TematikUstadz Dr. Abdullah Roy, Lc. MA

MENGENAL SYAIKH ABDUL MUHSIN BIN HAMAD AL BADR

3 menit membaca

*MENGENAL SYAIKH ABDUL MUHSIN BIN HAMAD AL BADR*
Ustadz Dr Abdullah Roy, Lc MA
20 Jumadil Awal 1448 H/ 30 Oktober 2026
Masjid Al Ikhlas Dukuh Bima Bekasi

1. Pentingnya mengenal para ulama yang membela agama Allah.

Allah mengangkat derajat orang-orang yang berilmu.

وَيَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ ۚ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ

“… Niscaya Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Dan Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.” QS Al Mujadilah : 11

2. Syaikh Abdul Muhsin bin Hamad bin Abdul Muhsin Al-Abbad Al-Badr.

Tahun lahir: 1353 H (1934 M).
Tempat lahir: Kota Az-Zulfi (الزلفي), wilayah utara Riyadh, Arab Saudi.
Beliau berasal dari keluarga Al-Badr, yang memiliki nasab dari kabilah Anazah.

3. Beliau masuk SD mulai kelas 3 dan masih mengingat nama-nama guru saat beliau masih kecil. Dengan belajar pelajaran yang mendasar : nahwu,

➡️ Faedah
1. Jangan remehkan pengajaran anak-anak kecil.

4. Syaikh pergi ke kota Mekkah tahun 1370H. Dan Pada akhir tahun 1371 H, beliau berangkat ke Riyadh untuk menuntut ilmu di Ma’had Ar-Riyadh Al-‘Ilmi.

Faedah – dalam menuntut ilmu perlu pergi merantau walaupun dengan meninggalkan kenyamanan di kampung halaman.

Kemudian beliau melanjutkan pendidikan ke:
Madrasah Ibtidaiyah di Az-Zulfi.
Ma’had Ar-Riyadh Al-‘Ilmi di Riyadh.
Fakultas Syariah di Riyadh.

5. Sambil belajar, beliau juga ditugaskan untuk mengajar.

6. Dalam biografi beliau setiap menulis pencapaian dengan menuliskan “Allah Yang Memuliakan Aku dengan ini.”

Ini menunjukan bahwa beliau sangat tawadhu.

7. Guru-guru

Beliau juga belajar kepada sejumlah ulama besar, di antaranya:

Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz رحمه الله.
Syaikh Muhammad Al-Amin Asy-Syinqithi رحمه الله.
Syaikh Abdurrazzaq Afifi رحمه الله.
Syaikh Abdurrahman Al-Afriqi رحمه الله.
Syaikh Abdullah bin Shalih Al-Khulaifi رحمه الله.

Orang yang belajar sendiri dikuatirkan akan terjatuh dari jalan Allah. Bisa jadi karena ujub akan kemampuan dirinya.

Memiliki guru dan belajar lama dengan guru makin menjadikan seseorang tawadhu.

Inilah saat nya belajar adab dan akhlak.

Faedah – seseorang jangan melupakan jasa-jasa orang-orang yang membantu/membimbing nya.

8. Saat beliau masih kuliah, beliau juga membuka kelas malam hari di Riyadh yang kebanyakan muridnya adalah para pekerja.

Faedah : hasil dari mengajar akan bisa dilihat setelah puluhan tahun.

9. Beliau termasuk orang yang paling awal mengajar di Universitas Islam Madinah.
Dan apabila lembaga pendidikan didirikan dengan ikhlas dan di atas ketakwaan akan mendatangkan banyak keberkahan. Beliau adalah pimpinan pertama UIM

10. Beliau adalah orang yang sangat komitmen dengan ilmu, yaitu mengajar dua kitab setiap hari di Masjid Nabawi.

11. Beliau mulai mengajar di UIM pada taun 1406H

12. Syaikh masih punya buku catatan semua pelajaran dari ketika kecil sampai dewasa.

Karena hal tersebut adalah ilmu.

13. Beliau masih sering murojaah Al Quran di sela-sela kesibukan.
Beliau termasuk yang menyelesaikan hafalan Al Qur’an tidak saat kecil. Beliau selesaikan hafalan Al Qur’an saat berumur lebih dari 50 tahun.

Faedah – orang yang sangat sibuk dan sangat sibuk saja masih sempat menghafal Al Qur’an.. Bagaimana dengan kita.

Juga mengajak keluarga untuk menghafal Al Qur’an dengan melibatkan sebagai penyimak bacaan.

14. Syaikh berusaha sholat di shaf pertama Masjid Nabawi.

15. Jarang absen mengajar akan menjadikan muridnya rajin belajar,semangat murid jadi lebih bagus.

16. Syaikh tidak sungkan untuk mengulang-ulang pelajaran. Mengulang-ulang ilmu bukan merupakan aib.

17. Syaikh sangat hati-hati dalam berfatwa. Beliau sering menjawab saya tidak tahu. Atau menyarankan penanya untuk bertanya ke Lajna Daimah (para ulama).

18. Beliau gabungkan sikap yang lembut dan tegas dalam berdakwah. Beliau nasihatkan untuk berlemah lembut kepada sesama muslim walaupun sedang berselisih.

19. Ulama adalah lebih banyak benarnya daripada salah nya. Jadi bukan tidak pernah salah.

20. Sampaikan dakwah dengan sumber Al Qur’an dan As Sunnah dengan pemahaman yang sesuai salafus sholeh dan gak perlu dihiraukan omongan orang-orang yang menentang.

Semoga bermanfaat.

#hsi #Abdullahroy #muhadits #abdul #muhsin #albadr

Bagikan Catatan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin Umroh Nyaman Sesuai Tuntunan Rasulullah?