TematikUstadz Musa Mulyadi, Lc

MENELADANI SIFAT-SIFAT IBADURRAHMAN

Diterbitkan pertama kali pada: 28-Jul-2024 @ 06:18

4 menit membaca

*MENELADANI SIFAT-SIFAT IBADURRAHMAN*
Ustadz Musa Mulyadi, Lc
22 Dzulhijjah 1445 H/28 Juli 2024
Masjid Al Ikhlas Dukuh Bima

Ibadun + Ar Rahman, penyandaran ini adalah untuk pemuliaan untuk hamda Allah tersebut.

Maqam ibad (ubudiyah) sendiri adalah kedudukan yang besar. Nabi ﷺ sendiri di sebut sebagai hamba.

1️⃣ Tenang dan sabar.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَعِبَا دُ الرَّحْمٰنِ الَّذِيْنَ يَمْشُوْنَ عَلَى الْاَ رْضِ هَوْنًا وَّاِذَا خَا طَبَهُمُ الْجٰهِلُوْنَ قَا لُوْا سَلٰمًا

“Adapun hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih itu adalah orang-orang yang berjalan di bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang bodoh menyapa mereka (dengan kata-kata yang menghina), mereka mengucapkan, “salam,””
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 63)

Sifat tenang dan rendah hati,lawan dari sombong.

Ibnu Abbas : Berjalan dengan ketaatan kepada Allah dan rendah hati.

Keburukan dibalas dengan kebaikan dan ini sulit terutama saat orang punya kekuasaan.

Ayat menjelaskan interaksi dengan orang lain yang macam-macam. Dan ini menunjukkan bahwa orang yang bergaul lebih baik daripada orang yang menyendiri.

Ayat ini juga menjelaskan supaya kita tidak cari gara-gara.

Selamatnya orang-orang Ibadurrahman.

Kebaikan tidak sama dengan keburukan.

وَلَا تَسْتَوِى ٱلْحَسَنَةُ وَلَا ٱلسَّيِّئَةُ ۚ ٱدْفَعْ بِٱلَّتِى هِىَ أَحْسَنُ فَإِذَا ٱلَّذِى بَيْنَكَ وَبَيْنَهُۥ عَدَٰوَةٌۭ كَأَنَّهُۥ وَلِىٌّ حَمِيمٌۭ

Dan tidaklah sama kebaikan dan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia.
Surat Fusshilat (41) Ayat 34

2️⃣ Mereka menjaga sholat.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَا لَّذِيْنَ يَبِيْتُوْنَ لِرَبِّهِمْ سُجَّدًا وَّقِيَا مًا
“dan orang-orang yang menghabiskan waktu malam untuk beribadah kepada Tuhan mereka dengan bersujud dan berdiri.”
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 64)

Dua sifat sholat yaitu berdiri dan sujud dua hal yang sulit dilakukan saat malam.

Dalam sebuah hadits – sholat yang afdhal setelah Sholat wajib adalah sholat malam.

Rasulullah  ﷺ  bersabda, “Sholat yang paling utama setelah sholat wajib adalah sholat malam.” (HR. Muslim)

❗Cara supaya bisa sholat malam adalah dengan tidak begadang.

Habis Isya – tidur.

Badan akan menjadi lebih sehat. Rasulullah ﷺ  bersabda,

نِعمَتانِ مغبونٌ فيهما كثيرٌ من الناسِ: الصَّحَّةُ والفَّراغُ

“Dua nikmat yang banyak manusia dilalaikan di dalamnya, yaitu: kesehatan dan waktu luang.” (HR. Bukhari)

Sholat malam, Doa akan mustajab.

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam:

ينزل ربنا تبارك وتعالى كل ليلة إلى السماء الدنيا ، حين يبقى ثلث الليل الآخر، يقول : من يدعوني فأستجيب له ، من يسألني فأعطيه ، من يستغفرني فأغفر له

“Rabb kita turun ke langit dunia pada sepertiga malam yang akhir pada setiap malamnya. Kemudian berfirman: ‘Orang yang berdoa kepada-Ku akan Ku kabulkan, orang yang meminta sesuatu kepada-Ku akan Kuberikan, orang yang meminta ampunan dari-Ku akan Kuampuni‘” (HR. Bukhari dan Muslim)

3️⃣ Ketika seorang hamba punya sifat yang bagus, tetapi tetap merasa tidak aman dari Adzab Allah.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَا لَّذِيْنَ يَقُوْلُوْنَ رَبَّنَا اصْرِفْ عَنَّا عَذَا بَ جَهَـنَّمَ ۖ اِنَّ عَذَا بَهَا كَا نَ غَرَا مًا 

“Dan orang-orang yang berkata, “Ya Tuhan kami, jauhkanlah azab Jahanam dari kami, karena sesungguhnya azabnya itu membuat kebinasaan yang kekal,””
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 65)

اِنَّهَا سَآءَتْ مُسْتَقَرًّا وَّمُقَا مًا
“sungguh, Jahanam itu seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman.”
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 66)

Hasan Al Bashri – orang munafik karakter nya merasa aman dari siksa Allah.

