Hadits

Syarah Kitab Ashabil Hadits – Iman dan kedekatan Ahli Hadits dengan Nabi ﷺ

3 menit membaca

*Syarah Kitab Ashabil Hadits – Iman dan kedekatan Ahli Hadits dengan Nabi ﷺ*
Karya Al Khatib Al Baghdadi
Ustadz Dr Emha Hasan Ayatullah, MA.
25 Muharam 1447H/ 20 Juli 2025
Masjid Al Ikhlas Dukuh Bima

Orang beriman takut dosanya akan membinasakan sedangkan orang munafik menganggap dosa nya seperti lalat beterbangan (ringan).

Orang beriman ingin semua amalannya diterima.

Para ahli hadits anggap gak bisa sholat tahajud itu hukuman. Sofyan Ats Tsaaury pernah gak bisa sholat tahajud selama 5 bulan karena dosanya.

Orang yang sholat subuh itu cukup dengan penjagaan Allah, Imam Nawawi mengatakan maknanya ada dua.

1. Untuk keistimewaan yang amalkan. Yaitu penjagaan Allah.
2. Menjaga dari ancaman terhadap orang yang sholat subuh.

Sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam itu wajib bagi muslim.

Imam Syafi’i berkata : “Tidak ada seorang alim pun menyelisihi petunjuk sunnah.”

Ibnu Taimiyyah – Sunnah itu kalau sudah tegas (dalil kuat) maka wajib bagi kaum muslimin untuk mengamalkan.

Ibnu Bathoh mengutip perkataan Abu Bakar Ash-Shiddiq : Aku tidak berani meninggalkan satu sunnah yang dikerjakan oleh Rasulullah ﷺ, karena aku kuatir ada sunnah Rasulullah ﷺ yang bila saya tinggalkan akan sesat.

Saat ini tidak sedikit sunnah Nabi ﷺ yang ditinggalkan, bahkan mengejek orang yang mengamalkan sunnah. Ternyata ini sudah muncul sejak abad 4H.

Rasulullah ﷺ bersabda,

> “بدأ الإسلام غريبًا وسيعود كما بدأ غريبًا، فطوبى للغرباء.”
“Islam bermula dalam keadaan asing, dan akan kembali menjadi asing sebagaimana ia bermula, maka berbahagialah orang-orang yang asing.”(HR. Muslim)

Al Uza’y : akan datang masa bahwa kebenaran (sunnah) akan diamalkan oleh satu orang saja.

“إن الحق لا يُعرف بكثرة الرجال، ولكن يُعرف باتباع السنة.”
“Kebenaran itu tidak diukur dengan banyaknya pengikut, tetapi dengan mengikuti sunnah.” (bermakna walaupun sendirian).

Ibnu Mas’ud – Al Jamaah (orang yang di atas kebenaran) itu kadang dijalankan satu orang saja.

“الجماعة ما وافق الحق وإن كنت وحدك.”

“Al-jama‘ah adalah apa yang sesuai dengan kebenaran, walaupun engkau seorang diri.”

Dalam hadits ada sanad, ini keistimewaan agama Islam. Karena baru ada di Islam.

Thayyib, kita akan bahas sebuah hadits.

سُئِلَ النبيُّ ﷺ: أيُّ الناسِ أَكْثَرُ إيمانًا؟ فقال: قَوْمٌ يَأْتُونَ مِن بَعْدِي، يُؤْمِنُونَ بِي وَلَمْ يَرَوْنِي

“Rasulullah ﷺ ditanya: ‘Makhluk (manusia) mana yang paling besar imannya?’ Beliau menjawab: ‘Suatu kaum yang datang setelahku, mereka beriman kepadaku padahal mereka belum pernah melihatku.’”

Dalam diksusi (dalam hadits tersebut), para sahabat ada yang menjawab makhluk paling mulia adalah malaikat. Malaikat itu sangat patuh karena dapat langsung perintah dari Allah dan juga tanpa hawa nafsu.

Ibnu Mas’ud –

“الغناء يُنبت النفاق في القلب، كما يُنبت الماء البقل، ولا يجتمع حب القرآن وحب الغناء في قلب عبد أبدًا.”

“Nyanyian itu menumbuhkan kemunafikan dalam hati, sebagaimana air menumbuhkan sayur-sayuran. Dan tidak akan berkumpul cinta kepada Al-Qur’an dan cinta kepada nyanyian dalam satu hati selama-lamanya.”

Lalu bagaimana dengan jaman sekarang ada orang yang hafal Al Qur’an dan pemusik? Jawab – orang yang hafal Al Qur’an tidak ada jaminan juga cinta Al Qur’an.

Imam Syafi’i berkata:

“إذا رأيت رجلاً من أصحاب الحديث فكأني رأيت رجلاً من أصحاب النبي ﷺ، جزاهم الله خيرًا، حفظوا لنا الأصل، فلهم علينا الفضل.”

“Jika engkau melihat seseorang dari kalangan ahli hadits, seakan-akan aku melihat seorang sahabat Nabi ﷺ. Semoga Allah membalas mereka dengan kebaikan, karena mereka menjaga sumber (agama ini) untuk kita. Maka mereka memiliki keutamaan atas kita.”

Ahlu hadits itu menjadi mulia karena sering menyebut Nama Nabi ﷺ dan bershalawat atas Nabi ﷺ.

Ibnu Rajab berkata – takwa itu artinya sunnah (petunjuk Rasulullah ﷺ).

Ada satu ayat – firman Allah.

قُلْ إِن كُنتُمْ تُحِبُّونَ ٱللَّهَ فَٱتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ ٱللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ

“Katakanlah (Muhammad): ‘Jika kalian benar-benar mencintai Allah, maka ikutilah aku, niscaya Allah akan mencintai kalian dan mengampuni dosa-dosa kalian.'”
[QS. Ali ‘Imran: 31]

Ada hadits riwayat lemah dari Al Baghdadi – orang yang paling berhak atas Nabi ﷺ adalah para ahli hadits.

Namun maknanya benar.
1. Makna berhak disini adalah berhak atas syafaat Nabi ﷺ di hari kiamat kelak.
2. Para ahli hadits yang dimaksud adalah orang-orang yang menyebarkan dan mengamalkan sunnah Rasulullah ﷺ. Mereka banyak menulis nama Nabi ﷺ dan bershalawat atas Nabi ﷺ.

Di kalangan para ahli hadits menyingkat Sholawat (kita kenal Saw) itu tercela.

Periwayat hadits ada yang bernama Sofyan
1. Sofyan Ats Tsaury -Kuffah lebih senior.
2. Sofyan bin Uyainah – Makkah.

Hukum asal belajar itu talaqi dengan guru.

Semoga bermanfaat.

#hadits #salaf #mulia #shalawat #nabi #iman #sanad

##$$-aa-$$$$

Digita Template

Bagikan Catatan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin Umroh Nyaman Sesuai Tuntunan Rasulullah?