SILSILAH HADITS SHAHIH-05
- SILSILAH HADITS SHAHIH-02
- SILSILAH HADITS SHAHIH-03
- SILSILAH HADITS SHAHIH-05
📖 *SILSILAH HADITS SHAHIH-05*
✒️ Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani yang disusun oleh Syaikh Masyhur Hasan Alu Salman
Ustadz Badrusalam, Lc
24 Shafar 1447H/ 19 Agustus 2025
Masjid Al Ikhlas Dukuh Bima Bekasi
➡️ BAB 1: Akhlak, Perbuatan baik dan Hubungan sesama manusia.
🔹Hadits 17
Dari Aisyah radhiyallahu ‘anhaa secara marfu’ :
إِذَا أَرَادَ اللّٰهُ عَزَّوَجَلَّ بِأَهْلِ بَيْتٍ خَيْرًا أَدْخَلَ عَلَيْهِمُ الرِّفْقَ
“Apabila Allah menghendaki kebaikan bagi kepada sebuah rumah tangga, maka Dia/Allah akan memasukkan kelembutan kepada mereka.” HR Ahmad, Al-Bukhari, Al-Baihaqi.
➡️ Faidah.
1. Menetapkan Allah punya sifat irodah/keinginan, sesuai dengan keagungan-Nya.
Ada dua Irodah.
1.1. Irodah kauniyah (kauniyah qadariyyah) – keinginan murni, semua yang Allah inginkan di langit dan bumi.
Adanya kesesatan, iblis, syetan.
Allah ingin ada maksiat tapi Allah tidak cinta. Ini hikmahnya untuk menguji hamba-Nya.
1.2 Irodah syar-iyyah – berhubungan dengan cinta yang ridho Allah. Ini berupa syariat Allah, perintah dan larangan.
Allah ciptakan maksiat tapi Allah melarang maksiat.
Sehingga tidak bertabrakan dua Irodah ini (kauniyah dan syariah)
2. Keutamaan sifat lemah lembut.
Sifat lembut adalah tanda Allah inginkan kebaikan.
Rasulullah ﷺ bersabda:
إِنَّ الرِّفْقَ لاَ يَكُونُ فِي شَيْءٍ إِلَّا زَانَهُ، وَلاَ يُنْزَعُ مِنْ شَيْءٍ إِلَّا شَانَهُ
“Sesungguhnya sifat lemah lembut itu tidaklah ada pada sesuatu melainkan akan menghiasinya, dan tidaklah dicabut dari sesuatu melainkan akan membuatnya buruk.” HR Muslim.
Ketika Allah perintahkan Musa dan Harun untuk mendakwahi Firaun dengan sifat lembut.
Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,
فَقُولَا لَهُ قَوْلًا لَيِّنًا لَّعَلَّهُ يَتَذَكَّرُ أَوْ يَخْشَىٰ
Artinya:
“Maka berbicaralah kamu berdua kepadanya (Fir‘aun) dengan perkataan yang lemah lembut, mudah-mudahan ia ingat atau takut.” (QS. Thaha: 44)
Manusia itu dasarnya suka sifat lembut dan tidak suka kasar.
3. Bila ingin rumah tangga baik, sukses gunakan sifat lembut.
🔹Hadits 18.
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا اقْتَرَبَ الزَّمَانُ لَمْ تَكَدْ رُؤْيَا الْمُسْلِمِ تَكْذِبُ وَأَصْدَقُهُمْ رُؤْيَا أَصْدَقُهُمْ حَدِيثًا وَرُؤْيَا الْمُسْلِمِ جُزْءٌ مِنْ سِتَّةٍ وَأَرْبَعِينَ جُزْءًا مِنْ النُّبُوَّةِ قَالَ وَقَالَ الرُّؤْيَا ثَلَاثَةٌ فَالرُّؤْيَا الصَّالِحَةُ بُشْرَى مِنْ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ وَالرُّؤْيَا تَحْزِينًا مِنْ الشَّيْطَانِ وَالرُّؤْيَا مِنْ الشَّيْءِ يُحَدِّثُ بِهِ الْإِنْسَانُ نَفْسَهُ فَإِذَا رَأَى أَحَدُكُمْ مَا يَكْرَهُ فَلَا يُحَدِّثْهُ أَحَدًا وَلْيَقُمْ فَلْيُصَلِّ قَالَ وَأُحِبُّ الْقَيْدَ فِي النَّوْمِ وَأَكْرَهُ الْغُلَّ الْقَيْدُ ثَبَاتٌ فِي الدِّينِ
Dari Abu Hurairah dari Nabi ﷺ, beliau bersabda, ”
1. JIKA (waktu terasa cepat) kiamat telah dekat maka hampir-hampir mimpi seorang muslim tidak akan bohong (benar fakta) ,
2. orang yang paling benar mimpinya adalah yang paling jujur dalam berkata,
3. dan mimpi seorang muslim adalah satu dari empat puluh enam bagian kenabian.”
