JANGAN CEGAH DIRIMU MENGHAFAL ALQUR’AN
Diterbitkan pertama kali pada: 24-Jun-2020 @ 21:28
3 menit membaca*Jangan Cegah Dirimu Menghafal Al Qur’an*
Ustadz Abu Abdillah Sahal
1 Rabi’ul Awal 1441H
{يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالا كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالأرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا (1) }
Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan Kalian yang telah menciptakan kalian dari seorang diri, dan darinya Allah menciptakan istrinya; dan dari keduanya Allah memperkembang-biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah. kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kalian saling meminla satu sama lain, dan peliharalah hubungan silaturahmi. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kalian.
Salah satu cara untuk memperoleh kebahagiaan hakiki adalah dengan menuntut Ilmu Syari untuk menyirami hati kita..
Karena jiwa selalu ajak kepada keburukan..
Allah turunkan Al Qur’an sebagai penjelasan sesuatu..
وَنزلْنَا عَلَيْكَ الْكِتَابَ تِبْيَانًا لِكُلِّ شَيْءٍ وَهُدًى وَرَحْمَةً وَبُشْرَى لِلْمُسْلِمِينَ (89) }
Dan Kami turunkan kepadamu Al-Kitab (Al-Qur’an) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri.
Qs An Nahl 89.
Ayat ini memberikan keterangan kepada kita sebagai petunjuk..
Kisah buat roti.
Seorang Syaikh sedang belanja roti dan ada yahudi yang bertanya kepada Syaikh sambil bernada mengejek, “Katanya Al Qur’an lengkap, apakah ada ayat yang menerangkan cara membuat roti?”.
Syaikh dengan yakin menjawab Ada, kemudian beliau memanggil tukang roti dan kemudian Syaikh meminta tukang roti untuk menjelaskan cara membuat roti.. Yaitu pada ayat..
Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,
فَسَۡٔلُوٓاْ أَهۡلَ ٱلذِّكۡرِ إِن كُنتُمۡ لَا تَعۡلَمُونَ
“… maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kalian tidak mengetahui.” (an-Nahl: 43)
Aisyah radhiallahu ‘anha pernah ditanya tentang akhlak Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka beliau pun menjawab,
“Akhlak beliau adalah (melaksanakan seluruh yang ada dalam) Al-Qur`an”.
Al Qur’an adalah kalamullah, bukan makhluk.
Cinta Al Qur’an adalah pokok penting dari keimanan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Salah satu bukti kecintaan kepada Allah adalah tidak pernah berhenti interaksi dengan Al Qur’an..
Barangsiapa yang ingin dicintai Allah dan Rasul-Nya, maka perhatikan dia mencintai Al Qur’an. (Ibnu Mas’ud).
Akan nampak kecintaan kita kepada Alqur’an, pada beberapa hal..
1. *Membacanya*
Utsman bin Affan:
“Jika hati kita suci, maka ia tidak akan pernah puas dari kalam Rabb nya.” (Majmu’ Fatawa Ibnu Taimiyah, bab al-Adab wa at-Tasawwuf).
Beliau juga mengatakan, “Sungguh aku membenci, satu hari berlalu tanpa melihat (membaca) Alquran.” (al-Bidayah wa an-Nihayah oleh Ibnu Katsir, 10: 388).
Keutamaan membaca Al-Qur’an,
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda,
مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا لاَ أَقُولُ الم حرْفٌ وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلاَمٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ ». “
“Siapa yang membaca satu huruf dari Al Quran maka baginya satu kebaikan dengan bacaan tersebut, satu kebaikan dilipatkan menjadi 10 kebaikan semisalnya dan aku tidak mengatakan الم satu huruf akan tetapi Alif satu huruf, Laam satu huruf dan Miim satu huruf.” (HR. Tirmidzi dan dishahihkan di dalam kitab Shahih Al Jami’, no. 6469)
2. *Menghafal*
Kita harus berusaha untuk menghafal Al Qur’an.
Para ulama telah banyak menyebutkan trik untuk menghafal Al Qur’an.
Caranya?
1. Berdoa
2. Meluruskan niat hanya karena Allah Rabbul Alamin.
3. Cari waktu yang tepat, waktu yang tepat adalah
3.1 setelah shalat subuh (karena belum banyak pikiran)
3.2 saat malam hari
4. Dibaca berulang-ulang. 1 ayat dibaca 10, atau 20,atau 30 atau 40 kali.
5. Yang sudah hafal kita baca saat shalat kita terutama saat qiyamul lail.
6. Cari pasangan menghafal untuk setoran (bisa teman kantor misalnya).
Jangan sampai timbul suudzon pada diri kita, itu energi negatif..
3. Kita hargai orang-orang tua muslimin ,kita muliakan para penghafal Al Qur’an.
Mulailah membaca dari surat yang paling mudah..
4. Berusaha memahami, mentadaburi dan Menghafal Al Qur’an..
Firman Allah..
أَفَلَا يَتَدَبَّرُونَ الْقُرْآنَ أَمْ عَلَىٰ قُلُوبٍ أَقْفَالُهَا
Maka apakah mereka tidak memperhatikan al-Qur’an ataukah hati mereka terkunci? [Muhammad/47:24]
كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ إِلَيْكَ مُبَارَكٌ لِيَدَّبَّرُوا آيَاتِهِ وَلِيَتَذَكَّرَ أُولُو الْأَلْبَابِ
Ini adalah sebuah Kitab yang kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatNya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai fikiran. [Shad/38:29]
5. Beramal dari apa yang dibaca dan dihafal dari Al Qur’an.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
Bila kita sudah paham isi ayat Al-Quran namun kita tidak mengamalkan maka, Al Qur’an akan menjadi musuh kita..
وَالقُرْاَنُ حُجَّةٌ لَكَ أَوْ عَلَيْكَ
“Al Qur’an itu bisa menjadi pembelamu atau musuh bagimu.” (HR. Muslim no. 223).
Tiga orang yang paling awal masuk neraka salah satunya penghafal Al Qur’an yang tidak ikhlas..
##$$-aa-$$##


