satu sujud.
Tidak ada sholat jamaah.
Sholat Jenazah 6x takbir.
Kiblatnya adalah Al Baha (Palestina).

5. Zakat nya adalah 19%.

6. Puasa, mereka ada 19 bulan, ada bulan Al Ala, puasa 19 hari dan hari raya nya adalah Neirus.

7. Haji ke tempat Al Baha (kubur Palestina, rumah Iran)

8. Poligami, hanya boleh maks 2. Tapi nikah itu wajib. Secara praktek tidak ada poligami.

9. Boleh nikah dengan kerabat (mahram), kecuali istri bapak.

10. Zina,
Al bayaan, syarat zina boleh bila saling ridho
Al Aqdas, ada tambahan ridho dari kedua orang tua.
Dan hukum ini berlaku bagi orang yang belum nikah.
Hukum zina adalah 9 mithqal.
1 mitsqal = 4.25 gram emas
Kalau diulang maka hukumnya 2x nya.

Semoga Allah menjaga aqidah kita..

Semoga bermanfaat..

Bagikan Catatan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin Umroh Nyaman Sesuai Tuntunan Rasulullah?