Abu Hurairah berkata, beliau bersabda,
4. Mimpi itu ada tiga;
4.1 mimpi yang baik adalah kabar gembira dari Allah ‘Azza wa Jalla,
4.2. mimpi yang membuat kita sedih adalah dari setan
4.3. serta mimpi yang bermula dari perasaan jiwa seseorang,
5. maka jika salah seorang dari kalian bermimpi dengan sesuatu yang tidak mengenakkan janganlah menceritakannya kepada orang lain, tetapi hendaklah ia bangun dan shalat.”
6. Abu Hurairah berkata, “Aku lebih suka bermimpi kakiku terikat daripada aku bermimpi tanganku terikat dengan leher, sebab kaki yang terikat adalah kemantapan dalam agama.” HR Ahmad dan Ad-Darimi.
➡️ FAIDAH.
1. Diantara tanda kiamat, mimpi seorang muslim itu terjadi. Ustadz waktu kuliah mimpi buat tower. Dan benar beliau pulang dari Madinah buat radio.
2. Kejujuran berpengaruh pada mimpi. Kalau sering dusta maka mimpi nya juga dusta.
Rasulullah ﷺ bersabda:
إِذَا ضُيِّعَتِ الْأَمَانَةُ فَانْتَظِرِ السَّاعَةَ. قَالَ: كَيْفَ إِضَاعَتُهَا؟ قَالَ: إِذَا أُسْنِدَ الأَمْرُ إِلَى غَيْرِ أَهْلِهِ فَانْتَظِرِ السَّاعَةَ
(HR. Bukhari)
Selain itu ada hadits yang lebih spesifik menyebut tanda-tanda akhir zaman:
إِنَّ بَيْنَ يَدَيِ السَّاعَةِ تَسْلِيمَ الْخَاصَّةِ، وَفُشُوَّ التِّجَارَةِ حَتَّى تُعِينَ الْمَرْأَةُ زَوْجَهَا عَلَى التِّجَارَةِ، وَقَطْعَ الأَرْحَامِ، وَشَهَادَةَ الزُّورِ، وَكِتْمَانَ شَهَادَةِ الْحَقِّ، وَظُهُورَ الْقَلَمِ
(HR. Ahmad dan Hakim, shahih)
👉 Dalam riwayat lain disebutkan:
“Akan datang kepada manusia tahun-tahun penuh tipu daya, di mana pendusta dipercaya, orang yang jujur didustakan, pengkhianat dipercaya, orang yang amanah dianggap berkhianat, dan ar-ruwaibidhah berbicara.” Ditanya: “Siapakah ar-ruwaibidhah itu?” Beliau menjawab: “Orang dungu (hina) yang berbicara tentang urusan umum.”
(HR. Ibnu Majah, hasan)
3. Mimpi para nabi itu wahyu. Adapun selain nabi, orang sholeh mimpi itu basyirah – isyarat. Syarat – Mimpi sesuai syariat.
Contoh mimpi Ibrahim yang diperintah menyembelih Ismail.
Maka mimpi bagi muslim itu bukan dalil.
4. Mimpi itu ada tiga;
4.1 mimpi yang baik adalah kabar gembira dari Allah ‘Azza wa Jalla,
4.2. mimpi yang membuat kita sedih adalah dari setan. Misal ketemu hantu,gendruwo.
4.3. serta mimpi yang bermula dari perasaan jiwa seseorang,
Ada mimpi yang tidak butuh takwil, ada mimpi yang perlu takwil. Yang boleh takwil mimpi adalah seseorang yang diberikan Allah kemampuan khusus, bukan sembarangan orang.
Dulu ada seorang wanita mimpi memangku Rasulullah ﷺ, dan Rasul ﷺ menakwilkan bahwa Wanita itu akan memelihara keluarga Nabi ﷺ, dan itu benar adanya, yaitu rawat Hasan dan Husein.