4️⃣ Tidak kikir dalam menginfakkan harta.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَا لَّذِيْنَ اِذَاۤ اَنْفَقُوْا لَمْ يُسْرِفُوْا وَلَمْ يَقْتُرُوْا وَكَا نَ بَيْنَ ذٰلِكَ قَوَا مًا

“Dan (termasuk hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih) orang-orang yang apabila menginfakkan (harta), mereka tidak berlebihan, dan tidak (pula) kikir, di antara keduanya secara wajar,”
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 67)

Bila ingin keluarkan harta, maka selalu ada niat untuk kebaikan akhirat.

Pertengahan – tidak berlebihan dan tidak pelit.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:

لَا تَزُولُ قَدَمَا عَبْدٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ عُمُرِهِ فِيمَا أَفْنَاهُ ، وَعَنْ عِلْمِهِ فِيمَ فَعَلَ ، وَعَنْ مَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيمَ أَنْفَقَهُ ، وَعَنْ جِسْمِهِ فِيمَ أَبْلَاهُ

“Tidaklah bergeser kedua kaki seorang hamba nanti pada hari kiamat, sehingga Allah akan menanyakan tentang (4 perkara:) (Pertama,) tentang umurnya dihabiskan untuk apa. (Kedua,) tentang ilmunya diamalkan atau tidak. (Ketiga,) Tentang hartanya, dari mana dia peroleh dan ke mana dia habiskan. (Keempat,) tentang tubuhnya, capek / lelahnya untuk apa.” (HR Tirmidzi.

5️⃣ Selalu menjaga tauhid dan dari kemaksiatan (membunuh, zina).

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَا لَّذِيْنَ لَا يَدْعُوْنَ مَعَ اللّٰهِ اِلٰهًا اٰخَرَ وَلَا يَقْتُلُوْنَ النَّفْسَ الَّتِيْ حَرَّمَ اللّٰهُ اِلَّا بِا لْحَـقِّ وَلَا يَزْنُوْنَ ۚ وَمَنْ يَّفْعَلْ ذٰلِكَ يَلْقَ اَثَا مًا 

“dan orang-orang yang tidak menyekutukan Allah dengan sembahan lain dan tidak membunuh orang yang diharamkan Allah kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina; dan barang siapa melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat hukuman yang berat,”
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 68)

Mereka adalah orang-orang yang hanya menyembah kepada Alloh saja, mengikhlaskan agama dan ketaatan untuk-Nya. Mereka tinggalkan segala bentuk kesyirikan dan cenderung kepada tauhid. Menghadapkan segenap jiwa dan raga mereka hanya kepada Alloh serta memalingkan ketergantungan hati dari segala sesuatu selain kepada-Nya.

Tiga dosa besar yang Allah sebutkan yaitu syirik, membunuh, zina.

6️⃣ Jauhi majelis yang di dalamnya ada kebatilan.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَا لَّذِيْنَ لَا يَشْهَدُوْنَ الزُّوْرَ ۙ وَ اِذَا مَرُّوْا بِا للَّغْوِ مَرُّوْا كِرَا مًا

“Dan orang-orang yang tidak memberikan kesaksian palsu, dan apabila mereka bertemu dengan (orang-orang) yang mengerjakan perbuatan-perbuatan yang tidak berfaedah, mereka berlalu dengan menjaga kehormatan dirinya,”
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 72)

❗❗Termasuk didalamnya adalah lihat kemaksiatan dalam _*handphone*_.

7️⃣ Mengagungkan firman Allah dan Sabda Rasulullah ﷺ.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَا لَّذِيْنَ اِذَا ذُكِّرُوْا بِاٰ يٰتِ رَبِّهِمْ لَمْ يَخِرُّوْا عَلَيْهَا صُمًّا وَّعُمْيَا نًا
“dan orang-orang yang apabila diberi peringatan dengan ayat-ayat Tuhan mereka, mereka tidak bersikap sebagai orang-orang yang tuli dan buta.”
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 73)

8️⃣ Memperhatikan doa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَا لَّذِيْنَ يَقُوْلُوْنَ رَبَّنَا هَبْ لَـنَا مِنْ اَزْوَا جِنَا وَذُرِّيّٰتِنَا قُرَّةَ اَعْيُنٍ وَّا جْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ اِمَا مًا

“Dan orang-orang yang berkata, “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.””
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 74)

Makna قُرَّةَ اَعْيُنٍ adalah pandangan tertuju ke situ terus (karena menarik).

Akhlak yang baik adalah penyejuk pandangan mata.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

اُولٰٓئِكَ يُجْزَوْنَ الْغُرْفَةَ بِمَا صَبَرُوْا وَيُلَقَّوْنَ فِيْهَا تَحِيَّةً وَّسَلٰمًا 
“Mereka itu akan diberi balasan dengan tempat yang tinggi (dalam surga) atas kesabaran mereka, dan di sana mereka akan disambut dengan penghormatan dan salam,”
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 75)

Semoga bermanfaat.

#sabar #tahajud #penyejukmata #tauhid #syirik

##$$-aa-$$##

Bagikan Catatan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin Umroh Nyaman Sesuai Tuntunan Rasulullah?