3 menit membaca

📖 *SILSILAH HADITS SHAHIH-07*
✒️ Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani yang disusun oleh Syaikh Masyhur Hasan Alu Salman.
Ustadz Badrusalam, Lc
26 Rajab 1447H/ 15 Januari 2026
Masjid Al Ikhlas Dukuh Bima Bekasi

➡️ BAB 1: Akhlak, Perbuatan baik dan Hubungan sesama manusia.

🔹 Hadits 26

عَنْ عبدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو بْنِ الْعَاصِ، أَنَّهُ سَمِعَ النَّبِيَّ ﷺ يَقُولُ وَهُوَ عَلَى الْمِنْبَرِ: ارْحَمُوا تُرْحَمُوا، وَاغْفِرُوا يُغفَرْ لَكُمْ، وَيْلٌ لِأَقْمَاعِ الْقَوْلِ، وَيْلٌ لِلْمُصِرِّينَ الَّذِينَ يُصِرُّونَ عَلَى مَا فَعَلُوا وَهُمْ يَعْلَمُونَ

Dari Abdullah bin Amru bin Al Ash, secara marfu ; Sayangilah orang lain, niscaya kalian pun akan dirahmati, maafkanlah (orang lain), niscaya Allah akan memaafkan diri kalian. Celakalah orang yang mendengar nasihat, namun nasihat tersebut tidak membekas (dalam hatinya). Dan, celakalah bagi orang-orang yang terus-menerus berbuat maksiat , mereka bersikukuh di atas dosa yang mereka lakukan (tanpa bersedia bertaubat), padahal mereka tahu (keburukannya). HR Bukhari, Ahmad.

Marfu – Sampai Rasulullah ﷺ
Mauquf – sampai sahabat radhiyallahu anhum.

➡️ Faidah.

1. Anjuran untuk punya sifat penyayang.
Hakikat rahmat menurut Ibnul Qayyim – usaha untuk menyampaikan kebaikan untuk orang yang disayangi dan mencegah keburukan dari dia. Rahmat Harus disertai ilmu.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman,

الَّذِينَ يَحْمِلُونَ الْعَرْشَ وَمَنْ حَوْلَهُ يُسَبِّحُونَ بِحَمْدِ رَبِّهِمْ وَيُؤْمِنُونَ بِهِ وَيَسْتَغْفِرُونَ لِلَّذِينَ آمَنُوا ۖ رَبَّنَا وَسِعْتَ كُلَّ شَيْءٍ رَحْمَةً وَعِلْمًا فَاغْفِرْ لِلَّذِينَ تَابُوا وَاتَّبَعُوا سَبِيلَكَ وَقِهِمْ عَذَابَ الْجَحِيمِ

“(Malaikat-malaikat) yang memikul ‘Arsy dan malaikat yang berada di sekelilingnya bertasbih memuji Rabb nya dan mereka beriman kepada-Nya serta memohonkan ampunan bagi orang-orang yang beriman (seraya berkata), ‘Ya Tuhan kami, rahmat dan ilmu-Mu meliputi segala sesuatu. Maka ampunilah orang-orang yang bertobat dan mengikuti jalan-Mu, dan peliharalah mereka dari azab neraka.’”. Qs Ghafir ayat 7.

Rahmat belum tentu enak, karena Allah sangat sayang kepada Nabi tapi berat sekali tugas nya. Kasih sayang Allah itu berupa hidayah, petunjuk dst.

Tabiin terbaik adalah Uwais Al Qarny, padahal dia bukan orang terpandang, tidak kaya, bukan orang besar dst.

Nabi –’alaihis sholatu was salaam- bersabda :

الرَّاحِمُوْنَ يَرْحَمُهُمُ الرَّحْمَانُ، اِرْحَمُوا مَنْ فِي الأَرْضِ يَرْحَمْكُمْ مَنْ فِي السَّمَاءِ

“Orang-orang yang mengasihi dirahmati oleh Ar-Rahman (Yang Maha Pengasih), kasihilah yang ada di bumi nicaya Yang di langit akan mengasihi kalian” (HR Abu Dawud)

2. Balasan sesuai dengan jenis perbuatan.
3. Anjuran untuk memaafkan. Memaafkan itu tidak mudah membutuhkan jiwa yang besar.

Kalau kita tidak memaafkan dan harap pahala dari orang yang dzalim, maka ini belum tentu bisa masuk surga. Karena Allah belum tentu ridha karena dia tidak memaafkan.

