KIAT-KIAT MEMGUATKAN IMAN
Diterbitkan pertama kali pada: 08-Okt-2023 @ 05:46
3 menit membaca*KIAT-KIAT MEMGUATKAN IMAN*
Ustadz Zakariyal Anshori, Lc
23 Rabi’ul Awal 1445H / 8 Oktober 2023
Masjid Al Ikhlas Dukuh Bima
Para ulama sudah menjelaskan pentingnya iman.
Iman itu adalah sesuatu yang amat berharga dan suatu perbendaharaan di dunia ini yang sangat mahal harganya.
Telah dijelaskan dalam Al-Qur’an keadaan orang-orang yang tidak beriman.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
وَلَـقَدْ ذَرَأْنَا لِجَـهَنَّمَ كَثِيْرًا مِّنَ الْجِنِّ وَا لْاِ نْسِ ۖ لَهُمْ قُلُوْبٌ لَّا يَفْقَهُوْنَ بِهَا ۖ وَلَهُمْ اَعْيُنٌ لَّا يُبْصِرُوْنَ بِهَا ۖ وَلَهُمْ اٰذَا نٌ لَّا يَسْمَعُوْنَ بِهَا ۗ اُولٰٓئِكَ كَا لْاَ نْعَا مِ بَلْ هُمْ اَضَلُّ ۗ اُولٰٓئِكَ هُمُ الْغٰفِلُوْنَ
“Dan sungguh, akan Kami isi Neraka Jahanam banyak dari kalangan jin dan manusia. Mereka memiliki hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka memiliki mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengarkan (ayat-ayat Allah). Mereka seperti hewan ternak, bahkan lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lengah.”
(QS. Al-A’raf 7: Ayat 179)
Iman yang bagus dan kuat sangat bermanfaat saat banyak fitnah di dunia ini.
Dan Nabi ﷺ memerintahkan untuk segera beramal shalih.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
بَادِرُوا بِالأَعْمَالِ فِتَنًا كَقِطَعِ اللَّيْلِ الْمُظْلِمِ يُصْبِحُ الرَّجُلُ مُؤْمِنًا وَيُمْسِى كَافِرًا أَوْ يُمْسِى مُؤْمِنًا وَيُصْبِحُ كَافِرًا يَبِيعُ دِينَهُ بِعَرَضٍ مِنَ الدُّنْيَا
“Bersegeralah melakukan amalan shalih sebelum datang fitnah (musibah) seperti potongan malam yang gelap. Yaitu seseorang pada waktu pagi dalam keadaan beriman dan di sore hari dalam keadaan kafir. Ada pula yang sore hari dalam keadaan beriman dan di pagi hari dalam keadaan kafir. Ia menjual agamanya karena sedikit dari keuntungan dunia” [HR. Muslim]
Jangan sampai kita terjebak dalam fitnah itu dan tidak bisa beramal shalih. Fitnah dapat merusak iman bahkan bisa mencabut iman seseorang.
Apa sebab seseorang berubah dari beriman menjadi kufur?
Itu karena menjual agama untuk kepentingan dunia.
Rusaknya iman, mengapa?
1. Fitnah dunia
2. Bisikan setan
3. Pertemanan yang buruk
4. Jiwa yang selalu memerintahkan keburukan.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
إِنَّ الْإِيمَانَ لَيَخْلَقُ فِي جَوْفِ أَحَدِكُمْ كَمَا يَخْلَقُ الثَّوْبُ الْخَلِقُ، فَاسْأَلُوا اللَّهَ أَنْ يُجَدِّدَ الْإِيمَانَ فِي قُلُوبِكُمْ
Sesungguhnya iman di dalam hati bisa (menjadi) usang (lapuk) sebagaimana pakaian yang bisa usang, maka mohonlah kepada Allâh Azza wa Jalla untuk memperbaharui iman yang ada di dalam hatimu. HR Al Hakim.
Dan dosa dapat melemahkan iman.
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
أَلَا وَإِنَّ فِي الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ أَلَا وَهِيَ الْقَلْبُ
Ketahuilah, sesungguhnya di dalam tubuh manusia ada segumpal daging, jika segumpal daging itu baik maka akan baik seluruh tubuhnya, dan jika segumpal daging itu buruk maka akan buruk seluruh tubuhnya, ketahuilah bahwa segumpal daging itu adalah hati manusia.
Dosa dapat menutup hati manusia.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
كَلَّا بَلْ ۜ رَا نَ عَلٰى قُلُوْبِهِمْ مَّا كَا نُوْا يَكْسِبُوْنَ
“Sekali-kali tidak! Bahkan apa yang mereka kerjakan itu telah menutupi hati mereka.”
(QS. Al-Muthaffifiin 83: Ayat 14)
❗Maka dari itu – mintalah kepada Allah.
Mereka berdoa adalah bagian dari ibadah.
Doa yang paling sering Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam panjatkan adalah:
يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ، ثَبِّتْ قَلْبِى عَلَى دِينِكَ
Yaa muqollibal quluub, tsabbit qolbii ‘alaa diinik.
Wahai Dzat yang Maha Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu.
HR. Tirmidzi.
Dan kita juga akan ditimpa turunnya semangat ibadah, yaitu futur.
Hati yang sakit lebih berbahaya daripada sakit fisik.
Penyakit hati modalnya.
1. Kekufuran
2. Kemaksiatan
3. Fitnah syubhat.
Syubhat misalnya dibuat ragu, dibuat malu untuk menjalankan amal ibadah.
Allah kuatkan hati orang yang beriman.
يُثَبِّتُ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا
➡️ KIAT-KIAT kuatkan iman.
Seperti penjelasan Syaikh Abdurrazzaq Al Badr.
1️⃣ Menuntut ilmu
Allah Subhanahu wa Ta’ala bersumpah dengan menyebutkan bahwa manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, yakni rugi dan binasa.
{إِلا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ}
kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh. (Al-‘Asr:3)
Lihatlah semangatnya para sahabat dalam menuntut ilmu dan Rasulullah ﷺ juga sangat semangat dalam menyampaikan ilmu dengan berbagai metode seperti bertanya kepada para sahabat.
Menuntut ilmu syari dapat meningkatkan iman seseorang.
اطلبوا العلم من المهد إلى اللحد
”Tuntutlah ilmu dari buaian hingga liang lahat (sampai meninggal dunia, pen..)”. Iman Ahmad
❓Menuntut ilmu dengan cara apa?
🔹1. Tadabur Al Qur’an. Banyak ayat yang menjelaskan kemuliaan Al Qur’an.
Orang yang bertakwa itu orang yang mempunyai ilmu.
2️⃣ Mengenal Allah ﷻ lewat Nama-nama Dan Sifat-sifat Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Ini merupakan ilmu yang paling agung, paling mulia.
3️⃣ Mempelajari Shirah Baginda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam.
Tidaklah hanya terbatas pada buku Shirah yang kita ketahui tapi termasuk juga hadits dari Nabi ﷺ.
Bagaimana aqidah Nabi ﷺ, bagaimana ibadah Nabi ﷺ… Semuanya ada pada hadits Nabi ﷺ. Pada kitab hadits.
Semakin dalam menuntut ilmu maka akan semakin tahu bahwa ilmu kita masih sedikit.
Semoga bermanfaat.
##$$-aa-$$##