Mimpi kadang isinya keburukan, misal mimpi pakaian pendek – takwil nya bisa jadi agamanya sedang buruk.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Ketika aku tidur, aku diberi sebuah bejana berisi susu. Aku meminumnya hingga aku merasakan segarnya keluar dari kuku-kuku tanganku, kemudian sisanya aku berikan kepada Umar bin Khaththab.”
Para sahabat bertanya: “Apa takwilnya, wahai Rasulullah?”
Beliau menjawab: “Itu adalah ilmu.”
HR Bukhari dan Muslim.
➡️ Adab mimpi buruk.
1. Jangan cerita kepada siapapun
2. Taawudz
3. Meludah ke kiri.
4. Merubah posisi kita.
5. Tercela sifat khianat. Bahkan sifat orang munafik.
🔹Hadits 19.
Dari Abu Hurairah, secara marfu :
إِذَا جَاءَ خَادِمُ أَحَدِكُمْ بِطَعَامِهِ قَدْ كَفَاهُ حَرَّهُ وَعَمَلَهُ فَإِنْ لَمْ يُقْعِدْهُ مَعَهُ لِيَأْكُلَ فَلْيُنَاوِلْهُ أُكْلَةً مِنْ طَعَامِه
“Jika pembantu salah seorang dari kalian datang dengan membawa makanan dan telah memanaskan dan mengolahnya, jika ia tidak mendudukkannya untuk diajak makan, maka hendaklah ia ambilkan sesuap makanan untuknya.” HR Ahmad.
Agama ini adalah agama yang penuh ajaran adzab yang mulia.
🔹 Hadits 20
Dari Abu Bakrah, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda :
إذا شهر المسلم على أخيه سلا حا، فلا تزا ل ملا ئكة الله تلعنه حتّى يشينه عنه
Apabila seorang Muslim menodongkan senjata kepada saudaranya (sesama muslim), maka para malaikat Allah senantiasa melaknatnya hingga ia Menyarungkannya kembali. HR Al Bazzar.
Hadits marfu – hadits sampai kepada Rasulullah ﷺ.
Hadits mauquf – hanya sampai sahabat.
Hadits maqthu’ – hanya sampai tabiin.
➡️ Faidah
1. Tidak boleh hunuskan pedang kepada sesama muslim. Malaikat terus melaknat. Laknat itu doa jauhkan dari rahmat Allah.
🔹HADITS 21
Rasulullah ﷺ bersabda,
وإذا حسندتم فلا تبغوْا، وإذا تطيّرتم فامصوْ وعلى اللّه توكّلوْا، وإذا و زنتم فأرجحوْا
Jika Kalian berprasangka buruk, janganlah kalian yakini dan pastikan hal itu. Jika kalian merasa iri/dengki , janganlah kalian berbuat aniaya, jika kalian (melakukan sesuatu lalu) melihat ataupun mendengar tanda-tanda buruk (berdasarkan ramalan) – tayhoyur , maka lanjutkanlah perbuatan tersebut dan bertakwalah kepada Allah. Dan, jika kalian menakar atau menimbang, maka lebihkanlah. HR Asy – Syuyuti dan Ibnu Majah.
➡️ FAIDAH
1. Kalau kita suudzon jangan jatuh pada tajasus. Yaitu mencari kesalahan.
Allah ﷻ berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِّنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ وَلَا تَجَسَّسُوا وَلَا يَغْتَب بَّعْضُكُم بَعْضًا
“Wahai orang-orang yang beriman, jauhilah banyak dari prasangka, karena sebagian prasangka itu dosa. Dan janganlah kalian mencari-cari kesalahan orang lain (tajassus), dan janganlah menggunjing sebagian kalian kepada sebagian yang lain.”
(QS. Al-Hujurât: 12)
Suudzan yang dilarang itu Suudzan kepada orang yang sholeh.
Suudzan yang boleh – yaitu karena sebab.
Misalnya karena akan adanya maksiat (orang suka bohong misalnya) , Suudzan orang yang tidak sholat Jamaah.