4. Celaan bagi orang yang cari ilmu tapi tidak ada pengaruh di hati. Dan tidak diamalkan.

Arti لِأَقْمَاعِ adalah botol kecil.

5. Celaan bagi orang yang terus-menerus berbuat maksiat.
Orang yang gak mau taubat seringnya karena tertipu, bahwa ampunan Allah itu luas, juga penyakit menunda-nunda

🔹Hadits 27

Dari Yazid bin Jariyah, Rasulullah ﷺ berkata pada waktu Haji Wada’,

أَرِقَّاءَكُمْ أَرِقَّاءَكُمْ أَرِقَّاءَكُمْ أَطْعِمُوهُمْ مِمَّا تَأْكُلُونَ وَاكْسُوهُمْ مِمَّا تَلْبَسُونَ فَإِنْ جَاءُوا بِذَنْبٍ لَا تُرِيدُونَ أَنْ تَغْفِرُوهُ فَبِيعُوا عِبَادَ اللَّهِ وَلَا تُعَذِّبُوهُمْ

“Budak kalian, budak kalian, budak kalian…berilah mereka makan sebagaimana makanan yang kalian makan, dan berilah mereka pakaian sebagaimana pakaian yang kalian pakai, jika mereka melakukan kesalahan yang kalian tidak berkeinginan untuk memaafkan mereka, maka juallah mereka, wahai hamba Allah dan janganlah kalian menyiksa mereka.” HR Ahmad

➡️ Faidah
1. Islam ajarannya penuh dengan adzab dan akhlak.
2. Akhlak terhadap pembantu harus dijaga.

➡️ Hadits 28

عَنْ عُمَرَ رضي الله عنه: «اِسْتَحْيُوا فَإِنَّ اللَّهَ لاَ يَسْتَحْيِي مِنَ الْحَقِّ، لاَ تَأْتُوا النِّسَاءَ فِي أَدْبَارِهِنَّ».

Dari Umar radhiyallahu anhuma, Rasulullah ﷺ bersabda :

“Beradablah (miliki rasa malu), karena sesungguhnya Allah tidak malu terhadap kebenaran; janganlah kalian menyetubuhi wanita melalui duburnya.” HR Nasa’i

🔹Faidah.

1. Anjuran untuk punya sifat malu, sifat yang dapat mencegah kita dari melakukan perbuatan yang tidak baik.

Bedakan malu dan lemah.
Malu bisa terhindar dari keburukan.
Aus-lemah – bisa terjatuh pada keburukan.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

دَعْهُ فَإِنَّ الْحَيَاءَ مِنَ اْلإِيْمَانِ

‘Biarkanlah dia, sesungguhnya sifat haya’ itu termasuk bagian dari iman.’

2. Malu itu hakikatnya adalah kebaikan.

➡️ Hadits 29

Dari Ibnu Abbas secara marfu :
اِسْمَحْ يٌسْمَحْ لَكَ

Permudahlah (urusan orang lain), maka niscaya urusanmu akan dimudahkan. HR Ahmad.

Berikan kemudahan kepada orang.

➡️ Hadits 30

Dari Ubadah bin Ash-Shamit radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata:

اضْمَنُوا لِي سِتًّا مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَضْمَنْ لَكُمُ الْجَنَّةَ: اصْدُقُوا إِذَا حَدَّثْتُمْ، وَأَوْفُوا إِذَا وَعَدتُّمْ، وَأَدُّوا إِذَا اؤْتُمِنتُمْ، وَاحْفَظُوا فُرُوجَكُمْ، وَغُضُّوا أَبْصَارَكُمْ، وَكُفُّوا أَيْدِيَكُمْ

“Berjanjilah kepadaku untuk melakukan enam perkara, maka aku akan menjamin untuk kalian surga:
• Berkatalah jujur jika berbicara.
• Tepatilah janji jika berjanji.
• Tunaikan amanah jika diberi kepercayaan.
• Jagalah kemaluan kalian.
• Tundukkan pandangan kalian.
• Tahanlah tangan kalian (dari hal-hal yang diharamkan).”HR Al Hakim

Tiga keadaan yang boleh berdusta,
1. Pasangan suami istri. Yaitu dusta yang nambah rekat kasih sayang. (gombal).
2.

Semoga bermanfaat.

#sunnah #adab #akhlak #dusta #ghibah #lisan

Digita Template

Bagikan Catatan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin Umroh Nyaman Sesuai Tuntunan Rasulullah?