Ustadz Dr. Firanda Andirja, Lc MATauhid

KITAB TAUHID#13 – BERDO’A KEPADA SELAIN ALLAH ADALAH SYIRIK.

Diterbitkan pertama kali pada: 19-Agu-2020 @ 13:53

2 menit membaca

Kitab Tauhid BAB 14
BERDO’A KEPADA SELAIN ALLAH ADALAH SYIRIK.
Ustadz DR Firanda Andirja, Lc, MA
3 Jumadil Akhir 1439 H

Doa adalah ibadah.
Sujud adalah waktu yang paling dekat dengan Allah subhana wata’ala.

Berdoa kepada selain Allah adalah syirik.

DOA secara umum adalah memohon.
Ada 2.
1. DOA ibadah, semua jenis ibadah spt sholat, dzikir, puasa, haji.

Allah berfirman :
وَأَنَّ الْمَسَاجِدَ لِلَّهِ فَلا تَدْعُوا مَعَ اللَّهِ أَحَدًا

Dan sesungguhnya masjid-masjid itu kepunyaan Allah, maka janganlah kamu menyeru kepada siapa pun selain Allah
(Al-Jin Ayat 19)

Makna تَدْعُوا adalah ibadah.

الدعاء مخ العبادة
“Do’a adalah intisari ibadah

2. DOA al mas’alah, maksudnya permintaan.

DOA mas’alah mengandung doa ibadah
Doa ibadah melazimkan (konsekuensi) doa mas’alah.

DOA mas’alah :
1. Isti’adah : doa untuk menolak kesusahan *sebelum* datangnya

2. Istiqosah: doa untuk menghilangkan penderitaan yang *sedang* dialami.

Ada 2 istiqosah :
– kepada Allah, Tauhid.
– kepada makhluk, ada 2.

A. Pada perkara yang tidak mampu melakukannya kecuali Allah, contoh minta anak, minta dilapangan rezeki, pengampunan maka ini syirik akbar.

B. Pada perkara yang secara umum makhluk mampu melakukannya. Hukum nya boleh.

B1. Ternyata makhluk mampu
B2. Ternyata makhluk tidak mampu.
Contohnya orang yang akan tenggelam minta orang yang ternyata orang tersebut tidak bisa berenang.

Contoh istiqosah dalam Al Quran adalah saat bani Israel bertengkar, dan meminta bantuan kepada Nabi Musa.

Tingkatan Istiqosah/Doa selain Allah :
1. Berdoa memohon hajat kepada mayat.

1.1. Dekat dengan mayat.
– meminta hajat kepada mayat
– meyakini si mayat mempunyai kekuatan ghaib yang tidak tertangkap indera.

1.2. Jauh dari mayat, Ada 3 pelanggaran, 2 pelanggaran diatas dan bahwa si mayat maha mengetahui. Misalnya doa minta kepada Syaikh Abdul Fulan yang makamnya jauh, misal makam di Irak…….

2. Memohon kepada yang masih hidup tapi dia ghaib, tidak hadir di hadapan orang yang memohon.

Misal: wahai wali fula
Ada 2.
2.1 pada perkara yang mampu seandainya orang tersebut hadir.
Misalnya orang mau dirampok, minta tolong orang jago karate yang tidak hadir
Hukum nya syirik, karena meyakini dia maha mendengar.

2.2 memohon kepada orang yang tidak mampu seandainya dia hadir.
Misalnya minta kelapangan rezeki, panjang umur, minta sembuh, minta jodoh.
Hukum nya syirik.

Syetan berperan dalam hal ini.
Banyak wali yang bisa “hadir” di dua tempat dalam waktu yang sama, ini salah satunya pasti syetan.

3. Memohon kepada yang hidup dan hadir perkara yang tidak mampu melakukannya kecuali Allah.
Contoh, meminta seorang gurunya untuk minta anak, kesembuhan,
Hukum nya syirik.

4. Memohon kepada mayat untuk mendoakannya kepada Allah.
Bentuk seorang datang kepada mayat, untuk mendoakan dia kepada Allah.
Hukum ada 2.

4.1 dia minta doa kepada mayat di sisi kuburan
Hukum ada khilaf.
Syirik dan Bid’ah mungkar.
Ada khilaf mayat bisa mendengar atau tidak.
Ini pendapat Ibnu Taimiyah yang dikuatkan oleh Syaikh Utsaimin dan Syaikh Bin Baz.

4.2 dia minta doa jauh dari kuburannya.
Hukum: syirik , karena meyakini mayat tersebut maha mengetahui dan maha mendengar.

Insya Allah dilanjutkan.
$$##-aa-##$$

Bagikan Catatan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin Umroh Nyaman Sesuai Tuntunan Rasulullah?