Dalam sebuah hadits,
عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ: كُنَّا إِذَا فَقَدْنَا الرَّجُلَ فِي الْفَجْرِ وَالْعِشَاءِ أَسَأْنَا بِهِ الظَّنَّ
“Dari Ibnu ‘Umar, ia berkata: Dahulu apabila kami tidak melihat seseorang pada shalat Subuh dan Isya (berjamaah), maka kami berprasangka buruk terhadapnya.”
(Diriwayatkan oleh al-Baihaqi dalam as-Sunan al-Kubra 3/124, sanadnya hasan)
Suudzan boleh ke orang maksiat,
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِن جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَن تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَىٰ مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ
Artinya:
“Wahai orang-orang yang beriman, jika datang kepada kalian seorang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar kalian tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kalian menyesali perbuatan kalian itu.”
(QS. Al-Hujurat : 6)
2. Hampir semua orang terkena penyakit dengki.
Dengki itu biasa nya karena persaingan.
Bodoh – orang akan perlihatkan dengkinya.
Pandai – orang yang sembunyikan kedengkian nya.
Doakan orang yang dengki (kepada kita) tersebut.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
وَمِنْ شَرِّ حَا سِدٍ اِذَا حَسَدَ
“dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki.”
(QS. Al-Falaq 113: Ayat 5)
3. Kalau terkena tathoyur, Jalan terus. Obatnya adalah tawakal.
Hanya Allah yang bisa datangkan manfaat dan mudhorot.
4. Ajaran Adzab yang mulia dalam muamalah.
Kalau jualan maka lebihkan jangan sampai kurang.
Surah Al-Muthaffifin ayat 1–3
وَيْلٌ لِّلْمُطَفِّفِينَ الَّذِينَ إِذَا اكْتَالُوا عَلَى النَّاسِ يَسْتَوْفُونَ وَإِذَا كَالُوهُمْ أَو وَّزَنُوهُمْ يُخْسِرُونَ
“Celakalah bagi orang-orang yang curang, yaitu orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka minta dipenuhi, dan apabila mereka menakar atau menimbang (untuk orang lain), mereka mengurangi.”
🔹HADITS 22
Dari Abu Hurairah, secara marfu :
إذا غضب الرّجل : أعو ذ با لله، سكن غضبه
Apabila seseorang marah, lalu mengucap Audzubillah (Aku berlindung kepada Allah), niscaya redalah amarahnya.
HR As-Sahmi.
➡️ Faidah
1. Kalau kita marah segera berlindung kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, dari gangguan setan.
2. Kalau masih marah – Wudhu terus sholat, atau merubah sikap.
Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ
“Wahai orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.”
Rasulullah ﷺ bersabda:
إِذَا غَضِبَ أَحَدُكُمْ وَهُوَ قَائِمٌ فَلْيَجْلِسْ، فَإِنْ ذَهَبَ عَنْهُ الْغَضَبُ وَإِلَّا فَلْيَضْطَجِعْ
“Apabila salah seorang dari kalian marah dalam keadaan berdiri, maka hendaklah ia duduk. Jika marahnya belum hilang, maka hendaklah ia berbaring.”
HR. Abu Dawud dan Ahmad.
3. Pahala besar bagi orang yang bisa menahan marah.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Barangsiapa menahan amarah padahal ia mampu melampiaskannya, maka Allah akan memanggilnya di hadapan seluruh makhluk pada hari kiamat, lalu Allah memberinya pilihan untuk memilih bidadari yang ia kehendaki.”
HR. Abu Dawud dan Tirmidzi
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Orang kuat bukanlah yang pandai bergulat, akan tetapi orang kuat adalah yang mampu menguasai dirinya ketika marah.”
HR. Bukhari dan Muslim
Orang yang suka marah secara kesehatan juga tidak baik. Dan menahan amarah itu membuat sehat badan.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata:
أَنَّ رَجُلًا قَالَ لِلنَّبِيِّ ﷺ أَوْصِنِي، قَالَ: لَا تَغْضَبْ، فَرَدَّدَ مِرَارًا، قَالَ: لَا تَغْضَبْ
“Ada seorang lelaki berkata kepada Nabi ﷺ: ‘Berilah aku wasiat!’ Beliau bersabda: ‘Jangan marah.’ Orang itu mengulangi (permintaannya) beberapa kali, Nabi tetap bersabda: ‘Jangan marah.'” HR Bukhari.
Semoga bermanfaat.
#hadits #shahih #dusta #mimpi #marah #muamalah #jujur #dengki #wudhu
##$$-aa-$$##

